4 Hal Yang Wajib Kamu Selesaikan Sebelum Memutuskan Untuk Menikah

Seriring bertambahnya usiamu, tuntutan untuk segera menikah akan semakin sering terdengar di telingamu. Apalagi kalau kamu memang sudah berusia lebih dari 25 tahun dan sudah punya karir dan kemapanan finansial.

Pasti lingkungan akan lebih gencar mengingatkanmu untuk segera menikah dibanding dirimu sendiri yang sedang sibuk dengan urusanmu yang lainnya.

Tapi perkara menikah bukanlah hal yang mudah untuk kamu putuskan, pasti kamu punya banyak pertimbangan untuk meyakinkan niatmu menikahi pasanganmu sekarang. Setidaknya kalau pasanganmu punya 6 kemampuan ini, dia adalah calon istri idaman yang pasti bisa membahagiakanmu.

Tapi menikah bukan hanya perkara mendapatkan calon istri idaman yang punya 6 kemampuan ini, tapi juga tentang kemampuan untuk bekerjasama menjalani kehidupan rumah tangga yang saling mendukung dan pengertian.

Selain itu pastinya kamu ingin menjalani kehidupan pernikahan yang bahagia tanpa penyesalan di kemudian hari. Penyesalan karena ada hal yang belum kamu lakukan saat kamu masih melajang.

Karena mau tidak mau, kehidupan rumah tanggamu nantinya pasti akan memberikan beberapa batasan untukmu.

Kamu tidak akan merasakan kebebasan yang sama saat kamu masih melajang. Kamu akan lebih punya banyak tanggungjawab. Dan ada masa dimana kamu akan merindukan status lajangmu karena perbedaan yang kamu rasakan saat kamu melajang dan setelah kamu menjadi suami.

Itulah kenapa ada baiknya kamu menyelesaikan 4 hal ini saat kamu masih melajang agar kamu tidak menyesal nanti setelah menikah:

1. Membahagiakan dan membanggakan orang tua

Inilah hal pertama yang harus kamu selesaikan sebelum menikah. Sudahkah kamu membahagiakan dan membanggakan orangtuamu.

Membanggakan tidak harus dengan prestasi dan penghargaan yang kamu dapatkan, setidaknya saat kamu sudah bisa meringankan dan membantu kehidupan orangtua, orangtua pasti akan bangga denganmu.

Bukannya nanti saat berumahtangga kamu tidak bisa membahagiakan dan membanggakan orangtua, tapi nanti saat berumahtangga fokusmu pasti akan terbagi. Itulah kenapa pastikan kamu sudah membuat orangtua tersenyum bahagia dengan semua pencapaian dan pekerjaan yang kamu miliki sekarang.

2. Punya banyak teman wanita dan sering berinteraksi dengan mereka

Lebih baik kamu puaskan dulu interaksi dengan banyak wanita. Berkenalanlah dengan banyak wanita selagi kamu masih melajang karena nantinya saat berumahtangga kamu tidak akan bisa menikmati kebebasan untuk berinteraksi dengan banyak wanita, apalagi kalau istrimu pencemburu.

Ingat, lebih baik kamu punya banyak teman wanita sekarang daripada nantinya saat kamu sudah menjadi suami dan penasaran untuk punya banyak teman wanita.

Karena dengan punya banyak teman wanita juga akan membantumu menentukan kriteria istri yang paling tepat untukmu dan mencari tahu apakah pasanganmu sekarang memang calon istri yang tepat untukmu.

 3. Berpetualang dan main bareng dengan teman-temanmu sesering mungkin

Kamu pasti akan sadar bahwa saat berumahtangga nanti, waktumu tidak akan sebebas dan sebanyak saat kamu melajang. Karena ada banyak urusan rumah tangga yang harus kamu selesaikan. Itulah kenapa saat kamu melajang kamu harus bisa memuaskan dirimu untuk melakukan banyak petualangan dan main bareng dengan teman-temanmu.

Sebelum waktumu terbatas untuk memenuhi tanggungjawab mu pada keluargamu nantinya, pastikan kamu sudah memuaskan dirimu untuk main-main dengan temanmu. Berpetualanglah kemanapun kamu ingin pergi dan lakukan apapun yang kamu inginkan.

4. Menyelesaikan urusan cinta dan patah hati mu dimasalalu

Jangan sampai rumah tanggamu nanti masih dibayang-bayangi hubungan masalalu mu karena kamu belum menyelesaikan urusan cinta dan patah hatimu.

Dengan begitu kamu bisa meyakinkan dirimu apakah kamu memang benar-benar sudah jatuh cinta dengan pasanganmu sekarang, apakah dia memang wanita yang sempurna untukmu dan dengan pernah merasakan sakit hati, kamu tidak akan lagi membuat ekspektasi yang berlebihan saat berumahtangga nanti agar kamu tidak mudah merasa dikecewakan.

Kamu harus pernah merasakan jatuh cinta sejatuh-jatuhnya dan patah hati sesakit-sakitnya agar nanti saat berumahtangga kamu juga tidak mudah merasa tersakiti saat pasangan tidak sesuai yang kamu harapkan.

Itulah 4 hal yang harus kamu selesaikan sebelum kamu memutuskan menikah agar kamu tidak menyesal dan pastinya agar kamu merasa tidak dibatasi saat menikah.

Saat menikah nanti kamu pasti akan dihadapkan dengan banyak masalah yang harus bisa kalian lewati bersama. Kalian tidak boleh dikalahkan dengan permasalahan kalian hanya karena ego dan emosi kalian.

Itulah kenapa saat pacaran kalian harus melatih dan membiasakan diri kalian untuk bisa menyelesaikan permasalahan dalam hubungan kalian dengan cara yang dewasa agar nanti saat berumahtanggapun kalian tetap bisa melakukan hal yang sama.

Penyebab rumah tangga yang hancur adalah ketidakmampuan kalian dalam mengendalikan dan mengontrol emosi kalian saat terjadi permasalahan. Ketidakmampuan kalian untuk bekerjasama mencari solusi terbaik untuk permasalahan kalian.

Dan hal tersebut terjadi karena kalian tidak punya kesepakatan di awal hubungan kalian untuk tetap menjaga keterbukaan dan kepercayaan dalam berkomunikasi.

Selain itu nantinya saat berumahtangga, kemampuanmu sebagai pria pemimpin juga akan diuji, sejauh mana kamu bisa membimbing dan mengarahkan wanita agar bisa menjadi seperti yang kamu inginkan.

Karena memang sudah tugas dan tanggungjawabmu menjadi pemimpin dalam rumah tanggamu. Kamu harus bisa memimpin istrimu agar rumah tangga kalian juga bisa berjalan sesuai dengan rencanamu.

Selain itu juga kamu harus punya kemampuan untuk membuat hubungan kalian jauh dari rasa bosan karena waktu yang akan sering kalian habiskan bersama, bagaimana membuat wanita terus merasa nyaman dan bahagia denganmu, bagaimana membuat wanita semakin mencintaimu, dan bagaimana mengatur kepercayaan dan kesetiaan dalam rumah tangga kalian.

Kamu harus bisa menghadapi berbagai permasalahan dalam rumah tangga kalian paling tidak kalau kamu punya 5 kecerdasan ini: kecerdasan emosional, kecerdasan finansial, kecerdasan sosial, kecerdasan seksual dan kecerdasan intelektual.

  • Dengan kecerdasan intelektual, kamu akan menjadi pria yang paham dengan wawasan dan pengetahuan yang kamu miliki.

Kamu akan punya kemampuan untuk berdiskusi tapi tidak menggurui pasangan. Kamu bisa bijak mendengarkan pendapat pasangan dan mengambil keputusan karena kesepakatan berdua.

Kamu harus bisa menjadi pendengar yang baik saat menjadi suami nantinya, karena berumahtangga berarti usaha untuk menyatukan 2 pikiran dan pendapat. Kamu tidak boleh merasa paling benar dan mau menang sendiri.

  • Kecerdasan emosional menjadikanmu pria yang selalu bersikap tenang karena mampu menyeimbangkan otak dan perasaanmu.

Saat terjadi permasalahan dalam rumah tanggamu nanti, kamu harus punya kemampuan untuk menenangkan dirimu sendiri agar kamu bisa mengambil keputusan secara logis, tidak hanya mengandalkan emosimu saja.

Kamu harus mulai mencari tahu cara bagaimana kamu bisa menenangkan dirimu sendiri, apakah kamu butuh waktu sendiri atau kamu melakukan hal yang kamu sukai untuk merilekskan pikiranmu.

  • Kecerdasan sosial mejadikanmu pria yang tahu bagaimana memperlakukan wanita dan membuat wanita selalu nyaman dan betah berlama-lama denganmu.

Itulah kenapa saat kamu masih melajang wajib hukumnya kamu berteman dengan sebanyak-banyaknya pria maupun wanita untuk melatih kemampuan bersosialisasi dan berinteraksi dengan berbagai karakter orang.

Dengan begitu kamu juga lebih punya kemampuan untuk memperlakukan orang sesuai dengan karakter mereka.

  • Kecerdasan finansial menjadikanmu pria yang bisa mengelola keuangan dengan bijak.

Kamu akan tahu mana kebutuhan yang harus kamu prioritaskan dan mana keinginan yang harus kamu tahan. Tahu kapan kamu harus loyal pada pasangan dan tidak boros membeli barang yang tidak kamu butuhkan.

Selain itu kemampuan mu untuk mengarahkan pasangan agar tidak terlalu boros dan membuat perencanaan pemasukan dan pengeluaran bulanan.

  • Kecerdasan seksual menjadikan mu pria yang bisa memahami kebutuhan seks dalam hubungan kalian. Fantasi seks seperti apa yang wanita inginkan dalam hubungan.

Kamu tidak hanya memuaskan fantasi seks kamu tapi juga fantasi seks pasangan dengan mencari tahu apa yang sebenarnya wanita inginkan saat berhubungan intim, hubungan seksual seperti apa yang membuat wanita merasa dipuaskan.

Itulah 5 kecerdasan yang bisa kamu latih dalam diri kamu bersama kami di Pelatihan Memikat Hati Wanita.

Ingin Mendapatkan Calon Istri Yang Cerdas? Miliki 6 Kualitas Pria Pemimpin Ini!

Rumah tangga yang sukses adalah usaha dari pasangan yang bisa saling melengkapi dan mengisi kekurangan masing-masing. Selain kamu harus punya jiwa kepemimpinan yang baik untuk calon istrimu, kamu juga harus mendapatkan calon istri cerdas agar tahu bagaimana memperlakukanmu sebagai pemimpinnya.

Kalau kamu memang punya niat untuk menikah dalam waktu dekat, pastikan kamu sudah bisa memimpin dirimu sendiri dan punya jiwa kepemimpinan untuk memimpin rumah tangga mu nantinya. Terlebih sebagai pria kamu memang dituntut untuk selalu bisa melewati dan menaklukan rintangan sebesar apapun dalam hidupmu.

Mana ada pria yang bisa menolak wanita yang cerdas untuk dijadikan calon istri? Tapi pastinya bukan hal yang mudah untuk bisa mendapatkan wanita cerdas sebagai calon istrimu.

Karena selain dituntut kamu punya jiwa kepemimpinan, kamu juga harus punya wibawa dari karaktermu saat memimpin wanita.

Untuk menjadi pemimpin yang tegas, kamu bisa melakukan berbagai cara memimpin wanita, tapi apapun cara memimpinmu, setidaknya kamu harus punya 6 kualitas pria pemimpin yang disukai wanita cerdas ini:

1. Mampu mengetahui apa yang kamu inginkan dan bisa mengkomunikasikannya

Sebagai suami kamu harus tahu apa yang benar-benar kamu inginkan dan bisa mengkomunikasikannya tanpa menuntut dan memaksa istri untuk selalu menuruti apa yang kamu inginkan.

Dengan tahu apa yang benar-benar kamu inginkan, kamu juga akan lebih berani dan siap untuk menghadapi resiko dari keinginanmu.

Saat istri tidak selalu sependapat denganmu kamu juga selalu bisa menghargainya karena kamu tahu apa yang kamu inginkan memang tidak selalu apa yang istrimu inginkan, tapi kamu bisa menyampaikan dan meyakinkan istrimu kalau kamu bisa mendapatkan apa yang kamu inginkan tersebut.

2. Selalu bisa mengalahkan ego dan gengsinya untuk minta pendapat istrinya

Suami yang bisa memimpin  bukan berarti suami yang selalu bisa memutuskan semua pilihannya sendiri tanpa melibatkan istri, tapi yang selalu melibatkan istri dalam setiap keputusan yang diambil untuk kebaikan bersama.

Dia sadar bahwa tidak selamanya apa yang diinginkannya itu benar dan dia selalu menerima saran dan pendapat istrinya.

Suami yang bisa memimpin istrinya bukan berarti dia tidak punya kekurangan, dia menyadari kalau dia punya kekurangan dan inilah yang membuatnya selalu mengalahkan ego dan gengsinya untuk meminta pendapat dari istrinya.

Dia akan terus mencari tahu apakah cara komunikasi dengan istrinya selama ini sudah efektif atau belum dan selalu mencari cara baru untuk bisa meningkatkan kualitas kepemimpinannya. Dan dia adalah orang yang selalu  membuka diri untuk terus belajar bersama istri mewujudkan rumah tangga yang harmonis.

 3. Ikut berkontribusi demi rumah tangga yang harmonis

Kebanyakan pria akan berhenti berkontribusi untuk mempertahankan hubungannya saat dia sudah bisa mendapatkan wanita yang diinginkannya.

Apalagi setelah dia menikah, dia akan menyerahkan semua usaha untuk mempertahankan rumah tangga pada istrinya tanpa memberikan usaha yang seimbang.

Suami yang bisa memimpin harus ikut berkontribusi demi rumah tangga yang harmonis. Misalnya saja kamu harus bisa membantu istrimu saat dia tidak bisa mengerjakan semua perkejaan rumahnya sendiri. Karena istripun melakukan hal yang sama saat kamu kelelahan dengan kesibukanmu, istri selalu membantu mu mengurangi rasa lelahmu.

4. Berani melakukan perubahan

Salah satu ciri pemimpin yang berkualitas adalah berani melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Kamu harus punya keberanian untuk mewujudkan apa yang istri dan anak-anakmu inginkan.

Dan untuk mewujudkan apa yang keluarga mu inginkan kamu memang dituntut untuk bekerja keras, terus membuka diri menerima masukan istri dan anak-anamu tentang bagaimana cara mu memimpin mereka.

 5. Toleransi dan Rendah hati

Sebagai pemimpin rumah tangga yang baik, untuk bisa mewujudkan rumah tangga yang harmonis, kamu harus bisa mendidik, mengayomi dan menyayangi istri mu.

Dengan memberikan kasih sayang dan didikan yang terbaik untuk istrimu, istri juga akan lebih termotivasi untuk menjadikan dirinya istri terbaik untuk dirimu.

Kamu tetap harus bisa memberikan toleransi dan rendah hati pada istrimu. Dengarkan penjelasan istri jika dia menginginkan sesuatu dan jadilah pendengar yang baik untuk permasalahan yang istrimu hadapi. Rendah hati juga kamu harus bisa menghargai setiap pendapat istri sebagai pertimbanganmu untuk memutuskan sesuatu.

6. Selalu mendukung dan memotivasi istri untuk menjadi pribadi yang lebih baik

Kamu selalu bisa memahami dan mengerti perasaan istrimu karena kamu selalu mendukung dan memotivasi istri mu untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Kamu selalu membantu istrimu untuk mencapai impiannya dan memberikan kebebasan untuk istri melakukan hal yang disukainya.

Pemimpin yang baik tidak pernah meremehkan pendapat dan masukan dari istrinya hanya karena egonya yang merasa paling benar sendiri, tapi dia selalu mendukung istrinya untuk berani menyampaikan pendapat dan keinginannya.

Dia juga mengajak istrinya untuk selalu berdiskusi saat ingin menyelesaikan permasalahan rumah tangga.

Kalau kamu pikir untuk menjadi pemimpin yang baik dalam rumah tangga kamu harus menjadi pria yang sempurna, itulah yang salah. Kamu tidak perlu menjadi pria sempurna untuk bisa menjadi pemimpin rumah tanggamu.

Kamu hanya perlu menjadikan dirimu pria yang bisa mengendaliikan dan menaklukan egonya dan selalu mengevaluasi dan introspeksi kekurangan diri.

Dan yang pasti tidak pernah lelah dan berhenti meningkatkan dan memperbaiki kualitas kepribadianmu sebagai pria maupun sebagai suami.

Yang terjadi selama ini saat kamu sudah berumah tangga, kamu berhenti berusaha agar hubungan rumah tangga kalian tetap bisa harmonis dengan kemampuanmu untuk bisa memimpin wanita.

Kamu pasrah dengan apapun yang terjadi pada rumah tanggamu. Dan inilah yang membuat istrimu tidak bisa menjadi seperti yang kamu inginkan karena kamu gagal memimpin mereka.

Sebagai pria yang bisa memimpin wanita, kamu pasti punya kemampuan untuk mengarahkan dan menjadikan istrimu menjadi seperti apa yang kamu inginkan, sehingga rumah tangga mu pun berjalan sesuai dengan rencanamu.

Sebelum kamu benar-benar meyakinkan dan memantapkan niatmu untuk menikah, cobalah untuk membuat perencanaan rumah tangga seperti apa yang kamu inginkan nantinya, sikap seperti apa yang harus kamu lakukan untuk menunjukkan jiwa kepemimpinanmu dan sikap istri seperti apa yang kamu harapkan bisa melengkapi kekuranganmu.

Karena berumahtangga adalah tentang saling melengkapi dan menerima kekurangan dan kelebihan pasangan.

Istri yang cerdas selalu bisa membuat suaminya merasa bersyukur karena memilikinya yang selalu bisa membuatnya termotivasi untuk selalu melakukan yang terbaik untuk rumah tangga mereka.

Istri yang cerdas yang selalu bisa menutupi kekurangan yang suaminya miliki dengan kelebihannya. Dan istri cerdas yang selalu mendukung suaminya dalam kondisi apapun.

Bukankah hidup dan perjuanganmu pun akan terasa lebih ringan saat kamu bersama dengan istri cerdas yang tahu bagaimana memposisikan dirinya sebagai seorang istri. Setidaknya 8 kualitas wanita inilah yang akan menjadikannya istri yang cerdas.

Kamu pasti bisa mendapatkan calon istri yang cerdas kalau kamu sudah menjadikan dirimu pria berkualitas yang punya kemampuan untuk memimpin wanita. Karena hanya pria berkualitaslah yang bisa menentukan wanita seperti apa yang mereka inginkan dan bagaimana cara untuk bisa mendapatkan wanita yang diinginkannya itu.

Pria yang bisa memimpin dirinya sendiri untuk menentukan tujuan hidupnya adalah pria yang bisa memimpin wanita dalam rumah tangganya nanti.

Karena pria yang bisa memimpin dirinya sendiri pasti selalu punya perencanaan untuk kebaikan hidupnya ke depan. Dan dengan perencanaan inilah yang membuat mereka selalu punya semangat untuk mendapatkan yang mereka inginkan, mendapatkan kebahagiaan mereka.

Miliki kemampuan untuk bisa memimpin wanita bersama kami di Pelatihan Memimpin Wanita. Kamu bisa menjadikan dirimu pria yang punya wibawa untuk memimpin wanita dan mewujudkan rumah tangga yang harmonis dan saling membahagiakan karena kamu bisa membuat istrimu menjadi seperti yang kamu inginkan.

Lakukan 7 Hal Ini Untuk Membuat Pasangan Tidak Marah Lagi Padamu Setelah Bertengkar

Lakukan 7 Hal Ini Untuk Membuat Pasangan Tidak Marah Lagi Padamu Setelah Bertengkar

 

Tidak akan ada hubungan tanpa konflik maupun pertengkaran, karena menjalin hubungan adalah menyatukan 2 isi kepala yang punya 2 pendapat dan pemikiran yang berbeda. Pertengkaran dalam hubungan adalah hal yang wajar, tapi ini bisa menjadi alasan untuk menguatkan atau malah menghancurkan hubungan kalian.

Kalau kamu dan pasangan bisa melewati pertengkaran dan mengambil pelajaran dari pertengkaran yang terjadi, hubungan kalian pasti akan lebih kuat. Tapi sebaliknya kalau kalian malah kalah dengan ego dan emosi kalian masing-masing, itulah yang akan menghancurkan hubungan kalian.

Saat terjadi pertengkaran, salah satu dari kalian harus bisa mengalah untuk meminta maaf agar bisa segera menyelesaikan konflik. Dan terkadang kamu sebagai pria memang harus punya inisiatif untuk meminta maaf pada pasanganmu. Kamu harus bisa membuat pasanganmu tenang dan tidak marah-marah lagi setelah bertengkar.

Kamu tidak perlu mengemis permintaan maaf darinya dengan hadiah maupun perhatian yang kamu berikan untuknya. Kalau kamu bisa lebih peka dengan perasaan pasanganmu, kamu harusnya tahu pasti apa yang pasanganmu butuhkan dan inginkan saat sedang marah.

Perlakuan seperti apa yang mereka inginkan saat mereka sedang marah. Dengan begitu konflik dalam hubungan kalian pun cepat selesai.

Tapi memang bukan hal yang mudah untuk bisa peka dengan apa yang pasangan kita inginkan, kecuali kalian memang sudah terlatih dan terbiasa menghadapi kemarahan pasangan dan selalu bisa menenangkan mereka. Jangan khawatir lagi, mulai sekarang kamu bisa menenangkan pasangan dengan 7 cara membuat pasangan tidak marah lagi setelah bertengkar ini:

1. Tenangkan diri kamu dulu agar kamu tidak tersulut emosi juga

Saat terjadi pertengkaran kalau kalian sama-sama emosi, yang terjadi bukannya kalian menyelesaikan permasalahan justru malah akan memperbesar masalah sepele. Jadi, pastikan kamu menenangkan diri kamu dulu agar tidak tersulut emosi dan memarahi pasanganmu. Saat kamu bisa menenangkan dirimu sendiri, kamu juga pasti lebih bisa untuk menenangkan pasanganmu.

Karena saat kamu sudah bisa tenang, kamu tidak akan marah-marah dan mengeluarkan kata-kata negatif yang malah akan menyakiti pasanganmu dan memperparah konflik yang terjadi diantara kalian.

Ingat, kalau kamu tidak mau kehilangan pasanganmu, belajarlah untuk menenangkan diri kamu sendiri dulu sebelum kamu menyesal pasangan meninggalkanmu hanya karena kamu tidak bisa menahan amarahmu.

2. Segera minta maaf pada pasangan

Jangan menunda-nunda untuk minta maaf saat terjadi pertengkaran. Karena justru ini akan membuat kesalahpahaman dan pertengkaran kalian semakin parah. Pasangan akan mengira kalau kamu tidak peduli dengan permasalahan kalian dan tidak punya niat untuk memperbaiki keadaan yang terjadi. Kamu harus berinisiatif untuk segera minta maaf pada pasangan setelah pertengkaran.

Jangan pedulikan reaksi pasangan dengan permintaan maafmu, setidaknya niat baikmu untuk meminta maaf dan meredakan konflik pasti akan dihargai oleh pasanganmu dan pasanganmu pun pasti akan lebih bisa bersikap tenang.

Setelah dia bisa tenang ajak dia bicara dan diskusikan permasalahan yang terjadi. Tanyakan pada pasangan apa yang bisa kamu lakukan untuk memperbaiki keadaan.

 3. Dengarkan dan pahami alasan dari kemarahannya

Dibanding kalian berdua sama-sama emosi dan terus berdebat, lebih baik kamu mengalah dan menanyakan padanya apa yang membuatnya semarah ini?

Dengarkan cerita dan penjelasannya, setelah itu pahami kenapa dia bisa semarah itu. Posisikan dirimu sebagai pasanganmu. Apa yang kamu ingin pasanganmu lakukan padamu saat terjadi permasalahan seperti itu, itulah yang bisa kamu lakukan pada pasanganmu.

Cobalah untuk memahami pasanganmu dulu sebelum kamu menuntut pasangan untuk memahamimu. Cara untuk bisa memahaminya adalah dengan menjadi pendengar yang baik untuk pasangan.

Dengarkan pendapatnya kenapa dia bisa semarah ini, apa yang bisa kamu lakukan agar dia bisa lebih tenang dan pahami apa yang dia rasakan.

4. Beri waktu sendiri untuk introspeksi kesalahan masing-masing

Kalau kalian sama-sama emosi, lebih baik kalian memberikan waktu pada dirimu sendiri dan pasangan untuk sama-sama sendiri dan introspeksi kesalahan kalian masing-masing.

Saat kalian sudah sama-sama bisa menenangkan diri kalian, baru kalian membicarakan permasalahan yang menyebabkan pertengkaran kalian sekarang.

Kalian harus punya waktu sendiri untuk mencegah kalian melakukan hal-hal yang akan kalian sesalkan saat kalian masih sama-sama emosi.

Kamu bisa katakan pada pasangan kalau lebih baik kalian menenangkan diri kalian masing-masing sendiri daripada harus terus saling menyakiti karena emosi dan ego kalian yang sama-sama tingginya. Tapi beri batasan waktu untuk kesendirian kalian, kapan kalian sudah tenang, kalian bisa menyelesaikan permasalahan kalian lagi.

Lebih cepat kalian bisa menenangkan diri kalian lebih baik. Karena membiarkan masalah berlarut-larut terlalu lama hanya akan menambah masalah baru yang seharusnya tidak terjadi kalau kalian bisa menyelesaikan permasalahan lama dengan cepat.

5. Maafkan dirimu dulu sebelum kamu minta maaf pada pasangan

Kenapa selama ini kamu gengsi dan tidak mau mengalah untuk minta maaf pada pasangan saat kalian bertengkar karena kamu sendiri belum bisa memaafkan diri kamu sehingga kamu tidak mau meminta maaf pada pasanganmu.

Cobalah untuk memaafkan dirimu sendiri dulu sebelum kamu meminta maaf pada pasangan.

Jangan menyalahkan dirimu sendiri, pertengkaran terjadi bukan karena salah satu pihak, tapi memang karena kalian berdua yang sama-sama punya ego dan emosi yang sama-sama besarnya. Selesaikan permasalahan kalian dengan dewasa, tidak ada salahnya kamu mengalah dengan minta maaf dulu pada pasangan kalau kamu sudah bisa memaafkan dirimu.

6. Selalu cari hal positif dari pertengkaran kalian

Pertengkaran bisa menjadi penguat dan penghancur hubungan kalian. Jadi saat kamu mencoba untuk menyelesaikan permasalahan kalian, cari tahu hal positif dan pelajaran yang bisa kamu ambil dari pertengkaran kalian ini. Jangan sampai kalian melakukan kesalahan yang sama ke depannya.

Setidaknya kalian bisa menghindari penyebab masalah kalian sekarang agar tidak terjadi lagi di masa depan dan kalian juga tahu cara penyelesaiannya seandainya kalian mengalami permasalahan baru.

Cari solusi untuk menyelesaikan permasalahan kalian, ajak pasangan berbicara dan berdiskusi daripada kalian hanya berdiam diri dan memendam amarah kalian. Apa yang harus kalian lakukan agar tidak terjadi kesalahapahaman lagi diantara lain? Apa yang kalian harapkan dari pertengkaran kalian? Dan apa pelajaran yang bisa kalian ambil dari pertengkaran kalian?

7. Ingat semua kebaikan yang sudah diberikan pasangan untukmu

Saat kamu sedang bertengkar dan emosi pada pasangan, tenangkan diri kamu dengan mengingat lagi semua kebaikan yang sudah pasangan mu berikan untukmu.

Apa saja hal yang sudah pasanganmu lakukan untuk membahagiakan mu selama ini dan bagaimana perjuangan kalian mempertahankan hubungan kalian sejauh ini.

Ingat semua perjuangan bersama kalian dan kalau kemarin saja kalian bisa melewati semua permasalahan dengan baik, sekarang pun kalian harus bisa melewati permasalahan ini juga. Dengan mengingat semua kebaikan dan perjuangan kalian mempertahankan hubungan kalian selama ini akan mencegah kalian untuk menyakiti pasangan kalian dengan tindakan maupun kata-kata kasar.

Itulah 7 hal yang harus kamu lakukan untuk menenangkan pasangan yang marah setelah pertengkaran. Jangan menganggap pertengkaran sebagai konflik besar yang akan menghancurkan hubungan kalian, tapi anggap saja pertengkaran kalian sebagai proses pendewasaan diri kalian untuk mencari ketidakcocokan diantara kalian dan mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan ketidakcocokan tersebut.

Kalau kalian memang sudah sama-sama dewasa, kalian harus bisa menyelesaikan konflik dalam hubungan kalian dengan cara yang dewasa juga.

Memberi waktu untuk pasangan agar bisa menenangkan diri mereka sendiri adalah salah satu caranya. Setidaknya kalau kalian sudah sama-sama bisa menenangkan dan memaafkan diri kalian dulu, kalian akan lebih bisa meminta maaf dan memaafkan pasangan kalian.

Bagaimana cara kamu mengelola konflik dalam hubungan kalian adalah salah satu kemampuan yang harus kamu miliki sebagai pria. Kamu harus bisa mengendalikan apapun yang terjadi dalam hubunganmu. Mulai dari bagaimana mendapatkan kepercayaan pasangan dan meyakinkan pasangan kalau kamu setia padanya, bagaimana cara kamu meredakan konflik dalam hubungan kalian, bagaimana cara kamu mengatasi kecemburuan pasangan dan masih banyak hal lain yang bisa mempengaruhi keharmonisan dalam hubungan kalian.

Setidaknya kamu harus punya kemampuan untuk menenangkan diri kamu agar tidak mudah dikalahkan emosi dan ego saat terjadi pertengkaran. Kamu harus bisa mengelola emosi kamu agar tidak marah-marah, membuat permasalahan kalian semakin besar dan malah membuat hubungan kalian hancur.

Kalau kamu ingin punya hubungan yang langgeng dan bisa saling membahagiakan, kamu harus bisa menyelesaikan permasalahan yang terjadi dalam hubungan kalian. Jangan sampai permasalahan kecil menjadi besar hanya karena kamu tidak bisa mengendalikan emosi kamu. Pastikan kamu selalu bisa mengendalikan emosi kamu dengan selalu positive thinking dan belajar untuk memaafkan dirimu sendiri.

 

3 Hal Yang Harus Kamu Lakukan Untuk Meyakinkan Pasangan Yang Meragukan Kesetiaanmu

3 Hal Yang Harus Kamu Lakukan Untuk Meyakinkan Pasangan Yang Meragukan Kesetiaanmu

 

Landasan utama agar hubunganmu dan pasangan langgeng adalah kesetiaan. Dengan adanya kesetiaan pula, kalian bisa menjalani hubungan yang saling membahagiakan, sukses dan awet.

Tidak mungkin hubungan bisa bertahan tanpa kesetiaan. Hubungan tanpa kesetiaan rentan dengan perselingkuhan dan perselingkuhan adalah alasan kuat untuk mengakhiri hubungan apapun pembelaan pasangan.

Karena sekali berselingkuh, tidak menutup kemungkinan dia akan melakukannnya lagi saat punya kesempatan.

Dan dengan maraknya perselingkuhan akhir-akhir ini, pasti akan sangat sulit untuk mendapatkan kepercayaan pasangan bahwa kita memang setia.

Pasangan akan lebih mudah curiga dan tidak percaya denganmu melihat fakta-fakta yang terjadi disekitarnya. Mereka lebih memilih untuk menjaga diri mereka dengan selalu waspada dengan apapun yang kamu lakukan sehingga sulit untuk memberikan kepercayaannya padamu.

Mungkin memang tidak mudah untuk meyakinkan pasangan agar tidak meragukan kesetiaanmu. Tapi dengan diskusi dan belajar untuk saling memahami satu sama lain, kepercayaan pasangan pasti akan kamu dapatkan.

Kalian harus sering-sering meluangkan waktu untuk diskusi dan selalu menceritakan masalah kalian pada pasangan, jangan menyembunyikan apapun dari pasangan. Dengan begitu setidaknya kamu mendapatkan kepercayaan pasangan. Saat kamu sudah bisa mendapatkan kepercayaannya, pasangan tidak mungkin lagi meragukan kesetiaanmu.

Kamu bisa lakukan 3 hal ini saat pasangan mulai meragukan kesetiaanmu dan membuatnya percaya lagi denganmu:

1. Kenalkan Pasangan Dengan Lingkunganmu

Pasangan meragukan kesetiaanmu karena kamu tidak pernah mengajaknya berbaur dengan teman-temanmu. Dia belum mengenal seperti apa teman-temanmu dan bagaimana kedekatan dan pergaulanmu dengan mereka.  Itulah yang membuat mereka mudah curiga dan tidak percaya denganmu.

Pasangan bisa saja cemburu dengan wanita yang ternyata hanya sahabatmu karena kalau kamu belum mengenalkannya dengan lingkungan dan pergaulanmu.

Jadi untuk mendapatkan kepercayaanya dan membuatnya yakin dengan kesetiaanmu, kamu harus mengenalkannya dengan teman-temanmu dan mengajaknya hang out dan berbaur dengan mereka.

Dengan mengenal lingkungan pergaulan dan pertemananmu setidaknya dia juga bisa menilai seperti apa teman-temanmu akan memperngaruhimu.

2. Buktikan janjimu untuk tidak selingkuh lagi

Pantas saja pasangan meragukan kepercayaannya padamu, bisa jadi karena kamu pernah berselingkuh. Dan dia sedang menghindari kecuranganmu selanjutnya kalau dia memberimu celah sedikit saja. Dia meragukan niatmu untuk tidak mengulangi perselingkuhanmu.

Buktikan pada pasangan kalau kamu memang bisa berubah dengan perubahan sikapmu, jangan hanya memberinya janji-janji saja.

Salah satu bukti yang bisa kamu tunjukkan pada pasangan untuk meyakinkannya kalau kamu memang serius bisa berubah adalah dengan menjaga jarak dengan teman-teman wanita dan mantanmu.

Batasi interaksi mu dengan wanita lain dan perlakukan pasanganmu lebih spesial dibanding perlakuanmu dengan wanita lain. Pasangan yang mudah cemburu dan meragukan kesetiaanmu karena kamu bersikap terlalu baik pada semua wanita dan perlakuan yang kamu berikan pada teman wanita dan pasanganmu sama saja. Padahal seharusnya kamu memberikan perlakuan yang membedakan mana pasangan dan mana yang hanya sebatas teman wanita mu.

 3. Bantu pasangan agar bisa lebih percaya diri

Pasangan yang tidak bisa percaya padamu bisa jadi karena mereka tidak bisa percaya pada diri mereka sendiri. Mereka merasa tidak nyaman dan aman menjadi diri mereka sendiri. Mereka takut kehilangan kamu kalau kamu bertemu dengan wanita yang melebihi mereka. Itu karena rendahnya kepercayaan diri yang mereka punya.

Jadi tugasmu adalah membantu pasangan untuk meningkatkan kepercayaan diri pasangan dengan memberinya pujian dan meyakinkan kalau dialah satu-satunya wanita pilihanmu dan kamu pasti akan setia padanya.

Kalau perlu kamu bisa menanyakan langsung pada pasangan apa yang harus kamu lakukan untuk membuatnya percaya padamu dan  untuk membantunya lebih percaya diri.

Pasangan yang tidak punya kepercayaan diri bisa jadi karena mereka belum bisa mencintai diri mereka sendiri. Kamu bisa memberitahu mereka untuk belajar mencintai dirinya sendiri dengan memberinya waktu sendiri untuk melakukan kesibukan dan menikmati hobinya tanpamu.

Itulah 3 hal yang harus kamu lakukan untuk meyakinkan pasangan yang meragukan kesetiaanmu. Ingat kalau kalian memang ingin mempertahankan hubungan kalian, jangan pernah mengkhianati kepercayaan pasangan hanya karena emosi sesaatmu yang tertarik dengan wanita yang lebih dari pasanganmu.

Ingat perjuangan kalian mempertahankan hubungan kalian selama ini, ingat kebaikan-kebaikan yang sudah pasangan berikan untuk mu dan pastinya investasi uang, tenaga, waktu dan emosi kalian.

Hubungan yang baik selalu dilandasi dengan kesetiaan, komunikasi dan pengertian. Dan sebagai pria yang harus bisa memimpin wanita, tugasmu agar bisa mempertahankan hubungan adalah kamu harus bisa mengelola hubunganmu agar terhindar dari perdebatan, perselingkuhan, kesalahpahaman, mengatasi emosi dan ego yang sama-sama tingginya dan bagaimana kamu mengelola rasa jenuh dalam hubunganmu.

Jangan berpikir setelah kamu jadian dengannya semua masalah PDKT mu sudah selesai, justru setelah kamu sudah bisa mendapatkannya kamu harus bisa menyelesaikan permasalahan baru yang sudah menunggumu. Permasalahan dalam hubunganmu.

Bagaimana kamu mengatasi konflik, bagaimana kamu bisa membuat wanita bersikap seperti apa yang kamu inginkan, bagaimana kamu mengatasi kesalahpahaman dengan pasangan dan bagaimana kamu mengatasi kejenuhan dengan pasangan.

Kamu bisa dapatkan semua kemampuan untuk mengelola hubungan mu dalam Pelatihan Memimpin Wanita dan buat wanita menjadi seperti apa yang kamu inginkan selama ini. Jangan sampai hanya karena kamu tidak punya kemampuan memimpin wanita, kamu diperlakukan seenaknya oleh wanita, kamu rela direndahkan oleh wanita dan bahkan kamu membiarkan dirimu sendiri hanya dimanfaatkan oleh wanita.

Sebagai pria yang berkualitas, kamu harus tahu mana hubungan yang memang pantas untuk kamu pertahankan, mana hubungan yang harus berani kamu tinggalkan.

Setidaknya hubungan yang harus kamu pertahankan adalah hubungan yang bisa menjadikan mu seorang pria yang lebih baik lagi, hubungan yang bisa membahagiakanmu, hubungan yang bisa mendewasakan dan kalian bisa saling berkembang dan belajar satu sama lain, hubungan yang selalu memotivasimu untuk melakukan kemajuan-kemajuan pada kepribadian dan karirmu. Apakah kamu sudah mendapatkan hubungan yang seperti itu?

Kalau belum, saya pastikan kamu akan segera mendapatkannya setelah kamu mengikuti Pelatihan Memimpin Wanita.

 

 

8 Hal Yang Harus Kamu Lakukan Untuk Membuat Wanita Percaya Padamu

8 Hal Yang Harus Kamu Lakukan Untuk Membuat Wanita Percaya Padamu

 

Katanya kalau cinta harus cemburu, cemburu itu tanda cinta. Semakin besar kecemburuan, semakin besar pula rasa cintanya. Tapi kalau cemburunya udah keterlaluan kan capek juga ya. Apalagi kalau wanita sudah mulai menuntutmu untuk bisa mengerti apa yang diinginkannya tanpa mereka mengatakannya, memangnya kamu pembaca pikiran yang bisa tahu apa saja yang ada dipikiran dan perasaannya?

Wanita memang makhluk ribet yang paling jago membesar-besarkan masalah kecil dan mendramatisir masalah sepele.

Dan kamu sebagai pria memang harus bisa menangani sifatnya yang labil dan kadang menyebalkan ini. Terlebih kalau wanita sudah mulai curiga dengan gerak gerikmu dan selalu cemburu. Tandanya kamu tidak bisa meyakinkan wanita kalau kamu adalah pria yang bisa dipercayanya.

Berarti langkah pertama yang harus kamu lakukan agar wanita tidak lagi cemburu berlebih padamu adalah dengan mendapatkan kepercayaannya. Kalau dia sudah percaya padamu, dia tidak akan curiga apalagi cemburu denganmu. Inilah 8 hal yang harus kamu lakukan untuk membuatnya percaya padamu dan nggak cemburuan lagi:

1. Kenalkan pasanganmu pada teman-temanmu secara langsung maupun dengan sosial mediamu

Mungkin pasanganmu menjadi cemburu selama ini karena kamu tidak pernah mengenalkannya pada teman-tamanmu baik secara langsung maupun di sosial mediamu.

Bisa jadi dia cemburu dan tidak percaya padamu karena merasa kamu menutup-nutupi sesuatu darinya sehingga kamu juga tidak mengenalkannya pada teman-temanmu.

Jadi untuk mendapatkan kepercayaannya mudah saja, perkenalkan dia dengan teman-temanmu dan posting beberapa poto kebersamaanmu dengannya di sosial mediamu. Tidak harus semua poto kebersamaan kalian kamu posting, kesannya malah kamu mengumbar hubunganmu. Kamu hanya menunjukan pada teman-temanmu betapa bangganya kamu punya dia dan menjelaskan statusmu sekarang.

2. Usahakan untuk selalu memberi wanita kabar disela-sela kesibukanmu

Sudah tahu wanita itu orang yang mudah curigaan, labil dan sensitif. Jadi kamu juga harus selalu mengusahakan untuk selalu memberinya kabar di sela-sela kesibukannmu agar dia tidak khawatir denganmu.

Memberinya kabar juga berarti kalau kamu mengingatnya dan itulah yang membuat wanita bisa mempercayaimu karena kamu selalu menjelaskan semuanya padanya.

Mudah kan untuk membuatnya percaya, sempatkan waktu mu hanya 5 menit saja untuk mengabarinya. Kalaupun kamu tidak bisa menelponnya, sms, chatting atau pesan suara saja sudah cukup menenangkannya.

3. Jangan terlalu baik dan dekat dengan semua teman wanitamu

Bukannya wanita tidak suka kalau kamu punya banyak teman wanita, tapi kamu juga harus bisa menjaga jarak dengan mereka. Jangan terlalu baik dan dekat dengan mereka. Karena pasanganmu pasti akan cemburu kalau kamu memperlakukan mereka sama saja dengan semua teman wanitamu.

Jadi tunjukkan niat baikmu untuk mendapatkan kepercayaannya dengan menjaga jarak dengan teman-teman wanita mu. Bedakan perlakuanmu pada teman wanita dan pasanganmu.

Dengan begitu pasangan juga akan merasa kamu memperlakukan mereka sebagai satu-satunya wanita yang spesial dalam hidupmu. Kalau kamu sudah lakukan itu, wanita tidak akan ragu untuk memberikan kepercayaannya padamu.

4. Jangan sembunyikan rahasia sekecil apapun, ceritakan semua hal pada pasanganmu

Rahasia yang harus kamu tahu wanita adalah makhluk sensitif yang bisa membaca kebohonganmu dari gerak-gerik, tatapan dan cara mu menyampaikan sesuatu. Jadi pikir ratusan kali kamu punya niat untuk membohonginya dengan menyembunyikan sesuatu darinya.

Saat dia tahu kamu menyembunyikan sesuatu darinya, dia bukannya mengatakan padamu untuk mengaku, tapi dia akan mencari tahu sendiri kenapa kamu berbohong dan menunggu pengakuan mu.

Saat kamu sudah kehilangan kepercayaan, sulit untuk mendapatkannya kembali, tapi kamu tetap harus bisa meminta maaf padanya dengan tulus dan berjanji kalau kamu tidak akan lagi menyembunyikan rahasia sekecil apapun, kamu akan menceritakan semua padanya.

Dengan menceritakan semua hal tentangmu padanya, wanita juga merasa lebih dihargai karena mereka senang bisa menjadi pendengar yang baik untukmu. Kalau kamu sudah tidak punya rahasia apapun dengannya, maka kepercayaannya pun akan dengan mudah kamu dapatkan bukan?

5. Bisa membagi waktu mu untuk keluarga, teman dan pasangan

Wanita menjadi cemburu karena merasa kamu mengabaikan mereka, kamu tidak punya waktu untuk mereka. Kamu hanya menghabiskan waktu mu untuk bersenang-senang dengan teman dan keluargamu. Jadi cobalah untuk adil membagi waktu kebersamaanmu dengan pasangan, keluarga dan teman-temanmu.

Kalau perlu kamu luangkan waktu khusus untuk mengajak pasangan berkumpul dengan orang-orang terdekatmu. Karena dengan mengenalkan pasangan pada keluarga dan orang-orang terdekatmu, pasangan akan merasa kalau hubungan kalian tidak main-main dan punya masa depan.

Selain itu juga pasangan akan lebih tahu bagaimana kedekatanmu dengan teman dan keluargamu. Dari kedekatanmu dengan merekalah yang membuat pasangan yakin memberikan kepercayaan padamu atau tidak.

6. Jangan hanya mengumbar janji manis tapi buktikan

Gimana pasangan mau percaya sama kamu kalau selama ini apa yang kamu katakatan hanya janji-janji manis saja yang tidak pernah kamu tepati.

Misalnya saja kamu janji untuk mengurangi waktu begadang, mengurangi rokok dan menghambur-hamburkan uangmu tapi itu semua tidak kamu buktikan. Lalu bagaimana mungkin wanita bisa percaya padamu kalau kamu sendiri saja semudah itu melupakan janjimu?

Kalau kamu ingin mendapatkan kepercayaannya, kamu harus bisa membuktikan janji-janji mu selama ini. Termasuk janji kecil untuk selalu memberinya kabar dan tidak menyembunyikan rahasia apapun darinya.

 7. Inisiatif untuk memberikan perhatian dan kejutan kecil

Kamu harus punya inisiatif untuk memberikan perhatian dan kejutan kecil untuk pasangan dengan tindakan nyata, bukan hanya kata-kata manis saja.

Misalnya saja dengan memberikannya kejutan untuk menjemputnya dan membawakan coklat panas untuknya saat dia sudah lelah bekerja seharian.

Saat kamu lupa mengabarinya dan ingin meminta maaf padanya, kamu bisa berikan kejutan kecil untuk menjemputnya dan langsung memberikan penjelasan padanya kenapa kamu tidak memberinya kabar seharian ini, dia pasti akan langsung luluh dengan perhatian dan penjelasanmu itu.

8. Hargai pasanganmu dengan menahan pandanganmu pada wanita lain saat sedang bersamanya

Wanita paling tidak suka dibanding-bandingkan dengan wanita lainnya. Terlebih saat kamu sedang bersamanya, usahakan untuk menjaga pandanganmu untuk melihat wanita lain. Hargai keberadaan pasanganmu.

Wanita menganggap wanita lain adalah saingan dan musuhnya, apalagi masalah penampilan, mereka tidak mau kalah dengan wanita lain. Jadi, saat kamu bersama dengan pasanganmu tahan tatapanmu untuk lirik sana sini agar tidak membuat pasanganmu cemburu.

Cemburu dalam hubungan memang hal yang wajar, yang tidak wajar adalah saat pasangan sudah cemburu berlebihan bahkan sampai menganggu kesibukan dan pekerjaanmu. Tapi justru disinilah tantanganmu untuk bisa menenangkannya saat dia sedang cemburu. Kamu harus bisa memberikan pengertian padanya bahwa dia bisa mempercayaimu. Tapi jangan hanya janji-janji saja kalau kamu bisa dipercaya, kamu juga harus bisa membuktikannya.

Wanita menjadi cemburu karena mereka merasa tidak dipedulikan dan direndahkan. Jadi coba kamu cari tahu alasan dibalik kecemburuannya selama ini untuk mencari solusi yang tepat agar dia tidak cemburu lagi.

Selain itu, wanita menjadi cemburu juga karena kepercayaan diri yang rendah sehingga mereka merasa tidak nyaman dan aman saat kamu bertemu dengan wanita lainnya, mereka takut kalau kamu bertemu dengan wanita yang lebih dari dirinya.

Nah disinilah kemampuanmu untuk bisa meyakinkannya harus kamu latih. Kamu harus bisa melatih dirimu untuk mendapatkan kepercayaan wanita dan membuatnya percaya pada dirimu sepenuhnya.

Mendapatkan kepercayaan wanita dan membuatnya percaya padamu adalah salah satu cara mengelola hubungan agar bisa bertahan dan saling membahagiakan. Kamu bisa dapatkan kemampuan untuk mengelola hubungan dan mempertahankan wanita dalam hidupmu di Pelatihan Menjadi Pria Pemimpin.

Kamu bisa jadikan dirimu pria yang bisa mengarahkan wanita sesuai dengan apa yang kamu inginkan, termasuk untuk membuatnya percaya dan memberikan kepercayaannya padamu. Tunggu apalagi, daftarkan dirimu di Pelatihan Menjadi Pria Pemimpin.

5 Perubahan Yang Terjadi Setelah Menikah Yang Harus Kamu Tahu Sebelum Memutuskan Untuk Menikah

5 Perubahan Yang Terjadi Setelah Menikah Yang Harus Kamu Tahu Sebelum Memutuskan Untuk Menikah

 

Sebelum kamu meyakinkan diri untuk mengakhiri masa lajangmu dan memutuskan untuk menikahi wanita yang kamu cintai sekarang, pastikan kamu sudah mempersiapkan diri dengan  5 perubahan yang akan terjadi setelah kamu menikah ini.

Karena kehidupan menikah dan pacaran adalah 2 hubungan yang berbeda. Kamu tidak akan lagi merasakan kebebasan yang sama saat pacaran. Kamu akan punya aturan untuk menjaga kestabilan rumah tangga kalian.

Kamu juga harus belajar untuk lebih kompromi dengan pasangan. Akan ada banyak perubahan yang terkadang membuatmu menyesal kenapa kamu menikah terlalu cepat kalau kamu tidak tahu perubahan apa saja yang harus kamu waspadai dan cari tahu cara mengatasi perubahan tersebut.

Dalam rumah tangga, kamu tidak akan terlepas dari yang namanya kerjasama untuk terus memahami satu sama lain, belajar bersama untuk menjadi orang yang lebih baik lagi. Dan sebelum kamu punya niat untuk belajar bersama-sama, coba kamu cari tahu siapkah kamu menerima  5 perubahan yang terjadi saat kamu menikah nanti:

1. Emosi kamu akan dipengaruhi oleh emosi pasanganmu

Saat kamu menikah, emosi kamu akan mudah dipengaruhi oleh emosi pasanganmu, begitupun sebaliknya. Masalah kecil saja bisa menjadi besar saat salah satu dari kalian bad mood dan tidak bisa mengontrol emosi kalian.

Hidup bersama pasti akan melatih kalian untuk lebih bisa memahami emosi pasangan kalian dan tahu apa yang seharusnya kalian lakukan untuk meredakan emosi pasangan kalian. Tapi kalau kalian masih punya ego yang sama-sama tingginya untuk mengakui kesalahan dan meminta maaf, rumah tangga kalian tidak akan jauh dari konflik hanya karena masalah sepele.

Solusinya agar emosi kamu tidak mempengaruhi emosi pasangan kamu dan menimbulkan konflik dalam rumah tangga kalian, saat kamu menyadari emosi/suasana hati kamu sedang tidak enak/bad mood, lebih baik kamu menghindari pasangan dan minta waktu sendiri untuk meredakan emosi dan menenangkan diri. Meskipun kamu mungkin punya masalah untuk kamu sampaikan, tapi sampaikan nanti saat kamu sudah bisa menguasai emosi kamu dan tenang.

2. Waktu kebebasanmu terbatas karena kamu harus bisa membagi waktu dengan pasangan

Saat memutuskan menikah kamu pasti sudah sadar hal pertama yang akan berubah adalah kebebasanmu menjadi lebih terbatas. Kamu tidak akan bisa menjadi sebebas dulu saat pacaran, sekarang kamu punya aturan dan tanggungjawab yang lebih besar. Selain disibukkan dengan urusan pekerjaan, pergaulan dan sosialisasimu, kamu juga akan disibukan dengan urusan rumah tanggamu.

Kamu harus mulai belajar membagi waktu mulai sekarang. Kapan kamu bisa menikmati waktu bersama pasanganmu dan kapan kamu bisa bebas melakukan hobi dan menyibukkan diri dengan pekerjaanmu. Jangan sampai kesibukanmu menjadi alasan untuk membatasi quality time mu dengan pasangan.

Kamu harus bisa membuat quality time berdua untuk saling evaluasi kekurangan masing-masing dan memperbaiki apa yang salah dengan komunikasi dan hubungan kalian selama ini.

Jadi, sudahkah kamu yakin kalau kamu bisa membagi waktu dan fokusmu untuk pekerjaan, karir, rumah tangga, pergaulan, me time dan waktu berkualitasmu bersama pasangan nanti?

 3. Kamu harus bisa mengurangi keegoisan kamu dan bertanggungjawab untuk menghadapi setiap permasalahan bersama

Saat pacaran coba ingat-ingat apakah kamu sudah bisa menyelesaikan konflik bersama tanpa menghindarinya. Apakah kamu sudah bisa mengurangi ego kamu untuk berani mengakui kesalahan dan meminta maaf pada pasangan untuk meredakan konflik dalam hubungan? Kalau kamu belum bisa melakukannya tandanya kamu belum benar-benar siap untuk menikah.

Karena saat kamu menikah nanti, kalian akan hidup bersama, jadi tidak mungkin untuk menghindari pasangan saat kalian bertengkar. Itulah kenapa kamu dituntut untuk bisa menjadi pria dewasa yang bisa mengendalikan emosinya dan melatih ketenangan diri kamu saat menghadapi berbagai permasalahan. Kalau memang kalian masih sama-sama punya ego dan emosi yang tinggi, lebih baik kalian memberikan waktu pada pasangan untuk menenangkan diri dan menghadapi permasalahan bersama saat kalian sudah sama-sama tenangnya.

 4. Impian kamu juga akan menjadi impian pasanganmu

Dulu saat pacaran kamu bebas menentukan apapun yang kamu inginkan sendiri, tapi setelah menikah nanti semua yang kamu inginkan harus mendapat persetujuan dari pasangan. Karena semua rencana mu saat menikah nanti harus menjadi rencana pasangan mu juga. Setelah menikah kamu tidak mungkin mengambil keputusan tanpa pertimbangan dari pasangan.

Kamu yang dulu bebas travelling kesana kemari dengan uang mu sendiripun, sekarang harus minta izin pada pasangan saat kamu ingin pergi kemanapun. Kalaupun diizinkan kamu pasti harus melibatkan pasangan dalam rencana travellingmu itu.

Tapi tetap saja, jangan sampai aturan pasangan justru menjadi larangan yang membatasi ruang gerakmu untuk melakukan apa yang kamu suka. Kamu tetap harus bisa melakukan hobi mu dan menentukan batasan diri yang tidak boleh dilanggar pasanganmu.

 5. Kamu harus bisa lebih kompromi untuk menerima kekurangan pasangan

Kamu harus mulai belajar untuk lebih kompromi menerima kekurangan pasangan yang tidak kamu temukan saat kalian pacaran. Saat menikah kamu akan tahu semua sifat asli pasangan yang dulunya tidak pernah kamu tahu, termasuk kebiasaan buruk pasangan yang tidak bisa kamu ubah, kamu hanya bisa memintanya untuk mengurangi kebiasaan buruknya perlahan.

Nah itulah kenapa kamu harus bisa menerima semua kekurangan pasangan dengan menutupinya dengan kelebihan dan kebaikan yang sudah pasangan berikan padamu. Selain itu, kamu juga harus sadar kalau kamu pun pasti punya kekurangan, tapi pasanganmu masih bisa menerima kamu. Kamu pun harus memposisikan diri kamu sebagai pasanganmu saat kamu menemukan kekurangannya. Pikirkan kalau dia pun selama ini berusaha untuk menerima semua kekuranganmu, jadi kamu pun pasti bisa menerima kekurangannya juga.

Itulah 5 perubahan yang bisa kamu gunakan sebagai persiapanmu sebelum menikah. Setidaknya kalau kamu menyadari ke- 5 hal tersebut kamu akan lebih siap untuk menghadapi apapun yang terjadi setelah menikah nanti.

Karena menikah bukan berarti akhir dari perjuangan hubunganmu, tapi babak baru untuk memulai peperangan  dengan masalah dan konflik baru. Dan untuk bisa menghadapi setiap permasalahan dan konflik dalam rumah tangga, kalian berdua di tuntut untuk bisa saling kerjasama dan memberikan kontribusi lebih banyak untuk bisa membahagiakan satu sama lain.

Dan kontirbusi yang bisa kamu berikan untuk membahagiakan pasanganmu adalah dengan terus berusaha untuk memahami apa yang pasanganmu inginkan, apa yang kamu harapkan dari pasangan dan bagaimana cara kalian menghadapi setiap permasalahan yang terjadi. Jangan lupa untuk selalu melakukan 5 cara komunikasi yang baik ini setelah kamu menikah nanti.

Kalian harus tahu peran kalian masing-masing dalam rumah tangga untuk menghindari konflik dan kamu sebagai pria, kamu harus bisa menjadi pemimpin dalam rumah tangga mu, kamu harus bisa memimpin dan mengarahkan pasangan mu agar bisa menghormati mu, patuh dengan aturan dan perintahmu, mengambil keputusan untuk mengatasi setiap konflik dalam rumah tangga dan menciptakan keharmonisan dan kerukunan dalam rumah tangga.

 Kalau kamu merasa selama ini kamu tidak punya kemampuan untuk memimpin wanita, kamu akan diremehkan oleh pasanganmu, pasanganmu tidak bisa menghormatimu, selalu membantah perintahmu karena kamu tidak punya jiwa memimpin, kamu bahkan tidak bisa menyelesaikan masalah kecil sampai tuntas dalam rumah tanggamu, tandanya ada yang bermasalah dengan kemampuanmu memimpin wanita. Dan kamu bisa dapatkan semua kemampuan menjadi pria pemimpin di Pelatihan Pria Pemimpin.

 

9 Cara Membangun Rumah Tangga Bahagia

9 Cara Membangun Rumah Tangga Bahagia

 

Membangun Rumah Tangga Bahagia adalah kerja sama dua orang yang punya dua kepala, dua pendapat dan dua visi misi yang berbeda tapi tetap bisa saling mengalah dan memaafkan. Karena dengan perbedaan dua isi kepala inilah yang terkadang menyebabkan kita tidak bisa menghindari konflik sekecil apapun dan itulah yang kadang merusak kebahagiaan dalam rumah tangga. Selain itu juga alasan ego dan emosi dari pasangan yang terkadang tidak bisa kita terima begitu saja.

Itulah yang menyebabkan kalian sulit membangun rumah tangga bahagia, sulit bukan berarti tidak mungkin. Ini tergantung dari usaha kedua belah pihak yang punya visi dan misi yang sama untuk saling membahagiakan.

Berikut adalah 9 cara agar kalian bisa menciptakan kebahagiaan dalam Rumah Tangga kalian:

1. Selalu tanyakan dan jelaskan semua keraguanmu pada pasangan tentang sesuatu, jangan hanya berasumsi

Saat kamu mulai meragukan pasangan atau punya pertanyaan tentang perubahan yang terjadi pada pasangan, jangan hanya berasumsi pasangan begini dan begitu, tapi tanyakan dan jelaskan langsung semua keraguanmu itu agar semuanya jelas dan pasti. Asumsi hanya akan membuat permasalahan semakin rumit dan bertambah.

Kamu harus sadar kalau pasanganmu bukanlah mind reader yang bisa membaca pikiran dan memahami kemauanmu tanpa kamu mengatakannya apa yang kamu pikirkan dan rasakan.

Jangan hanya menuntut pasangan untuk memahami mu, tapi berusahalah untuk selalu bertanya dan menjelaskan apa yang kamu pikirkan dan rasakan.

Contoh sederhananya saat kamu menginginkan sesuatu, katakan langsung pada pasangan. Dengan begitu kamu bisa mendapatkan apa yang memang kamu inginkan.

2. Jangan menunda-nunda menyelesaikan satu masalah, selalu selesaikan sampai tuntas

Saat terjadi permasalahan sekecil apapun itu selalu selesaikan sampai tuntas agar tidak berlarut-larut dan malah menjadi bertambah besar dengan permasalahan baru ke depannya. Kebanyakan pasangan memilih untuk menghindar dan meninggalkan permasalahan sepele karena tidak berani menghadapi konflik. Mereka lebih memilih untuk diam dan melupakannya begitu saja tanpa penyelesaian.

Jadi, selalu selesaikan setiap permasalahan sampai tuntas saat itu juga, jangan menunda-nunda atau bahkan menghindarinya. Masalah kecil yang kamu biarkan akan menjadi besar saat kamu merasa sudah tidak bisa lagi memberi toleransi dari kesalahan yang dia lakukan berulang-ulang.

Misalnya saja saat kamu tidak suka pasangan mu yang tidak bisa teratur meletakkan barang-barangnya pada tempatnya, jangan hanya diam saja tapi dalam hati kamu mengeluh karena kamu terus mengalah untuk meletakkannya, kamu harus berani menegurnya dan meminta agar kejadian yang sama tidak terulang lagi. Buat kesepakatan kalau perlu jika hal yang sama terjadi, apa konsekuensi yang harus ditanggung oleh pasangan kalian.

3. Jangan lupa untuk tetap menyayangi dirimu sendiri

Meskipun sudah memiliki pasangan, jangan berhenti menyayangi dirimu sendiri. Karena saat kamu tetap bisa menyayangi dirimu sendiri, kamu tidak akan bergantung pada pasangan atau malah merasa tersiksa saat pasangan yang tidak selalu bisa menemanimu.

Dengan bisa menyayangi dirimu sendiri, kamu juga akan lebih bisa bersikap toleransi dan pengertian dengan kesibukan pasangan.

Selain itu menyayangi diri sendiri juga akan melatihmu untuk mempertahankan jati dirimu. Kamu tetap harus merawat dan menyayangi dirimu sendiri. Peduli dan perhatian dengan dirimu sendiri. Dengan begitu kamu juga lebih bisa peduli dan perhatian pada  pasanganmu. Kamu juga tetap harus memberikan waktu pada pasangamu untuk menyayangi dirinya sendiri. Itulah kerjasama dalam rumah tangga.

 4. Meskipun sudah punya pasangan, kamu tetap harus punya kesibukan sendiri

Berumahtangga bukan berarti membatasi atau bahkan menghentikan kesibukan mu. Kalian tetap harus bisa melakukan kesibukan kalian saat masih single. Jangan menghentikan hanya karena tuntutan dan aturan dari pasangan.

Kalian tetap bisa melanjutkan dan menggeluti karir kalian, berkumpul dengan teman-teman, megikuti komunitas dan lain-lain. Justru dengan kesibukan itu kalian belajar memberikan toleransi dan saling pengertian. Kalian juga bisa melibatkan pasangan kalian dalam kesibukan kalian untuk tetap menjaga keharmonisan dalam rumah tangga kalian.

 5. Hadapi setiap konflik dalam rumah tangga dengan kerjasama

Jangan egois dengan merasa paling benar sendiri saat terjadi permasalahan. Kalian harus bisa menghadapi setiap konflik dalam rumah tangga dengan kerjasama.Cari tahu apa penyebab konflik itu bisa terjadi dan diskusikan solusi yang tepat untuk mengatasinya. Bukannya malah menutupi dan melupakan begitu saja konflik yang terjadi.

Dengan sama-sama mencari tahu akar masalah dan solusi untuk menyelesaikan permasalahan dalam rumah tangga kalian, kalian juga akan menemukan satu pelajaran baru dalam setiap permasalahan yang berhasil kalian lewati dan tangani bersama. Kalian bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari setiap kesalahan yang sudah kalian lakukan.

 6. Jangan takut meminta maaf dan mengakui kesalahan

Jangan takut meminta maaf dan mengakui kesalahan hanya karena egomu. Kamu harus berani mengakui kesalahanmu dan meminta maaf untuk memperjuangkan hubunganmu. Dengan begitu kamu juga tidak menyakiti pasangan karena secara tidak langsung kamu menyalahkan dia saat kamu tidak mau mengakui kesalahanmu.

Dan saat kamu membiarkan pasanganmu tersakiti oleh sikapmu, itu tanda hubunganmu tidak sehat. Bagaimana mungkin kamu bisa bahagia kalau hubungan yang kalian jalani saja tidak sehat dan hanya saling menyakiti. Mengakui kesalahanmu juga membuka kesempatan baru untuk memperbaiki diri dan hubungan kalian.

 7. Berikan toleransi dan kompromi

Bagaimana mungkin kalian bisa bekerjasama untuk menciptakan rumah tangga yang bahagia kalau tidak ada toleransi dan kompromi diantara kalian. Kalian harus mencoba memahami dan memberikan toleransi pada kesalahan yang dilakukan pasangan, asalkan pasangan punya niat baik untuk minta maaf dan memperbaiki kesalahannya.

Dengan memberikan toleransi dan kompromi pada pasangan, kita juga memberikan waktu pada pasangan untuk evaluasi dan introspeksi diri, meningkatkan kualitas diri agar lebih baik dan pengertian ke depannya.

 8. Tetap lanjutkan impian dan ambisimu

Biasanya saat sudah menikah, orang akan memilih untuk mengalah dan menghentikan impian dan ambisinya agar tetap bisa menemani pasangannya. Dan akhirnya dia menyesal karena melupakan impiannya begitu saja. Kamu tetap bisa melanjutkan impian dan ambisimu meski sudah punya pasangan.

Yang perlu kamu lakukan adalah dengan minta dukungan, saran dan mendiskusikan impian dan ambisi pada pasangan agar kalian bisa saling pengertian dengan kesibukan masing-masing untuk mencapai impian kalian.

 9. Coba satu hal baru setiap harinya bersama pasangan

Selalu coba satu hal positif baru untuk membuat perubahan yang baik pada hubungan kalian setiap harinya. Jangan takut keluar dari zona nyaman, anggap saja ini kesempatan untuk berkembang bersama pasangan. Dengan melakukan satu hal baru dengan pasangan setiap harinya juga akan mengurangi kejenuhan pada hubungan yang monoton.

Kalian bisa membicarakan dan merencanakan dengan pasangan apa hal baru yang bisa kalian lakukan bersama setiap harinya. Kalian bisa mencoba bermain-main bertukar peran. 

Kalau biasanya pasangan yang masak untukmu, sekarang saatnya kamu coba untuk menemani atau bahkan mengambil alih dapur. Masakkan sesuatu yang pasanganmu sukai. Itu pasti akan membuatnya semakin menyayangimu dan membuat rumah tangga kalian semakin bahagia.

Yang pasti kebahagiaan dalam rumah tangga tidak akan pernah terwujud kalau hanya salah satu pihak saja yang mengusahakan. Jadi, ajaklah pasanganmu untuk terus bekerjasama, saling mendukung, memberikan toleransi dan saling kompromi dengan kesibukan masing-masing.

Bedanya saat kalian sudah berumahtangga, kalian punya batasan-batasan tertentu agar kalian tidak saling menyakiti pasangan kalian. Kamu sebagai pria juga harus bisa mengarahkan dan menuntun istri mu agar bisa sejalan denganmu meski pasti terjadi perbedaan pendapat.

Rumah tangga yang baik adalah kerjasama dua orang yang tahu porsi tugas dan kewajibannya dalam rumahtangga. Apa saja tugas dan kewajibanmu sebagai suami dan apa saja yang kamu inginkan dari istrimu. Kamu harus tahu porsimu dalam mengarahkan dan memimpin istrimu agar kalian bisa menciptakan kebahagiaan dalam Rumah Tangga kalian.

Sebagai suami, tugas utamamu adalah mengarahkan dan memimpin istrimu agar bisa menghormati mu, patuh dengan aturan dan perintahmu, mengambil keputusan untuk mengatasi setiap konflik dalam rumah tangga dan menciptakan keharmonisan dan kerukunan dalam rumah tangga.

Kalau kamu merasa selama ini kamu tidak punya kemampuan untuk memimpin wanita, pantas saja kamu selalu diremehkan oleh istrimu, istrimu tidak bisa menghormatimu, selalu membantah perintahmu, kamu tidak punya jiwa memimpin, kamu bahkan tidak bisa menyelesaikan masalah kecil sampai tuntas dalam rumah tanggamu, tandanya ada yang bermasalah dengan kemampuanmu memimpin wanita. Dan kamu bisa dapatkan semua kemampuan menjadi pria pemimpin di Pelatihan Pria Pemimpin.

Cara Menjadi Pria Pemimpin Yang Tegas

Cara Menjadi Pria Pemimpin Yang Tegas

 

Bagaimana mungkin kamu bisa memimpin orang lain (wanita), kalau kamu sendiri tidak bisa memimpin dirimu sendiri. Salah satu indikasi bahwa kamu sudah bisa memimpin dirimu sendiri adalah saat kamu bisa menjadi dirimu sendiri dan tidak mudah terpengaruh dan mengikuti orang lain.

Sifat seorang pemimpin yang harus kamu miliki adalah tegas. Tegas berarti kamu bisa memutuskan solusi yang terbaik untuk setiap permasalahan dengan penuh keyakinan dan kepercayaan diri. Tegas juga berarti mampu dengan konsisten bertanggungjawab dengan keputusan yang sudah diambil.

Selain tegas, beberapa sifat pemimpin yang harus kamu miliki adalah bisa memberi contoh yang baik untuk orang yang kamu pimpin, menjadi pendengar yang baik, bertanggungjawab, menjalin komunikasi dan interaksi yang baik dengan orang yang kamu pimpin dan berani mengakui kesalahan. Itu hanyalah beberapa sifat pemimpin yang harus kamu terapkan dalam dirimu untuk bisa memimpin wanita mu.

Hal paling dasar tentang kemampuan mu memimpin wanita adalah jangan pernah mengatakan “terserah kamu” saat wanita menanyakan pendapat mu.

Kamu harus bisa memberikan pendapat dan mengarahkannya, membantu memilih dan mengambil keputusan.

Wanita akan sangat terpesona dengan pria yang bisa mengarahkannya, tidak hanya menuruti semua yang wanita mau. Pria yang bisa memimpin juga lebih bisa memegang kendali dalam hubungan.

Memimpin bukan berarti mengatur ya. Kamu harus bedakan mana memimpin dan mengatur.

Memimpin kamu memberinya pertimbangan dalam memilih dan membantunya menentukan pilihan, sedangkan mengatur adalah kamu memaksakan kehendakmu untuk melakukan apa yang kamu mau.

Beberapa kemampuan pria pemimpin yang harus kamu latih pada dirimu mulai sekarang adalah:

  • Mampu Membuat Rencana / Tujuan

Kamu harus menunjukan pada wanita bahwa kamu punya kemampuan untuk membuat rencana dan tujuan dalam hidupmu.

Jadilah pria yang punya tujuan dan rencana untuk mencapai impian dan cita-cita mu.

Hal paling mudah dan harus kamu lakukan: Kemanapun tujuan kalian pergi kencan atau berlibur, kamu lah yang harus menentukan.

  • Mampu Membuat Keputusan

Wanita tidak akan pernah tertarik dengan pria plin plan, ragu-ragu dan tidak bisa menentukan pilihan yang terbaik dalam hidupnya. Karena itu menandakan kalau kamu pria yang tidak punya kepercayaan diri untuk memutuskan sesuatu dan tidak berani mengambil resiko.

  • Mampu Mengelola/Menangani Masalah

Tidak ada hubungan yang berjalan mulus tanpa masalah, pasti akan ada masalah sekecil apapun itu yang akan menguji untuk menguatkan atau justru menghancurkan hubungan kalian.

Tapi kalau kamu punya kemampuan untuk mengelola masalah, wanita akan lebih percaya dan mengandalkan mu untuk menentukan keputusan terbaik untuk permasalahan kalian.

Dengan mampu mengelola/menangani masalah, kamu akan dinilai dan terlihat sebagai pria yang mandiri dan bertanggungjawab oleh wanita. Dan itu bisa menjadi alasan kenapa mereka tertarik dengan mu.

  • Mampu Bertanggungjawab

Kalau kamu saja tidak bisa bertanggungjawab dengan kehidupan mu, bagaimana mungkin kamu bertanggungjawab dengan kebahagiaan wanita? 

Wanita tidak bisa mempercayai pria yang tidak mampu bertanggungjawab. Karena wanita tidak akan menyerahkan hidupnya pada pria yang tidak mampu bertanggungjawab.

Selain 4 kemampuan memimpin itu, kamu juga harus mulai melatih ketegasan mu dalam memimpin dengan melakukan 3 hal ini:

Konsisten dan tidak mudah terbawa arus

Orang yang tegas tidak akan mudah terpengaruh orang lain dan tetap konsisten dengan apa yang dilakukannya. Dia bisa menentukan apa yang terbaik untuk dirinya dan pasangannya karena dia punya pertimbangan yang matang dengan sikap konsistennya.

Berani berbuat salah dalam mengambil keputusan

Dia lebih memilih untuk melakukan kesalahan daripada tidak pernah mengambil keputusan apapun. Bagi orang tegas, melakukan kesalahan lebih baik daripada hanya berdiam diri. Orang tegas selalu menyelesaikan permasalahannya dengan segera agar tidak berlarut-larut dan menambah masalah.

Berani mengambil tindakan

Orang yang tegas tidak hanya terjebak dalam perencanaannya tapi juga berani untuk merealisasikan perencanaannya dengan tindakan nyata. Orang yang tegas lebih memilih untuk menanggung resiko salah dalam memilih daripada terlalu lama dalam keraguan perencanaannya.

Itulah hal-hal yang harus kamu terapkan dalam diri mu untuk bisa menjadi pria pemimpin yang tegas. Kamu harus mulai melatih dan membiasakan diri untuk menjadi pria pemimpin yang tegas. Karena dengan ketegasan mu dalam memimpin wanita, kamu juga akan lebih bisa mempertahankan hubungan mu dan mengendalikan serta mengatur apapun yang terjadi dalam hubungan mu.

Selain itu itu, sebagai pria pemimpin yang tegas, wanita akan lebih menghormati dan menghargai mu sebagai pria yang bisa diandalkan dan bertanggungjawab atas dirinya.

Dan saat kamu bisa menunjukkan ketegasan dalam pimpinan mu, wanita akan dengan sukarela menyerahkan hidupnya pada mu karena dia yakin bahwa kamu pria yang bisa dia percaya untuk bisa memimpin dan mengarahkannya.

Kalau selama ini kamu sering merasa ragu-ragu, tidak yakin dan selalu takut dalam mengambil tindakan dan memutuskan sesuatu, berarti kamu belum punya jiwa kepemimpinan dalam dirimu. Itulah kenapa kamu harus mulai melatih dan mengembangkannya bersama kami dalam Pelatihan Menjadi Pria Pemimpin.

 Dalam Pelatihan Menjadi Pria Pemimpin, kamu akan belajar banyak hal diantaranya bagaimana cara membuat wanita menghargai dan menghormati mu, mengetahui apa yang sebenarnya diinginkan wanita darimu, mengetahui perbedaan peran pria dan wanita dalam sebuah hubungan, 5 karakter pria pemimpin yang harus kamu miliki, bagaimana mengarahkan wanita agar bisa sesuai dengan keinginanmu dan masih banyak hal lagi yang bisa kamu pelajari dan praktekan langsung dalam Pelatihan Menjadi Pria Pemimpin.

5 Cara Memimpin Istri Agar Lebih Patuh Pada Suami

5 Cara Memimpin Istri Agar Lebih Patuh Pada Suami

 

Keharmonisan dalam berumah tangga ditentukan bagaimana seorang suami bisa memimpin istrinya. Bayangkan saja jika kamu sebagai suami tidak dihargai oleh istrimu sendiri. Hidupmu akan jauh dari kebahagiaan karena sering sekali terjadi perselisihan dengan istri.

Dalam tulisan ini akan saya bahas bagaimana cara memimpin istri agar lebih patuh pada suami. Tujuannya agar kehidupan rumah tangga yang harmonis bisa terwujud dengan baik. Kamu dan istrimu bisa menjalani hubungan dengan rasa bahagia.

Untuk bisa memimpin seorang istri tidak perlu memaksakan kehendak. Karena yang terjadi bukan istri menjadi penurut, namun dia merasa tertekan dan ketakutan. Kemudian jika sudah begitu dia akan berusaha memberontak atau pergi meninggalkanmu.

Sikap tegas memang sangat dibutuhkan seorang suami untuk memimpin istrinya. Tapi tidak perlu menggunakan kekerasan ketika wanita melakukan kesalahan.

Kamu sebagai suami juga jangan terlalu lembut, karena kamu akan disepelekan oleh istrimu. Jadi yang perlu kamu lakukan adalah sebagai berikut:

5 Cara Memimpin Istri Yang Benar

Bersikap terbuka

Sebagai seorang suami kamu harus bersikap terbuka pada istrimu. Kamu mengatakan padanya apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh istrimu lakukan. Kamu siap menerima kritik dan saran dari istrimu jika terbukti kamu melakukan kesalahan.

Pengambil keputusan

Sebagai kepala rumah tangga kamu lah yang berhak mengambil keputusan. Kamu bisa saja meminta saran atau berdiskusi dengan istrimu. Namun, untuk keputusan akhir tetap kamu yang menentukan.

Tegas

Sebagai seorang suami kamu harus tegas kepada istrimu. Jangan terlalu memanjakan istrimu dengan memberikan apapun yang dimintanya. Tapi berilah apa yang dia butuhkan.

Ketika dia berbuat kesalahan kamu harus berani untuk menegurnya. Dan pastikan istrimu tidak akan mengulangi hal tersebut.

Adil dan bijaksana

Seorang suami yang baik tidak akan memaksakan kehendaknya kepada istri. Sehingga kamu harus bersikap adil dan bijaksana kepada istrimu.

Jangan sampai keputusan yang kamu ambil hanya menguntungkan dirimu saja. Namun harus bisa seimbang satu sama lain, sehingga tidak ada yang merasa dirugikan.

Tidak mudah marah

Wanita memiliki sifat dasar yang lemah lembut, sehingga sebagai suami yang baik kamu jangan mudah marah kepadanya.

Kamu harus bisa mengendalikan emosimu dengan baik. Jangan menjadi suami yang mudah marah. Ciptakan suasana yang tenang dan nyaman sehingga wanita merasa dilindungi.

Apabila kamu ingin tahu lebih banyak mengenai cara menjadi pria pemimpin, kamu bisa mengikuti pelatihan dari psikologi cinta.

Kamu akan dilatih menjadi pria yang bisa memimpin wanita. Sehingga kamu lebih dihargai oleh pasanganmu. Untuk bisa mengikuti pelatihan ini kamu cukup DAFTARKAN DISINI

5 Cara Menjadi Suami Yang Baik Agar Istri Menjadi Penurut

5 Cara Menjadi Suami Yang Baik Agar Istri Menjadi Penurut

 

Bagi kamu yang sudah menikah tentunya ingin menjadi seoarang suami yang baik. Kamu sudah berjanji sehidup semati dengan wanita yang kamu pilih. Sehingga kamu memiliki tanggung jawab untuk memimpinnya.

Pria memang ditakdirkan untuk menjadi pemimpin wanita. Namun sebagai seorang pemimpin tentunya harus memiliki tanggung jawab.

Oleh karena itu cara menjadi suami yang baik itu wajib kamu pelajari. Dalam tulisan ini akan dibahas kiat-kiat yang bisa kamu lakukan agar kamu bisa menjadi suami yang baik. Pastikan kamu membacanya sampai akhir dan kamu bisa menjadi suami yang lebih baik dari sebelumnya.

Dalam kehidupan berumah tangga kamu sebagai suami harus bisa mengarahkan, membimbing, dan mengayomi. Sehingga menjadi seoarang suami memang dituntut harus bisa melakukan segala hal.

Jika kamu tidak bisa menjadi seorang suami yang baik, maka kehidupan rumah tanggamu tidak bisa berjalan dengan harmonis.

5 Cara Menjadi Suami Yang Baik

Memberi nafkah lahir batin

Iya, memberi nafkah lahir batin memang sebuah kewajiban seorang suami. Namun harus ada keseimbangan antara nafkah lahir dan batinnya. Karena jika tidak seimbang akan terjadi permasalahan yang nantinya berujung pada perselingkuhan.

Menghargai istri

Seorang pria harus bisa menghargai istrinya. Kamu bisa menunjukkannya dengan makan makanan yang dia masak. Berpamitan ketika kamu pergi keluar rumah. Kemudian mendengarkan setiap perkataan yang diucapkannya.

Berani jujur

Kejujuran sangat mutlak diperlukan ketika kamu menjadi seorang suami. Dalam hubungan suami istri semuanya harus terbuka, jangan sampai ada yang ditutup-tutupi. Istrimu akan jauh lebih menghargai ketika kamu berani berkata jujur.

Menjadi pendengar yang baik

Sebelum menikah teman curhat istrimu adalah teman dan keluarganya. Dan setelah menikah denganmu dia tentu akan bercerita banyak hal kepadamu. Maka dari itu, sebagaia suami yang baik kamu perlu menjadi pendengar yang baik agar istrimu merasa diperhatikan.

Berbagi tugas rumah tangga

Suami dalam rumah tangga memang wajib menjadi pemimpin yang baik. Namun bukan berarti semua tugas rumah tangga kamu bebankan kepada istrimu.

Kamu harus bisa berbagi tugas dan kerjasama dalam urusan rumah tangga. Kamu bukanlah bos yang bisa semena-mena menyuruh istrimu.

Hal diatas hanyalah contoh kecil saja yang bisa kamu lakukan. Untuk lebih jelasnya bagaimana cara menjadi seorang pria pemimpin kamu bisa mengikuti pelatihan dari psikologi cinta.

Dalam pelatihan tersebut kamu akan diajarkan bagaimana menjadi seorang suami yang baik. Sehingga kamu dan istrimu bisa merasakan kebahagiaan dalam sebuah hubungan pernikahan. Untuk bisa mengikuti pelatihan menjadi pria pemimpin kamu cukup DAFTARKAN DISINI.