Apa Yang Harus Saya Lakukan Saat Menjadi Teman Curhat Wanita Yang Usianya Lebih Tua?

teman-curhat-wanita-lebih-tua

 

Pertanyaan dari Rio, di Manado,

Saya seorang pria yang sedang dekat dan menaruh rasa suka pada wanita lebih tua. Awalnya saya dan dia hanyalah teman curhat karena wanita tersebut baru saja putus dari mantannya. Dan saya dijadikan teman curhatnya. Tapi seiring berjalannya waktu, saya dan dia merasa nyaman dan ada ketertarikan satu sama lain.

Tapi tiba-tiba saja dia tidak menginginkan saya sebagai pacarnya karena usia saya yang lebih muda darinya. Dia hanya menginginkan saya sebagai temannya saja.

Lalu apa yang harus saya lakukan agar dia bisa menerima saya dan mengejar-ngejar saya? Tolong bantuannya ya.

Jawaban Rudy Star:

Menurut saya, wanita tersebut sudah terlalu nyaman menjadikan kamu hanya sebagai teman curhatnya. Dia sudah terlalu nyaman pada mu, saking nyamannya bisa jadi dia hanya menganggapmu sama dengan teman curhat wanitanya. Dia tidak pernah menganggapmu sebagai pria yang pantas di jadikan kekasihnya, terlebih karena usia mu yang jauh lebih muda darinya.

Wanita lebih tua masih menganggapmu anak kecil yang tidak akan bisa di ajak untuk menjalani hubungan dan tanggungjawab dalam hubungan, bisa juga karena dia masih trauma dengan mantan pacarnya, jadi dia belum berani menjalani hubungan baru.

Dan satu lagi kondisinya, karena usia wanita tersebut lebih tua, dia seperti memegang kendali terhadap hubungan kalian. Kendali memimpin hubungan. Dia juga tidak mau nantinya dalam hubungan dia yang memimpin.

Naluri alamiah wanita itu ingin dipimpin dan dalam pikirannya, mungkin menjalani hubungan dengan pria yang lebih muda akan melelahkan karena dia akan terus-menerus mengarahkan dan memimpinmu.

Saran saya mulai sekarang putar balik keadaan. Jika sebelumnya dia yang mengendalikan semua dalam hubungan. Apapun yang dia mau kamu turuti, apapun permasalahannya kamu selalu menjadi solusinya, kapanpun dia membutuhkanmu kamu selalu hadir. Jika kamu kira dengan begitu dia akan dengan mudahnya menganggapmu sebagai pahlawan dan menjadikanmu kekasihnya? Itulah yang salah!

Justru dia hanya akan terus membuatmu mengejar-ngejar dia, kamu tidak pernah memberinya efek untuk mengejar-ngejar kamu! Kamu hanya akan terus berharap padanya tanpa dia pernah menganggapmu seorang yang pantas untuk dijadikan kekasihnya karena kamu tidak bisa memimpin sebuah hubungan.

Mulai sekarang, cobalah untuk menjauh darinya, jangan mau terus-terusan terjebak menjadi teman curhatnya dan berakhir dalam “friendzone”. Jangan mau dikendalikan oleh wanita. Tugasmu sebagai pria adalah memimpin, bukan melayani.

Meskipun dia lebih tua darimu, tapi dia juga seorang wanita, yang membutuhkan sosok pemimpin.

So, kesimpulannya. Jauhi dia sementara waktu, jangan selalu hadir kapanpun dia butuhkan, kalau perlu cobalah menjalani hubungan dengan banyak wanita. Dengan begitu dia akan menyadari kehadiranmu selama ini. Seseorang hanya akan merasa kehilangan ketika orang yang selalu hadir pergi meninggalkannya.

Dengan begitu, kamu bisa memberikan efek padanya untuk mengejar dan mencarimu. Kamu memberikan kesan penasaran untuknya “kemana saja kamu yang selama ini selalu hadir kenapa tiba-tiba menghilang?” Dia akan merasa hampa dan kehilangan dengan ke-tidak-hadiranmu.

Terlebih jika kamu bisa membuka hubungan pertemanan dengan banyak wanita, buat dia cemburu, baru dia akan menyadari betapa berharganya perasaanmu padanya. Jika dia tidak cemburu, maka mudah! Jauhi saja dia! Toh kamu sudah punya banyak teman wanita.

Jangan membuat kesalahan lagi dengan modus pendekatan teman curhat atau kamu akan berakhir sama. Terjebak dalam “friendzone”

Selamat membuktikan dan good luck!