7 Pertanyaan Yang Menandakan Kamu Siap Serius Menjalani Hubunganmu

7 Pertanyaan Yang Menandakan Kamu Siap Serius Menjalani Hubunganmu

 

Salah satu hal yang kalian lakukan saat menjalani hubungan adalah saling mengenal satu sama lain dan mendalami karakter masing-masing. Dan seiring jalannya waktu rasa nyaman dan saling membutuhkan itupun tumbuh perlahan.

Saat kamu merasa pasanganmu sekarang adalah orang yang selama ini kamu butuhkan dan selalu bisa kamu andalkan, saat itulah pasti pernah terbesit dipikiranmu untuk menjalani hubungan serius dengan pasanganmu sekarang.

Tapi dalam proses menuju keseriusan hubungan itu terkadang masih juga terselip keraguan diantara kalian. Apakah kalian memang sudah siap untuk melanjutkan hubungan ke tahap berikutnya atau belum. Atau kamu masih merasa belum berani mengutarakan niatmu untuk serius dengannya?

Pastikan kamu sudah menjawab 7 pertanyaan ini sebelum mengutarakan niatmu untuk serius dengan pasanganmu:

1. Apakah Kamu Sudah Mencapai Semua Impian dan Passion kamu?

Sebelum memutuskan untuk berkomitmen serius dengan pasangan, coba kamu ingat-ingat lagi apakah kalian sudah mencapai semua target impian dan passion kalian selama ini? Tapi kalaupun masih ada target yang belum kalian capai, kalian bisa mendiskusikannya apakah kalian bisa saling mendukung target pasangan kalian ke depannya dan temukan cara untuk berkompromi agar tidak terjadi perselihan dan kekecewaan di masa depan.

Kalian bisa mendiskusikan apa saja yang bisa kalian lakukan untuk mendukung target impian pasangan kalian, apa saja yang kalian inginkan dari pasangan kalian untuk mendukung impian dan passion kalian.

Pastikan kalian tetap bisa menjalin kerjasama untuk saling mendukung saat ingin melanjutkan hubungan ke tahap selanjutnya. Jelaskan padanya tujuan karirmu sebelum memutuskan untuk berkomitmen serius.

2. Bagaimana Kalian Mengelola Keuangan?

Soal keuangan adalah hal sensitif yang biasanya bisa jadi penyebab utama pertengkaran antara suami istri. Itulah kenapa sebelum kalian memutuskan untuk serius berkomitmen, kalian harus membicarakan pengelolaan keuangan kalian bersama jauh-jauh hari sebelum menikah.

Kamu harus tahu bagaimana pasanganmu mengelola keuangannya mulai dari tabungan dan hutang yang dimilikinya. Kalian berhak mengetahui bagaimana cara pasangan kalian mengelola keuangan mereka agar tidak terjadi konflik ke depannya. Tujuan kalian membicarakan masalah finansial adalah agar kalian sudah tahu pasti apa yang pasangan kalian butuhkan dan tidak terjadi kesalahpahaman semisal ada hal yang tidak kalian inginkan.

3. Apa Pendapatmu Tentang Pernikahan?

Kalian harus membicarakan apa yang kalian inginkan dalam kehidupan pernikahan nantinya. Kalian harus tahu batasan-batasan saat kalian sudah menikah dan apa saja yang harus kalian lakukan untuk mendukung pasangan kalian.

Bicarakan mulai dari apakah kalian akan tetap melanjutkan karir yang kalian jalani sekarang, apakah kalian tetap tinggal bersama bersama orangtua atau ikut pasangan bekerja di luar kota. Kapan kalian siap punya anak?

Kamu harus mendiskusikan hal-hal tersebut bersama pasanganmu sekarang kalau kamu ingin melanjutkan hubungan mu ke jenjang pernikahan. Pastikan kalian menerima keinginan dan harapan pasangan kalian dan saling berusaha agar bisa mewujudkan keinginan dan harapan pasangan kalian.

 4. Apakah kamu sudah bisa membahagiakan dirimu sendiri?

Kalau kamu sendiri saja tidak bisa membahagiakan dirimu sendiri, bagaimana mungkin kamu bisa membahagiakan pasanganmu nantinya?

Walaupun kamu sekarang sudah merasa kamu bahagia bersama pasanganmu, tapi kamu tetap harus bisa membahagiakan dirimu sendiri. Dengan begitu kamu tidak menggantungkan kebahagiaanmu pada pasanganmu.

Coba tanyakan padanya apakah dia sudah bahagia dengan kehidupannya sekarang? Apa saja yang bisa membuatnya bahagia dan apa yang bisa kamu lakukan untuk membuatnya bahagia? Jangan sampai ketidakbahagiaannya dengan kehidupannya sekarang mempengaruhi kebahagiaan hidupmu nanti.

5. Apa yang kalian inginkan dari hubungan kalian?

Coba kalian tanyakan pada pasangan kalian apa yang kalian inginkan dalam hubungan kalian. Apakah hanya untuk main-main dan bersenang-senang, untuk mencari bantuan saat kamu butuhkan saja, untuk memuaskan nafsunya saja, atau memang kalian ingin membawa hubungan ke arah yang lebih serius? Tanyakan pada pasangan tujuannya menjalin hubungan denganmu.

Dengan begitu kalian juga lebih punya waktu untuk merencanakan apa saja yang harus kalian persiapkan dan butuhkan untuk kelanjutan hubungan kalian ke depannya.

 6. Apakah keluarga merestui hubungan kalian?

Hubungan kalian tidak hanya tentang kalian berdua saja, tapi kalian juga harus bisa menyatukan 2 keluarga kalian. Coba cari tahu lagi apakah keluarga kalian terutama orangtua kalian sudah merestui hubungan kalian. Kamu tidak hanya membutuhkan keseriusan tapi juga restu orangtua untuk bisa melancarkan hubungan kalian.

Kalau memang terjadi hambatan restu orangtua kalian, kalian bisa mencari tahu apa yang menyebabkan orangtua kalian tidak memberikan restu dan bersama-sama pasangan mencari tahu cara untuk mendapatkan restu orang tua kalian.

 7. Apakah kalian ingin punya anak?

Di zaman milennial ini banyak pasangan yang lebih memilih untuk tidak punya anak setelah menikah. Apakah pasangan kalian termasuk salah satunya?

Kamu harus mencari pasangan yang punya visi dan misi yang sama termasuk untuk punya anak atau tidak, karena kalau kamu berharap dia akan berubah pikiran nanti setelah menikah percuma saja.

Itulah 7 pertanyaan yang harus bisa kamu jawab sebelum punya niat untuk menjalani hubungan serius dengan pasanganmu sekarang. Kalau kamu sudah bisa menjawab ke-7 pertanyaan itu tandanya kalian memang sudah siap melanjutkan hubungan kalian ke tahap berikutnya.

Sebagai pria idaman, kamu harus bisa menentukan wanita yang tepat dan terbaik untuk kamu jadikan pasangan dan istri mu nantinya. Karena kalau kamu salah memilih pasangan, sama saja kamu sudah mempertaruhkan kebahagiaan masa depanmu sekarang.

Bukankah tujuanmu menjalin hubungan yang serius dengannya adalah untuk saling membahagiakan? Tapi kalau kamu sudah salah memilih orang dari awal, maka tujuan awalmu itu akan sia-sia saja.

Jangan memaksakan diri bertahan dalam hubungan yang memang sudah tidak bisa kamu pertahankan. Karena itu sama saja kamu mempertaruhkan kebahagiaanmu.

Salah satu tanda kamu tidak bertanggungjawab pada hidupmu sendiri adalah kamu tidak bisa membahagiakan dirimu sendiri. Jadi kalau kamu sendiri tidak bisa memimpin dirimu sendiri untuk memilih bahagia, mana mungkin kamu bisa memimpin wanita nantinya.

Kalau kamu sendiri tidak bisa membahagiakan dirimu sendiri, bagaimana mungkin kamu bisa membahagiakan wanita?

Lalu bagaimana cara menentukan wanita yang tepat dan terbaik? Setidaknya inilah 8 ciri-ciri wanita yang sempurna untuk kamu jadikan istri. Kamu bisa pertimbangkan apakah pasanganmu sekarang punya salah satu dari 8 ciri-ciri wanita tersebut atau tidak. Jangan sampai kamu salah memilih wanita untuk kesekian kalinya.

Kamu juga bisa dapatkan lebih banyak rahasia memikat hati wanita dan mengelola hubungan percintaanmu di Pelatihan Memikat Hati Wanita.

mm

Seorang Konsultan & Pelatih Psikologi Cinta yang suka tampil seksi. Novia Moon menjadi “dewi penolong” bagi ratusan pria yang tersesat dalam kegagalan asmara.