Hindari 4 Hal Ini Kalau Kamu Ingin Punya Hubungan Yang Langgeng

Setiap pasangan pasti ingin menjalani hubungan yang langgeng bahkan sampai pernikahan, tapi tidak selamanya apa yang menurut kita baik untuk hubungan kita pasti juga baik untuk kelanggengan hubungan kita.

Bahkan terkadang malah apa yang menurut mu baik bisa menjadi sumber masalah yang menyebabkan berakhirnya hubungan kalian.

Mempertahankan hubungan agar bisa langgeng bukanlah hal yang mudah, tapi bukan berarti sulit juga. Asalkan kalian tetap bisa menjaga komitmen awal hubungan kalian ingin menjalani hubungan seperti apa, kalian pasti selalu bisa menemukan cara dan solusi untuk mempertahankan hubungan kalian.

Kuncinya hanya menjaga komitmen dan kesepakatan awal hubungan kalian. Kamu pasti tidak mau kan hubunganmu dengan wanita yang kamu sayangi sekarang berakhir begitu saja ditengah jalan? Kamu harus mulai mempertahakan hubunganmu di awal kalian jadian dengan menghindari 4 hal ini saat awal hubungan kalian:

 

1. Tidak perlu terlalu perhatian, sering berkomunikasi dengan selalu menanyakan kabarnya

Diawal jadian selain kalian ingin selalu bertemu, kalian juga pasti ingin selalu memberikan perhatian dan berkomunikasi dengan pasangan.

Menyenangkan memang bisa selalu berkomunikasi dan tahu keadaan dan kabar pasangan, apalagi awal jadian adalah waktu yang tepat untuk saling mengenal lebih jauh lagi.

Tapi tetap saja apapun yang berlebihan pasti tidak akan baik hasilnya. Kamu tetap harus berkomunikasi sewajarnya dan secukupnya.

Kalau dari awal hubungan saja kalian sudah selalu menanyakan kabarnya, sering bertemu dan selalu berkomunikasi dengan pasangan mulai dari chatting, sms, video call dan semua cara komunikasi kamu lakukan untuk tetap bisa menghubunginya.

Kalau kamu terus melakukan hal-hal itu, lama-lama kebiasaan kalian ini tidak akan menyenangkan lagi. Kalian akan bosan dan kehabisan topik obrolan.

Jadi, tetap batasi interaksi kalian di awal jadian dengan tidak terlalu sering menanyakan kabarnya, berikan waktu untuk diri kalian sendiri melakukan hobi kalian, tetap membahagiakan diri kalian, waktu dan kehidupan kalian tidak hanya kalian habiskan untuk pasangan, tapi kalian punya kehidupan dan kesibukan lain diluar hubungan kalian.

 

2. Jaga kualitas komunikasi kalian

Daripada kalian sering bertemu dan kehabisan topik obrolan, lebih baik kalian punya waktu khusus bersama pasangan. Nikmati quality time kalian. berceritalah banyak hal dan jadilah pendengar yang baik untuk pasangan. Cobalah untuk menjaga kualitas komunikasi kalian, bukan hanya kuantitasnya saja yang terlalu sering.

Kualitas komunikasi yang bisa kalian terapkan dalam hubungan adalah dengan berusaha menjadi pendengar yang baik untuk pasangan.

Saat pasangan bercerita kamu hanya mendengarkan dan begitupun sebaliknya. Kalaupun memang kalian punya perbedaan pendapat, sikapi dengan dewasa dan bijak.

Jangan takut dengan perbedaan yang terjadi diantara kalian, perbedaan dalam hubungan kalian tidak selamanya buruk. Justru perbedaan inilah yang membuktikan kalau kalian berusaha untuk mempertahankan hubungan kalian dengan menyatukan perbedaan. Bukannya malah menjadikan perbedaan sebagai penghalang dan pemicu pertengkaran dalam hubungan kalian.

 

 3. Tidak perlu pamer kemesraan didepan umum

Meskipun kalian baru jadian, bukan menjadi alasan untuk memamerkan status dan kemesraan kalian didepan umum. Kalian tetap harus bisa menghormati orang lain dan menghargai diri kalian sendiri juga. Bergandengan tangan didepan umum tidak masalah, tapi jangan bermesraan melebihi hal itu.

Kalian tetap harus tahu diri dan menjaga sikap kalian didepan umum, jangan hanya karena sedang dimabuk cinta baru jadian, kalian malah pamer dan mengumbar kemesraan didepan umum. Termasuk disosial media maupun dunia maya, jangan pamerkan apapun.

Karena semakin sering kamu memamerkan kemesraan didepan umum, semakin banyak orang yang kamu buat iri berarti semakin banyak doa untuk membuat hubungan kalian berakhir. Jadi, tetaplah bersikap sewajarnya saja didepan umum.

 

4. Tidak perlu terlalu sering bertemu

Tidak ada yang salah kalau kalian memang ingin selalu bertemu dengan pasangan diawal jadian, itu adalah hal yang wajar, tapi akan lebih baik kalau kalian belajar untuk mengatur waktu pertemuan kalian. Karena kalian sudah tahu alasannya kan, semakin sering intensitas pertemuan kalian, semakin meningkat juga rasa bosan dalam hubungan kalian yang bisa menjadi penyebab perselingkuhan dan berakhirnya hubungan kalian.

Awalnya mungkin kalian tidak akan pernah menyadari rasa bosan karena memang kalian masih dimabuk cinta, tapi seiring berjalannya waktu, kalian akan mulai menyadari bahwa sering bertemu bukanlah hal yang baik juga untuk hubungan kalian. 

Kalian harus belajar untuk membagi waktu kalian, kapan kalian bisa menikmati waktu bersama pasangan, kapan kalian berkumpul dengan keluarga dan teman-teman dan berikan pasangan waktu sendiri untuk melakukan kesibukan dan kehidupan pribadinya.

Itulah 4 hal yang harus kamu hindari di awal jadian kalian. Dengan menghindari 4 hal tersebut, setidaknya kamu tidak terlalu buru-buru untuk mengenal lebih jauh pasanganmu. Kamu mengenal mereka perlahan dan inilah yang membuat kalian terhindar dari rasa jenuh dalam hubungan.

Kalau dari awal hubungan saja kalian sudah sering bertemu, berkomunikasi setiap waktu, pamer kemesraan didepan umum dan selalu menanyakan kabarnya, hubungan kalian tidak akan mampu bertahan lama, karena kalian akan cepat jenuh melakukan hal-hal yang berulang lagi dan lagi.

Jadi, kalau kamu ingin mempertahankan hubunganmu agar tetap langgeng, belajarlah untuk punya jarak dalam hubungan kalian.  Jarak tidak hanya baik untuk membuat kalian saling merindukan, tapi jarak juga memberikan pelajaran pada kalian seberapa kalian membutuhkan pasangan dan belajar untuk menikmati kehidupan mu sendiri dan membahagiakan dirimu sendiri.

Dengan jarak yang kalian buat diawal hubungan kalian, justru ini melatih dan membiasakan diri kalian untuk tetap mandiri dalam hubungan. Kalian tidak terlalu bergantung dan mengandalkan pasangan kalian.

Kalian tetap bisa menikmati kehidupan pribadi kalian masing-masing dan tetap bisa membahagiakan diri kalian tanpa pasangan.

Karena tanpa kita sadari, di awal jadian, kalian pasti sangat bersemangat dan menggebu-gebu untuk selalu bertemu, berkomunikasi, perhatian dan selalu mesra. Lama-lama karena kalian terlalu cepat mengenal pasangan dan dekat dengannya, kalianpun cepat merasakan kejenuhan dalam hubungan kalian.

Kejenuhan dalam hubungan inilah yang menjadi penyebab terjadi perselingkuhan dan berakhirnya sebuah hubungan. Salah satu cara untuk menghindari kejenuhan dalam hubungan kalian adalah kalian harus tetap punya dan menjalankan hobi kalian dalam hubungan.

Ingat ini, meskipun kalian memang pasangan, tapi kalian tetap harus punya kehidupan pribadi yang mandiri tanpa pasangan. Jangan pernah sekalipun menggantungkan kebahagiaanmu pada pasangan, karena ini adalah kesalahan fatal dalam hubunganmu.

Ingat, 4 aturan psikologicinta ini. Kamu tidak boleh terlalu cinta mati bahkan sampai menggantungkan kebahagiaanmu pada wanita.

Kamu tetap harus bisa punya kehidupan pribadi untuk membahagiakan diri kalian sendiri, mulai dari punya teman untuk diajak nongkrong, punya waktu untuk berkumpul dengan keluargamu, tetap melakukan hobi dan apapun yang kamu sukai.

Bedanya kamu punya pasangan untuk bisa mendukung dan memberimu motivasi untuk bisa menjadi versi terbaik dari diri kamu, mulai dari karir, pendidikan dan kepribadianmu.

Sebagai pasangan, kalian memang harus bisa saling mendukung dan memberi motivasi pada pasangan untuk bisa menjadi versi terbaik dari diri kalian. Karena salah satu tanda hubungan yang sehat adalah adanya perubahan pada dirimu menjadi orang yang lebih baik lagi.

Kalau bersamanya kamu tidak pernah merasakan perubahan apapun atau bahkan kamu malah berubah menjadi lebih buruk, sepertinya kamu harus lakukan evaluasi lagi pada hubunganmu, apakah hubunganmu memang layak untuk dilanjutkan atau tidak.

Karena mempertahankan hubungan yang salah juga bisa menjadi sumber petaka untuk masa depanmu nanti. Hubungan yang salah itu:

  • Saat kamu merasa hanya kamu yang berusaha untuk memperjuangkan hubungan kalian agar tetap bisa bertahan, cintamu hanya bertepuk sebelah tangan,
  • Hanya kamu yang memberikan investasi dan kontribusi pada pasangan tanpa pernah kamu mendapatkan balasan yang sama dengan apa yang sudah kamu berikan,
  • Pasangan sudah tidak pernah menghargai keberadaanmu sebagai pasangannya,
  • Pasangan sudah tidak pernah peduli dengan dirimu, selalu menjaga jarak saat kamu ajak bertemu dan memperlakukanmu seenak dia,
  • Pasangan selalu membesar-besarkan masalah kecil dalam hubungan kalian,
  • Pasangan selalu menolak saat kamu ajak diskusi untuk menyelesaikan konflik dan permasalahan dalam hubungan kalian,
  • Kalian tidak bisa menghindari pertengkaran saat terjadi perbedaan pendapat

Itu hanyalah beberapa tanda hubungan salah yang harus segera kamu akhiri sebelum kamu menyesal karena bertahan dalam hubungan yang salah. Jangan pernah takut dan ragu meninggalkan wanita yang memang seharusnya kamu tinggalkan karena sudah tidak bisa memperlakukanmu dengan baik dan tidak bisa menghargai keberadaanmu sebagai pasangannya.

Kalau kamu memang yakin dan percaya dengan kualitas dan kelebihan yang kamu miliki, kamu pasti akan mendapatkan ganti wanita yang lebih baik dari yang tidak bisa memperlakukan dengan baik sekarang.

Jadi, jangan pernah ragu meninggalkan wanita yang sudah tidak seharunya kamu pertahankan demi memperjuangkan kebahagiaanmu sendiri. Setelah kamu berani mengakhiri hubunganmu, kamu harus segera move on dengan mulai memperbaiki semua kekuranganmu dan meningkatkan kelebihan yang kamu miliki.

Perbaiki diri kamu bukan hanya dari penampilanmu, tapi juga karakter dan kepribadianmu, tingkatkan kualitas dirimu agar kamu bisa mendapatkan pasangan yang sama berkualitasnya dengan dirimu.

Dan kamu bisa menjadikan diri kamu pria yang berkualitas bersama kami di Pelatihan Memikat Hati Wanita.

Jadi tunggu apalagi, kamu bisa daftarkan dirimu dalam Pelatihan Memikat Hati Wanita disini atau kalau memang waktumu terbatas kamu bisa mendapatkan video Pelatihan online dari kami disini.

Materi dalam pelatihan langsung maupun online sama. Hanya saja saat pelatihan langsung kamu bisa praktek dengan banyak teman-teman untuk menantang kemampuanmu berinteraksi dan berkenalan dengan banyak wanita sedangkan untuk pelatihan online kamu sendirian.

Tapi untungnya pelatihan online, kamu bisa download video pelatihannya dan bisa kamu tonton berulang-ulang kapanpun dan dimanapun kamu butuhkan.

Hindari 6 Penyebab Perselingkuhan Ini Untuk Mempertahankan Hubungan Kalian

Salah satu penyebab hancur dan berakhirnya sebuah hubungan adalah pengkhianatan pasangan. Pengkhianatan yang paling marak dilakukan oleh pasangan akhir-akhir ini adalah perselingkuhan.

Perselingkuhan adalah pengkhianatan yang tidak bisa kamu toleransi, karena sekali selingkuh, tidak menutup kemungkinan pasangan akan mengulangi hal yang sama kalau punya kesempatan.

Perselingkuhan terjadi karena adanya ketidakpuasan kalian dengan pasangan kalian. Itulah yang membuat kalian tergoda untuk mencari pelampiasan lain.

Padahal kalau kalian tetap bisa menjaga komitmen dan komunikasi kalian, kalian bisa menghindari perselingkuhan yang bisa menghancurkan hubungan kalian ini.

Itulah kenapa sebelum hubunganmu berakhir hanya karena perselingkuhan pasangan lebih baik kamu mencegah perselingkuhan pasangan dengan menghindari 6 penyebab perselingkuhan pasangan ini:

1. Pasangan memilih berselingkuh karena hubungan kalian tidak punya konsekuensi dan kesepakatan untuk pasangan yang berselingkuh

Terjadinya perselingkuhan dalam hubungan kalian karena dari awal hubungan kalian, kalian tidak punya konsekuensi dan kesepakatan saat pasangan kalian terlibat perselingkuhan, sehingga pasangan merasa lebih leluasa karena merasa tidak ada yang perlu dia takutkan.

Oleh karena itu perlu adanya batasan diri dalam hubungan kalian. Batasan diri ini bukannya kalian menutup diri dengan pasanga, tapi untuk meminimalisis kecurangan yang dilakukan oleh pasangan.

Batasan diri ini bisa kalian buat dalam bentuk kesepakatan hal-hal apa saja yang tidak bisa kalian toleransi dalam hubungan, misalnya saja kebohongan, perselingkuhan dan kekerasan.

Setelah membuat kesepakatan tentang batasan diri kalian, kalian juga harus membuat konsekuensi kalau pasangan melanggar batasan diri dan kesepakatan yang sudah kalian buat diawal hubungan kalian.

2. Pasangan memilih berselingkuh karena merasa kamu sudah tidak peduli dengannya dan komunikasi kalian juga berjalan tidak lancar

Inilah penyebab perselingkuhan yang membuatmu harus introspeksi diri dan melakukan evaluasi pada hubungan kalian. Karena pasangan yang berselingkuh bisa jadi karena kamu sudah tidak peduli dengannya lagi. Kamu sudah tidak punya waktu untuk pasangan dan selalu menyibukkan dirimu sendiri dengan urusanmu.

Itu juga yang membuat pasangan perlu mencari pelampiasan orang yang lebih bisa memberikan waktu dan kepedulian untuknya. Selain itu hal ini terjadi juga karena kurangnya komunikasi diantara kalian. Kamu tidak tahu apa yang pasanganmu inginkan dan pasanganmu pun tidak pernah mengatakan keluhan dan harapannya pada hubungan.

Jadi mulai sekarang selalu selesaikan semua permasalahan dalam hubungan kalian dengan komunikasi yang baik, bicarakan dan diskusikan. Minta pada pasangan untuk menyampaikan dan menjelaskan apa saja keluhan dan harapannya pada hubungan kalian, apa saja yang harus kamu ubah dari sikapmu.

Cobalah untuk menjadi pendengar yang baik untuk setiap keluhan dan harapan pasangan, dengan begitu setidaknya pasangan pasti lebih merasa kamu peduli dan kalian tetap bisa menjaga komunikasi kalian dengan baik.

 3. Pasangan berselingkuh karena memang dia punya kesempatan dan merasa tertantang untuk mencoba hal baru

Penyebab perselingkuhan pasangan selanjutnya adalah karena pasangan punya kesempatan untuk berselingkuh. Kesempatan ini bisa dia dapatkan karena lingkungan dan pergaulannya yang memang luas dan kamu terlalu lengah dengan memberikan dia kebebasan tanpa kepedulian.

Meskipun kamu memberikan kepercayaan dan kebebasan pada pasangan, kamu tetap harus bisa menjaga dan memberikan kepedulian pada pasanganmu. Ketidakpedulian dan kesibukanmu membuat pasangan merasa leluasa memanfaatkan kondisi untuk mencari perhatian dari pria lain.

Jadi sesibuk dan sepercaya apapun kamu pada pasangan, tetap berikan kepedulian dan perhatian pada pasangan. Jangan menunggu pasangan mendapatkan perhatian yang lebih dari pria lain.

Perhatian kecil hanya dengan memberinya semangat atau mengingatkan makan siang saja pasti sudah membuat pasangan merasa kamu mengingat dan peduli dengannya.

4. Pasangan berselingkuh karena jenuh dengan hubungan kalian

Dan inilah yang menjadi penyebab perselingkuhan paling umum dalam setiap hubungan yaitu karena pasangan jenuh dengan hubungan kalian yang berjalan monoton, damai dan tanpa tantangan apapun. Ini karena kalian sudah terlanjur bertahan dalam zona nyaman kalian.

Kalian tidak pernah mencoba melakukan sesuatu yang baru dalam hubungan kalian. Kalian malas menjadi kreatif untuk mencari komunikasi cerdas lain agar hubungan kalian tidak membosankan. Kalian tidak pernah berusaha untuk memberikan kejutan-kejutan baru untuk pasangan.

Pasangan yang jenuh dalam hubungan kalian pun mencoba untuk mencari tantangan baru mengenal orang baru yang bisa memberikan dia pengalaman dan petualangan baru yang lebih menantang. Inilah yang membuat dia melakukan perselingkuhannya.

Jadi, jangan pernah berhenti untuk mencoba melakukan petualangan baru dengan pasangan, selalu perbarui cara komunikasi kalian dan jangan takut meninggalkan zona nyaman kalian.

 5. Pasangan memilih berselingkuh karena memang ada riwayat dalam keluarganya

Kamu bisa melihat riwayat dalam keluarganya. Kalau memang dia punya keluarga yang juga pernah berselingkuh, bisa jadi inilah yang menjadi penyebab pasanganmu memilih perselingkuhan untuk mengatasi permasalahan dalam hubungan kalian.

Bukan berarti kamu tidak boleh punya pasangan yang punya riwayat perselingkuhan dalam keluarganya. Hubungan kalian kan kalian yang menjalani, jadi kalianlah yang paling mengenal pasangan kalian dengan baik.

Asal kalian tetap bisa menjaga komunikasi diantara kalian, memberikan perhatian pada pasangan dan selalu mencoba hal baru bersama pasangan, kalian pasti bisa menghindari perselingkuhan.

6. Pasangan memilih berselingkuh karena yakin kalau dia tidak akan ketahuan

Penyebab terakhir pasangan berselingkuh karena dia yakin dia tidak akan ketahuan berselingkuh dengan ketidakpedulianmu padanya. Ketidakpedulianmu pada pasangan inilah yang membuatnya memanfaatkan kelengahanmu dalam mengawasinya untuk berselingkuh.

Dengan kesibukan dan waktumu yang tidak pernah ada untuknya, dia yakin kamu tidak akan pernah peduli dan mau tahu dengan kesibukan dan kehidupanya, termasuk perselingkuhannya.

Jadi kalau kamu tidak ingin pasangan berselingkuh dan mengkhianatimu, kamu harus tetap harus memberikan perhatian dan kepedulian pada kesibukan dan kehidupan pasanganmu.

Memberikan kebebasan bukan berarti membiarkannya begitu saja. Kamu tetap harus bisa memberinya perhatian dan kejutan-kejutan kecil agar dia tetap merasa kamu ingat dengannya ditengah-tengah kesibukanmu.

Itulah 6 penyebab perselingkuhan yang harus kalian hindari untuk mencegah perselingkuhan dalam hubungan kalian. Lakukan hal yang sebaliknya dari penyebab perselingkuhan tersebut untuk mencegah perselingkuhan:

  • Buat kesepakatan awal dalam hubungan kalian apa konsekuensi yang harus pasangan terima saat ketahuan berselingkuh, apakah kalian akan langsung mengakhiri hubungan kalian atau kamu akan memberikan dia satu kali kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya. Apapun kesepakatan kalian, pastikan kesepakatan ini menguntungkan untuk kalian berdua.
  • Tetap berikan kepedulian dan perhatian pada pasangan selama apapun kalian menjalani hubungan.
  • Jangan hanya sibuk dengan dunia mu sendiri bahkan sampai melupakan pasanganmu dan tidak punya waktu untuk pasangan
  • Coba dan lakukan kegiatan-kegiatan baru bersama pasangan untuk menghindari kejenuhan dalam hubungan
  • Cari tahu komunikasi cerdas untuk tetap mempertahakan keromantisan dalam hubungan kalian

Saat pasangan ketahuan berselingkuh jangan langsung menjudge dan menyalahkannya. Coba dengarkan penjelasannya dengan tenang. Permasalahan dalam hubungan terjadi karena ada andil kesalahan kalian berdua. Bisa jadi pasangan berselingkuh karena kamu memang terlalu sibuk dengan duniamu sendiri sehingga dia merasa terlupakan olehmu.

Tapi tetap saja perselingkuhan bukanlah pilihan yang tepat meskipun pasangan hanya menjadikannya pelampiasan saja. Perselingkuhan ini terjadi karena kurangnya kerjasama dan komunikasi diantara kalian, sehingga pasangan tidak bisa menyampaikan apa yang sebenarnya inginkan dan keluhkan dalam hubungan kalian.

Selain itu juga karena tidak adanya kesepakatan awal dalam hubungan kalian untuk memberikan konsekuensi pada pasangan yang berselingkuh sehingga pasangan merasa lebih bebas dan leluasa untuk melakukan perselingkuhan.

Satu hal yang pasti setelah perselingkuhan dalam hubungan kalian, kamu pasti akan sulit untuk mendapatkan kepercayaan pasangan lagi. Kalau pasangan memang masih sabar dan memaafkanmu dengan memberikan kepercayaannya padamu lagi, buat janji pada pasanganmu untuk tidak lagi melakukan kesalahan yang sama. Tapi jangan hanya berjanji tapi buktikan perubahanmu dengan tindakan yang nyata.

Perselingkuhan terjadi karena komitmen hubungan yang lemah dari awal hubungan kalian. Itulah kenapa setelah terjadinya perselingkuhan kalian harus membuat komitmen baru untuk memperbaiki hubungan kalian.

Mendapatkan kepercayaan pasangan lagi adalah hal yang sulit untuk kamu dapatkan saat kamu sudah mengkhianati kepercayaan yang dia berikan padamu. Kamu harus memberikan dia waktu untuk intospeksi diri dan evaluasi apakah hubungan kalian memang masih punya harapan untuk dipertahankan atau tidak.

Belajarlah menepati janjimu pada pasangan untuk tidak lagi melakukan kesalahan yang sama, perselingkuhan.  Buktikan perubahan dan niatmu untuk memperbaiki hubungan kalian.

Beberapa kemampuan yang harus kamu miliki agar hubungan kalian terhindar dari perselingkuhan adalah:

  • Kemampuan komunikasi yang baik dan cerdas,
  • Kemampuan menjaga komitmen hubungan kalian,
  • Kemampuan menjaga kepercayaan yang diberikan pasangan,
  • Kemampuan untuk mengatasi kebosanan dalam hubungan kalian, dan
  • Kemampuan untuk menjaga keintiman dalam hubungan kalian.

Dengan menguasai 5 kemampuan itu, kamu bisa menghindari terjadinya perselingkuhan dalam hubungan kalian. Lalu sudahkan kamu memiliki 5 kemampuan itu untuk mempertahankan hubungan kalian?

  • Kemampuan menjaga komunikasi yang baik dan cerdas meliputi bagaimana belajar mengerti dan memahami keinginan pasangan dalam hubungan, bentuk perhatian dan kepedulian seperti apa yang bisa membuat pasangan merasa disayangi, bagaimana kalian menyikapi permasalahan dan pertengkaran dalam hubungan kalian
  • Kemampuan menjaga komitmen dalam hubungan meliputi bagaimana kalian memberikan kebebasan pada pasangan untuk tetap menjadi dirinya sendiri, melakukan dan mencapai apapun yang diinginkan, hubungan seperti apa yang ingin kalian miliki dan bentuk dukungan seperti apa yang ingin kamu dapatkan dan berikan untuk pasangan.
  • Kemampuan menjaga kepercayaan pasangan meliputi bagaimana kalian mengatasi kecemburuan dan sikap posesif pasangan, bagaiamana kalian bisa memberikan dan mendapatkan kepercayaan pasangan, dan bagaimana kalian mengendalikan asumsi-asumsi negatif kalian pada pasangan.
  • Kemampuan mengatasi kebosanan dalam hubungan meliputi bagaimana kalian menjaga memberikan ruang pribadi untuk pasangan, bagaimana kalian bisa menikmati waktu sendiri kalian, bagaimana kalian menyampaikan perubahan yang kalian inginkan dari pasangan dan hubungan kalian.
  • Kemampuan menjaga keintiman dalam hubungan meliputi bagaimana cara kalian ingin diperlakukan oleh pasangan, sikap romantis seperti apa yang pasangan inginkan dan bagaimana fantasi sex kalian.

Itulah 5 kemampuan yang harus kamu miliki untuk bisa mempertahankan hubungan kalian. Dan kamu bisa dapatkan semua kemampuan itu dalam audiobook Cara Membuat Wanita Cinta Mati Padamu.

Kamu akan belajar untuk mengerti dan memahami apa yang wanita inginkan dan butuhkan dari pasangan dan hubungan yang kalian jalani. Karena dengan bisa mengerti dan memahami apa yang pasanganmu inginkan dan butuhkan, kamu bisa membuat mereka merasa membutuhkan dan mengandalkanmu.

Saat wanita sudah membutuhkan dan mengandalkanmu dalam hidupnya, dia pasti akan rela melakukan apapun untukmu. Kerelaannya untuk melakukan apapun untukmu inilah yang menjadi pertanda kalau dia cinta mati padamu. Kamu bisa dapatkan audiobooknya dengan cara download disini.

4 Alasan Kenapa Kalian Tetap Harus Melakukan Hobi Kalian Dalam Hubungan

Memiliki hobi dalam hubungan akan memberikan pengaruh yang baik untuk kalian. Karena dengan hobi yang kalian miliki inilah kalian lebih punya waktu untuk bisa menikmati me time kalian, selain itu juga kalian lebih bisa membahagiakan diri kalian sendiri dengan hobi yang kalian miliki.

Dengan hobi yang kamu miliki juga kamu tidak akan terus menerus bergantung pada pasangan untuk selalu membahagiakan kalian karena kalian tahu cara untuk membahagiakan diri kalian dengan melakukan hobi kalian. Waktu mu tidak hanya kamu habiskan bersama pasangan tapi juga tetap bisa menikmati waktu mu sendiri.

Punya waktu sendiri (me time) dalam hubungan juga untuk kebaikan hubungan kalian. Karena tidak selamanya pasangan bisa menemani mu begitupun sebaliknya dan seringnya intensitas pertemuan yang kalian lakukan juga membuat kalian lebih mudah merasa bosan. Dan melakukan hobi kalian masing-masing adalah salah satu cara untuk menghilangkan kebosanan dalam hubungan kalian.

Inilah 4 alsan kenapa kalian harus tetap punya hobi dalam hubungan agar kalian bisa mempertahankan hubungan kalian:

1. Hobi mu bisa menjadikanmu lebih menarik

Hobi menandakan kalau kamu punya kehidupan sosial yang baik. Dan inilah yang membuatmu terlihat lebih menarik dengan kehidupan sosial mu yang pasti juga menyenangkan karena kamu pasti bisa mengenal banyak orang yang punya hobi yang sama denganmu.

Bahkan bisa jadi pasanganmu sekarang tertarik padamu karena hobimu yang membuatmu terlihat lebih menarik. Hobi juga menandakan kalau kamu bisa menyayangi dirimu sendiri karena selalu melakukan apapun yang kamu inginkan. Dari hobimu kamu belajar memanfaatkan waktu dengan baik.

2. Menghindari kebosanan dalam hubungan

Punya pasangan pasti membuatmu ingin selalu menghabiskan waktu dengan pasangan setiap saat. Tapi seringnya intensitas pertemuan kalian bisa menyebabkan kalian bosan. Kamu bosan dengan kehadiran pasangan dan membuat pertemuan kalianpun tidak berkualitas lagi. Kebosanan dalam hubunganmu inilah yang bisa menjadi penyebab berakhirnya hubungan kalian.

Itulah kenapa kamu harus punya hobi agar kalian tetap bisa menikmati waktu kalian sendiri melakukan hal yang kalian sukai. Dengan begitu kamu juga membuat sedikit jarak dengan pasangan.

Jarak inilah yang membuatnya akan merindukanmu. Rasa rindu inilah yang membuat kalian selalu menghargai dan menunggu-nunggu pertemuan kalian dan pastinya menjaga cinta dalam hubungan kalian tetap hidup.

 3. Menghindari pertengkaran

Tidak punya hobi membuat kalian selalu bisa meluangkan waktu untuk pasangan dan sering menghabiskan waktu bersama. Kalian bergantung dan terbiasa ada pasangan yang selalu menemani.

Inilah yang membuat kalian lebih mudah curiga dan cemburu saat pasangan tidak ada disampingmu. Dan akhirnya pertengkaran lah yang terjadi.

Sering bertemu juga membuat kalian kehabisan topik obrolan dan ini juga bisa menjadi penyebab pertengkaran kalian karena sudah tidak ada topik yang bisa dibicarakan. Kalian tidak punya jarak dan waktu untuk menjalani kehidupan pribadi kalian.

Hobi yang kamu miliki bisa membuat kalian memiliki jeda dan waktu untuk menjaga jarak dengan pasangan. Justru dengan melakukan hobi kalian masing-masing, kalian punya topik obrolan tentang betapa serunya hobi yang kalian lakukan.

4. Belajar memberikan kepercayaan pada pasangan

Saat kalian memberikan kebebasan pada pasangan untuk melakukan hobinya dan menikmati waktu kalian sendiri dengan melakukan hobi kalian masing-masing, berarti hubungan kalian sudah dilandasi dengan kepercayaan.

Dengan kepercayaan inilah yang membuat kalian merasa nyaman dan aman melakukan apapun yang kalian sukai.

Kalau selama ini kamu merasa sulit untuk menikmati waktu mu sendiri bahkan pasangan melarangmu untuk melakukan hobimu dengan alasan yang tidak masuk akal, berarti kepercayaan dalam hubungan kalian perlu dipertanyakan. Kalian tetap harus ingat bahwa kalian tetap harus punya kehidupan pribadi tanpa pasangan kalian.

Itulah 4 alasan kenapa kamu harus tetap memiliki hobi dalam hubungan. Karena kamu memang tetap harus punya kehidupan pribadi sendiri tanpa bergantung pada pasangan. Saat kamu punya hobi juga waktumu tidak kamu habiskan hanya dengan pasanganmu. Begitupun pasanganmu, kalian tetap harus bisa menikmati “Me time” kalian tanpa pasangan.

Salah satu hal fatal yang sering orang lakukan dalam hubungan adalah menjadikan pasangan sebagai prioritas dalam hidupnya sehingga kehidupannya hanya berfokus pada pasangannya. Waktunya hanya dia habiskan bersama pasangannya.

Dan inilah yang menyebabkan mereka menjadikan pasangannya sebagai sumber kebahagiaannya, sehingga sudah pasti lama-lama kamu akan takut kehilangan pasangan, karena sama saja kamu kehilangan kebahagiaanmu.

Punya pasangan bukan berarti kamu tidak bisa menjadi mandiri. Kamu tetaplah invidu yang harus bisa mandiri dan menikmati waktu mu sendiri tanpa pasangan.

Kamu tetap harus bisa mengandalkan dirimu sendiri untuk bisa membahagiakanmu, bukannya malah mengandalkan pasangan untuk membahagiakanmu.

Bahkan dengan hobi yang kalian miliki juga, kalian bisa merasakan pengalaman baru bersama pasangan untuk mencoba melakukan hobi pasangan bergantian.

Jadi jangan takut untuk tetap melakukan hobi kalian meskipun kalian punya pasangan. Justru seharusnya kalian saling mendukung untuk melakukan hobi kalian. Hubungan yang sehat adalah hubungan yang didasari dukungan satu sama lain dan memberikan kebebasan dan kepercayaan pada pasangan untuk melakukan hobinya.

Kalau selama ini kamu merasa sulit memberikan kepercayaan pada pasangan dengan membatasi dan melarangnya untuk melakukan hobinya, bisa jadi karena kamu merasa minder.

Kamu belum bisa percaya diri inilah yang membuatmu sulit memberikan kepercayaan pada pasanganmu. Itulah kenapa hanya pria percaya dirilah yang bisa mendapatkan pasangan yang berkualitas, pria percaya diri selalu yakin dengan kelebihan yang dia miliki dan inilah yang membuatnya dengan mudah memberikan kepercayaan pada pasangannya.

Kepercayaan adalah salah satu landasan hubunganmu, tanpa kepercayaan hubungan kalian hanya akan dipenuhi dengan drama, pertengkaran, kesalahpahaman dan akhirnya kalian tidak bisa mempertahankan hubungan kalian.

Jadi mulai sekarang belajarlah untuk memberikan kepercayaan pada pasangan untuk mempertahankan hubungan kalian. Kamu bisa jadikan dirimu pria percaya diri yang bisa memberikan kepercayaan pada pasanganmu bersama kami di Pelatihan Memikat Hati Wanita.

Dalam pelatihan kamu tidak hanya belajar untuk menjadi pria yang dengan mudah mendapatkan perhatian wanita karena kamu punya kualitas yang wanita inginkan dari kamu, tapi juga menjadi pria yang punya kemampuan untuk mengelola dan mempertahankan hubunganmu.

Jadi tunggu apalagi, kamu bisa daftarkan dirimu dalam Pelatihan Memikat Hati Wanita disini atau kalau memang waktumu terbatas kamu bisa mendapatkan video Pelatihan online dari kami disini.

Materi dalam pelatihan langsung maupun online sama. Hanya saja saat pelatihan langsung kamu bisa praktek dengan banyak teman-teman untuk menantang kemampuanmu berinteraksi dan berkenalan dengan banyak wanita sedangkan untuk pelatihan online kamu sendirian.

Tapi untungnya pelatihan online, kamu bisa download video pelatihannya dan bisa kamu tonton berulang-ulang kapanpun dan dimanapun kamu butuhkan.

 

10 Pelajaran Positif Yang Kamu Dapatkan Dari Perbedaanmu Dengan Pasangan

Banyak orang yang bilang bahwa hubungan yang sukses adalah hubungan yang punya banyak persamaan diantara pasangan. Banyak kesamaan tandanya jodoh, banyak kesamaan pasti cocok dan banyak kesamaan pasti lebih bisa mengerti dan memahami pasangan.

Padahal justru karena banyaknya persamaan inilah yang membuat hubungan kalian malah membosankan, tidak ada yang menantang dalam hubungan kalian.

Pasangan yang punya banyak perbedaan justru akan belajar banyak hal yang tidak bisa dipelajari pasangan yang punya banyak persamaan. Mulai dari perbedaan karakter dan pola pikir kalian.

Hal itu justru membuat hubungan kalian lebih berwarna dan menantang saat terjadi permalasahan. Kalian juga pasti akan lebih belajar untuk memahami dan menerima pasangan kalian.

Dengan perbedaan yang ada diantara kalian, justru kalian akan menjalani hubungan yang lebih menantang karena pasti ada saat kamu dibuat kesal oleh pasangan karena perbedaan karakter kalian.

Selain karakter, perbedaan hobi, makanan, film, musik favorit bahkan cara kalian berkomunikasi juga akan menantang kalian untuk lebih belajar memahami dan menerima pasangan kalian.

Kalau kalian malah bisa menyatukan perbedaan kalian, inilah yang membuat hubungan kalian bisa semakin kuat. Tapi kalau kalian memang merasa sulit menyatukan perbedaan diantara kalian, setidaknya 10 pelajaran positif inilah yang akan menyadarkanmu untuk tidak takut dengan perbedaan dalam hubungan kalian:

1. Perbedaan hobi kalian mengajarkanmu untuk berkompromi dan belajar hal baru untuk menyukai dan ikut berpartisipasi dengan hobi pasangan

Kalau kalian punya perbedaan hobi, justru kamu bisa mencoba hobi yang disukai pasanganmu. Kamu bisa mencari tahu alasan pasangan menyukai hobi tersebut, apa yang dia dapatkan dari hobi tersebut dan apa hal yang menarik dari hobinya.

Dengan begitupun meskipun mungkin kamu tidak tertarik dengan hobi pasangan tapi kamu akan belajar untuk menghargai hobi pasangan.

Kamu tetap bisa melihat pasangan bahagia saat melakukan hobinya meskipun kalian punya hobi yang berbeda. Saat kamu sudah bisa menghargai hobi pasanganmu, saat itu juga pasangan pasti akan belajar untuk menghargai hobi yang kamu sukai juga dengan cara yang sama.

2. Kalian belajar untuk menyatukan perbedaan pendapat dengan lebih dewasa, mengedepankan kemauan untuk mengalahkan ego kalian

Perbedaan karakter sudah pasti membuat kalian juga punya perbedaan isi kepala dan pendapat. Inilah yang membuatmu harus belajar untuk mengedepankan kemauan untuk mengalahkan ego kalian.

Saat sudah berhasil mengalahkan ego kalian inilah yang membuat kalian belajar untuk menyatukan perbedaan pendapat kalian dengan menghormati perbedaan.

Jangan pernah egois, merasa paling benar sendiri dengan pendapatmu. Belajarlah untuk mengatakan perasaan dan pendapatmu dengan lebih terbuka pada pasangan. Cari tahu persamaan dan kompromi dari perbedaan pendapat yang terjadi diantara kalian.

3. Kalian bisa memberikan waktu untuk menikmati waktu kalian sendiri melakukan apa yang pasangan sukai

Karena perbedaan juga kalian belajar untuk memberikan waktu sendiri pada pasangan kalian. Kalian memberikan kebebasan pada pasangan untuk menikmati apa yang mereka sukai begitupun sebaliknya, kamu juga bisa melakukan apa yang kamu sukai.

Tapi pastikan kalian tetap saling mendukung dengan hobi pasangan yang mungkin tidak kamu sukai, tapi kamu tetap harus belajar untuk menghargainya dengan tidak melarang dan membatasinya.

4. Kalian belajar untuk melatih toleransi dan empati untuk lebih memahami pasangan

Kemampuan mu untuk lebih toleransi dan berempati pada pasangan juga bisa kamu latih saat kalian punya perbedaan. Saat kamu merasa tidak suka dengan perbedaan pasangan denganmu, kamu bisa posisikan diri mu sebagai pasanganmu, dengan begitu kamu bisa memahami perasaan pasanganmu.

Pasangan juga harus melakukan hal yang sama. Kalian belajar untuk memahami perasaan pasangan dengan memposisikan diri kalian sebagai pasangan kalian. Pelajaran yang kamu dapatkan saat melakukan ini sudah pasti adala belajar untuk toleransi dan berempati pada kebiasaan pasangan yang kamu benci.

 5. Kalian belajar untuk memberikan kontribusi yang seimbang untuk menyatukan perbedaan kalian

Kalian akan memberikan kontribusi untuk sama-sama berkorban agar hubungan kalian sukses. Tidak mungkin pasangan terus menerus menuruti keinginanmu sedangkan kamu menolak untuk menuruti keingannya kan. Itulah ada saatnya kalian harus bisa mengorbankan ego kalian untuk menyukai apa yang pasangan kalian sukai.

Saat kalian memang merasa tidak bisa memaksakan diri kalian untuk menyukai apa yang pasangan kalian sukai, setidaknya belajarlah untuk mengalah dan berkorban demi hubungan kalian.

6. Kalian belajar untuk menerima perbedaan dengan tidak menuntut pasangan untuk berubah

Meskipun kalian memang punya perbedaan, tapi kalau kalian bisa saling kompromi, kalian pasti bisa mencintai perbedaan kalian. Kamu akan merasa bahagia bisa menjadi bagian dari dunia pasangan yang berbeda jauh dari duniamu.

Kamupun lebih belajar untuk membuka diri dan beradaptasi untuk mencoba hal-hal yang tidak biasa kamu lakukan. Justru mencoba hal yang biasanya tidak kamu sukai akan memberimu pengalaman dan pelajaran mencoba hal baru.

7. Kalian belajar untuk mencari tahu persamaan dan menghargai persamaan yang kalian miliki

Banyaknya perbedaan yang kalian miliki pasti ada salah satu hal yang senang untuk kalian lakukan berdua. Coba cari tahu persamaan dari perbedaan yang kalian miliki itu dan jangan takut untuk mencobanya bersama.

Meskipun mungkin nantinya kalian tidak menyukai apa yang kalian lakukan tapi kalian tetap bisa menertawakan apa yang sedang sama-sama kalian. Sama-sama mencoba melakukan hal yang kalian benci. Jadikan hubungan dan hidup kalian sebagai petualangan kecil yang bisa kalian nikmati bersama dan teruslah mencari kegiatan yang sama-sama cocok untuk kalian berdua.

8. Kalian punya batasan diri untuk merasa dihargai oleh pasangan

Batasan diri membuatmu mendapatkan perlakuan sesuai yang kamu inginkan dari pasangan, bukannya malah menutup diri mu dari pasangan. Dengan batasan diri yang jelas inilah pasangan juga akan lebih menghargai apa yang tidak kamu sukai dan tidak akan memaksakanmu untuk melakukan apa yang memang tidak kamu sukai.

Dengan punya batasan diri juga jamu akan tetap merasa aman dan nyaman dalam hubungan. Misalnya saja batasan diri apa saja yang membuatmu tidak nyaman dalam hubungan kalian, bagaimana cara komunikasi kalian, atau apa hal yang bisa menyinggung perasaanmu dan masih banyak lagi batasan diri yang bisa kamu buat agar pasangan bisa menghargai perbedaan diantara kalain.

 9. Kalian belajar untuk terus berkompromi dan menerima perbedaan

Inilah salah satu keuntungan yang kalian dapatkan saat kalian punya perbedaan, kalian pasti akan belajar untuk lebih kompromi untuk menerima perbedaan diantara kalian. Karena salah satu kunci sukses mempertahankan hubungan adalah adanya kompromi dalam hubungan kalian.

Kompromi ini bisa kalian tunjukkan dalam hal kecil sekalipun, misalnya saja kalian belajar untuk menyukai jenis musik yang pasangan kalian sukai begitupun sebaliknya.

Nantinya kalian pasti punya persamaan dari selera musik yang kalian sukai dan bisa jadi kalian malah punya rencana untuk menonton konser musik sesuai dengan pertimbangan yang adil dan sama-sama menguntungkan untuk kalian berdua.

 10. Kalian sama-sama membuka diri untuk belajar menerima perbedaan masing-masing

Dengan perbedaan yang kalian miliki inilah yang membuat kalian belajar untuk lebih terbuka pada pasangan kalian.

Apa saja yang kalian keluhkan, harapkan dan kecewakan dari pasangan. Kamu akan menyadari bahwa justru perbedaanlah yang membuat kalian bisa saling melengkapi dan cocok selama ini.

Kalian sama-sama belajar memahami bahwa kekurangan pasangan adalah kelebihanmu begitupun sebaliknya, kekuranganmu adalah kelebihan pasangan. Atau bisa jadi kalian selama ini berbeda hanya karena faktor sepele kebiasaan kalian saat libur. Pasangan senang berpetualang ke alam bebas, kamu sukanya mager.

Nah kalian bisa saling mendukung untuk menerima dan menemani pasangan kalian bergantian. Misalnya saja minggu ini kamu ikut pasangan, minggu depannya pasangan yang menemanimu dirumah. Bukankah secara tidak langsung kalian juga belajar untuk kompromi.

Itulah 10 hal positif yang kamu pelajari dari perbedaanmu dengan pasangan. Tidak selamanya persamaan mu dengan pasangan memberikan pengaruh positif dalam hubunganmu dan tidak selamanya juga perbedaan kalian menghambat kalian untuk menyatukan hubungan kalian dalam pernikahan nantinya.

Asalkan kalian tahu cara mengatasi perbedaan yang kalian miliki dengan menerima dan menghargai setiap kekurangan dan kelebihan pasangan, kalian pasti akan sadar bahwa dengan perbedaan yang kalian miliki justru mengajarkan kalian untuk lebih memahami karakter pasangan dan memposisikan diri kalian sebagai orang yang lebih pengertian.

Apapun perbedaan diantara kalian kalau memang komitmen awal kalian menjalani hubungan sudah kuat dan kalian sudah punya kesepakatan untuk menjalani hubungan seperti apa pasti kalian akan selalu menemukan cara dan solusi untuk setiap permasalahan dalam hubungan kalian.

Yang kalian butuhkan hanyalah kerjasama dan kontribusi yang sama dalam mempertahankan hubungan kalian. Hubungan yang dewasa selalu mengedepankan diskusi sebagai komunikasi terbaik mereka untuk menyelesaikan setiap permasalahan.

Mempertahankan hubungan hanya bisa dilakukan oleh pasangan yang sama-sama dewasa dalam menyikapi setiap permasalahan. Karena tidak mungkin ada hubungan yang bebas dari permasalahan, itulah kenapa kalian harus bisa mendewasakan diri kalian kalau memang ingin menjalankan hubungan dewasa yang bisa bertahan sampai pernikahan.

Kalian harus punya kemampuan untuk mengelola hubungan kalian agar bisa bertahan. Mulai dari bagaimana cara mengatasi rasa bosan, bagaimana mengelola kecemburuan, bagaimana memberikan kepercayaan pada pasangan, bagaimana cara untuk setia pada pasangan dan bagaimana menjaga komitmen awal hubungan kalian agar tetap terjaga.

Semua kemampuan itu bisa kamu dapatkan dalam Pelatihan Memikat Hati Wanita. Dalam pelatihan ini kami akan membantumu untuk memperbaiki pola pikirmu tentang cinta dan wanita, melatih dan membiasakanmu menjadi pria idaman wanita yang punya kualitas yang wanita inginkan dari diri kamu (punya nyali, jujur, rasional dan bisa memimpin wanita)

Kemampuan yang sangat sulit dimiliki oleh pria akhir-akhir ini adalah kemampuan memimpin dan mengarahkan wanita, inilah yang terkadang membuat mereka sulit untuk mempertahankan hubungan mereka, karena mereka tidak bisa mengarahkan pasangannya menjadi sesuai dengan keinginannya, bukan merubah tapi hanya mengarahkan pasangannya.

Ketidakmampuanmu memimpin wanita ini karena kamu tidak bisa mengerti dan memahami apa yang mereka inginkan dan butuhkan. Itulah yang membuatmu sulit untuk mengarahkan mereka. Setidaknya kamu harus bisa memahami 8 karakter wanita ini agar kamu bisa memahani mereka.

Bagaimana dengan dirimu? Apa yang membuatmu sulit mempertahankan hubunganmu selama ini? Apakah juga karena kamu tidak bisa memimpin wanitamu?

Kamu bisa dapatkan kembali kemampuanmu untuk memimpin wanita dalam Pelatihan Memikat Hati Wanita.

Tunggu apalagi, kamu bisa daftarkan dirimu dalam Pelatihan Memikat Hati Wanita disini atau kalau memang waktumu terbatas kamu bisa mendapatkan video Pelatihan online dari kami disini.

Materi dalam pelatihan langsung maupun online sama. Hanya saja saat pelatihan langsung kamu bisa praktek dengan banyak teman-teman untuk menantang kemampuanmu berinteraksi dan berkenalan dengan banyak wanita sedangkan untuk pelatihan online kamu sendirian.

Tapi untungnya pelatihan online, kamu bisa download video pelatihannya dan bisa kamu tonton berulang-ulang kapanpun dan dimanapun kamu butuhkan.

Beranilah Mengakui Kesalahanmu Kalau Kamu Melakukan 6 Hal Ini Kamulah Yang Bersalah Dalam Hubungan Kalian

Terkadang karena keegoisan dan kekeras kepalaanmu membuatmu sulit mengalah dan mengakui kesalahanmu. Itu menunjukkan kalau kamu tidak bisa bertanggungjawab dengan apa yang sudah kamu lakukan. Padahal inilah salah satu penyebab masalah yang tidak kamu sadari kamulah sumber masalahnya.

Kamu pasti lebih memilih untuk menyalahkan pasanganmu dulu sebelum kamu introspeksi dan mencari tahu kesalahanmu sendiri.

Kamu terjebak dalam penolakan bahwa bukan kamu sepenuhnya yang bersalah dalam hubungan kalian, bahkan kamu menyalahkan pasanganmu untuk membuatmu merasa aman.

Menyadari dan mengakui kesalahan sendiri memang sulit, apalagi untuk memperbaiki kesalahan yang sudah kamu lakukan, pasti akan lebih sulit lagi. Tapi sebelum kamu berani menyadari dan mengakui kesalahan, setidaknya kamu harus menyadari bahwa kamulah sumber dari permasalahan dalam hubungan kalian kalau kamu melakukan 6 hal ini:

1. Ingin mengubah pasangan sesuai dengan apa yang kamu inginkan

Saat kamu selalu menuntut dan memaksa pasangan untuk berubah menjadi seperti yang kamu inginkan, tapi kenyataannya kamu tidak akan bisa mengubah mereka karena tuntutanmu. Mereka hanya bisa berubah dengan kesadaran mereka saat mereka memang butuh untuk berubah.

Keinginan mengubah pasangan juga disebabkan karena kamu merasa tidak puas dengan dirimu sendiri tapi kamu memilih untuk mengubah pasanganmu, bukannya malah memperbaiki dirimu.

Kalau kamu memulai hubunganmu hanya untuk mengubah pasanganmu, kamulah yang akan menyebabkan hancurnya hubungan kalian saat kamu sudah lelah memintanya berubah dan dia juga bosan dengan semua tuntutan dan paksaanmu.

2. Menolak menyadari dan mengakui kesalahan

Inilah kesalahanmu selanjutnya yang menjadikanmu adalah sumber masalah dalam hubungan kalian. Saat terjadi permasalahan dan pertengkaran, kamu menolak menyadari dan mengakui kesalahan.

Permasalahan dalam hubungan kalian pasti ada andil kesalahan kalian berdua, tapi kalau kamu tetap yakin kamu tidak pernah melakukan kesalahan, kamu lah yang menyebabkan hubungan kalian hancur.

Padahal salah satu tanda hubungan yang sehat adalah adanya cara untuk menyelesaikan permasalahan yang baik, salah satunya adalah dengan keberanian kalian untuk mengakui kesalahan kalian masing-masing.

 3. Melakukan kesalahan yang sama berulang kali

Kamu pasti pernah melakukan kesalahan, pasangan sudah memaafkan dan memberikanmu kesempatan untuk memperbaiki kesalahanmu tapi kenyataannya kamu malah selalu melakukan kesalahan yang sama berulang kali. Itulah yang membuat pasangan tidak bisa memberikan kepercayaannya padamu lagi untuk memperbaiki kesalahanmu lagi dan lagi.

Hilangnya kepercayaan dalam hubungan kalian inilah yang membuat hubungan kalian hancur perlahan dan tanpa kamu sadari kamulah penyebab pasangan tidak bisa memberikan kepercayaannya padamu lagi karena kamu tidak pernah memperbaiki kesalahanmu.

 4. Ekspektasimu yang terlalu berlebihan pada pasangan

Ekspektasi dan harapan dalam sebuah hubungan adalah hal yang wajar selama ekspketasimu pada pasangan tidak berlebihan dan masih realistis. Seperti kamu berharap pasangan bisa sesuai dengan apa yang kamu inginkan, pasangan juga pasti punya ekspektasinya padamu, jadi samakan ekspektasi kalian agar tidak berat sebelah.

Tapi kalau sampai ekspektasimu berlebihan sehingga selalu membuatmu merasa kecewa dengan apapun yang pasanganmu lakukan, artinya kamu harus mengecek lagi apakah harapanmu pada pasangan memang realistis atau tidak.

 5. Tidak bisa kompromi dengan pasangan

Saat kamu tidak bisa berkompromi pada pasangan karena keegoisanmu yang berharap pasangan melakukan semuanya sesuai dengan keinginanmu, inilah kesalahan terbesar dalam hubunganmu dan kamulah penyebabnya. Kamu tidak bisa kompromi dengan kekurangan dan kelebihan pasangan.

Kalau pasangan saja bisa menerima dan berkompromi dengan kelebihan dan kekuranganmu, maka kamu pun harus melakukan hal yang sama padanya. Belajarlah untuk sedikit kompromi pada pasanganmu kalau kamu ingin mempertahankan hubunganmu.

6. Sulit memaafkan dan melupakan kesalahan pasangan

Dan yang terakhir kamu menjadi penyebab masalah dalam hubungan kalian saat kamu sulit memaafkan dan melupakan kesalahan pasangan dimasalalu sehingga setiap ada permasalahan baru kamu selalu menyalahkan pasangan dengan kesalahan masa lalunya.

Itulah kenapa setelah kalian menyelesaikan permasalahan kalian buatlah kesepakatan untuk tidak lagi melakukan kesalahan yang sama dan benar-benar memaafkan dan melupakan kesalahan pasangan kalian. Buat juga kesepakatan untuk memberikan konsekuensi pada pasangan kalian kalau melanggar kesepakatan yang sudah kalian buat.

Menjalin hubungan adalah tentang mempertahankan dan menjaga kerjasama kalian untuk bersama-sama menyelesaikan dan menghadapi setiap permasalahan yang terjadi dalam hubungan kalian.

Dan kerjasama itu bisa kalian lakukan kalau kalian mendapatkan dukungan dari pasangan kalian. Saling mendukung untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi, berani mengakui kesalahan dan bisa memaafkan dan melupakan kesalahan pasangan di masalalu.

Selain kerjasama, kalian juga harus bisa menyikapi setiap permasalahan dalam hubungan kalian dengang kedewasaan kalian. Pasangan yang dewasa selalu menemukan cara untuk menyelesaikan permasalahan dalam hubungan mereka dengan tenang dan tidak saling menyalahkan.

Ketenanganmu dalam menghadapi masalah dalam hubungan kalian bisa kamu lakukan saat kamu punya kecerdasan emosional sebagai seorang pria. Kecerdasan emosional ini yang akan mengajarkanmu untuk menenangkan diri kamu saat terjadi permasalahan, mengendalikan dan mengontrol emosi kamu agar tidak menyakiti dan melakukan kekerasan emosional pada pasanganmu.

Lalu sudahkah kamu punya kecerdasan emosional pria dewasa? Kamu bisa jadikan dirimu pria dewasa yang punya kecerdasan emosional bersama kami di Pelatihan Memikat Hati Wanita.

Tunggu apalagi, kamu bisa daftarkan dirimu dalam Pelatihan Memikat Hati Wanita disini atau kalau memang waktumu terbatas kamu bisa mendapatkan video Pelatihan online dari kami disini.

Materi dalam pelatihan langsung maupun online sama. Hanya saja saat pelatihan langsung kamu bisa praktek dengan banyak teman-teman untuk menantang kemampuanmu berinteraksi dan berkenalan dengan banyak wanita sedangkan untuk pelatihan online kamu sendirian.

Tapi untungnya pelatihan online, kamu bisa download video pelatihannya dan bisa kamu tonton berulang-ulang kapanpun dan dimanapun kamu butuhkan.

 

Jangan Menyakiti Pasanganmu Dengan 6 Kekerasan Yang Tidak Sengaja Kamu Lakukan Ini

Tidak ada manusia sempurna yang tidak pernah melakukan kesalahan, termasuk kamu pasti pernah menyakiti pasanganmu tanpa kamu sengaja dan kamu tidak menyadarinya, bahkan kamu tidak mau mengakui kesalahanmu.

Mungkin kamu akan memilih untuk melupakan kesalahanmu berharap pasangan juga tidak mengingat-ingat lagi kesalahanmu. Kamu melakukan itu terus menerus dan membenarkan itu demi kebaikanmu sendiri, itu tandanya kamu sudah melakukan kekerasan emosional pada pasanganmu tanpa kamu sadari.

Kekerasan dalam hubungan tidak hanya dalam bentuk kekerasan fisik, tapi dengan menyakiti pasangan dan tidak bisa menghargai pasangan juga termasuk kekerasan emosional yang kamu lakukan padanya. Kalau kekerasan emosional yang kamu lakukan pada pasangan terjadi dalam waktu yang lama, ini bisa mengganggu kesehatan mental pasangan.

Kekerasan emosional yang biasanya tidak sengaja kamu lakukan pada pasangan diantaranya karena kamu merasa tidak puas dengan hubungan yang kamu jalani, kebencian dan kekesalanmu pada pasangan lebih besar dibanding rasa cintamu pada pasangan.

Lalu apakah selama ini kamu sudah menyakiti pasanganmu tanpa sengaja dengan 6 kekerasan emosional ini? Dengan menyadari kekerasan emosional yang kamu lakukan pada pasanganmu ini, kamu bisa segera memperbaiki sikapmu dan minta maaf pada pasangan untuk memperbaiki hubungan kalian.

Jangan sampai kamu terus menyakiti pasangan tanpa kamu sadari hanya karena kamu tidak tahu apakah yang kamu lakukan pada pasangan selama ini adalah kekerasan emosional atau tidak. Tanpa sadar kamu terus membuat pasanganmu selalu mengalah untuk mempertahankan hubungan kalian, kamu selalu ingin menang sendiri dan egois, bahkan kamu keras kepala dengan selalu menuduh pasangan melakukan sesuatu tanpa bukti yang pasti.

Hindari 6 kekerasan emosional ini kalau kamu tidak ingin hubungan kalian berakhir karena pasangan yang terus tersakiti oleh sikap kerasmu ini:

1. Kelabilan emosimu yang mudah berubah didepan pasangan

Emosi kamu yang labil bisa menyakiti pasanganmu karena kamu menjadikannya alasan untuk mengontrol pasanganmu. Emosi kamu berubah dalam waktu yang bersamaan, yang mulainya kamu ceria tiba-tiba kamu marah-marah pada pasangan.

Pasangan pun sulit untuk memprediksi emosi dan mood kamu dan saat itu kamu justru menyalahkan pasanganmu dengan bilang dia tidak bisa mengerti dan memahamimu. Dan saat itulah kamu secara tidak sadar menyakiti pasanganmu dengan kekerasan emosional.

Kamu membuat pasanganmu berusaha keras untuk menjaga perasaanmu tapi kamu sendiri tidak bisa menjaga perasaan pasanganmu. Pasangan tidak berani mengatakan perasaanya padamu karena dia takut menyinggung perasaanmu yang tidak bisa dia prediksi.

2. Kamu mengontrol, mengendalikan bahkan membatasi pasangan

Kekerasan emosional yang tanpa sadar kamu lakukan selanjutnya adalah kamu mengontrol, mengendalikan bahkan membatasi ruang gerak pasangan. Kamu hanya ingin pasangan untuk dirimu sendiri.

Kamu melarangnya melakukan hobinya, berkumpul dengan teman-temannya, bahkan harus selalu mengabari dan meminta izin mu untuk melakukan sesuatu.

Kamu sengaja membatasi pasanganmu punya kehidupan lain dan ingin dia selalu ada hanya untukmu. Bahkan kamu menyita semua waktu pasangan hanya untuk selalu menemani dan menemui saja. Pasangan tidak bisa membagi waktunya untuk keluarga dan temannya.

Memang tidak ada salahnya kalau kamu menginginkan pasangan selalu disampingmu, tapi tidak dengan membatasi kehidupan pribadinya untuk mencurahkan semua kepedulian dan perhatiannya hanya padamu.

 3. Kamu memaksa pasangan untuk menjadikanmu prioritas dalam hidupnya

Hubungan tidak hanya tentang dirimu saja tapi juga tentang pasanganmu. Diluar hubunganmu dengan pasangan, kalian tetap harus punya kehidupan pribadi dan memprioritaskan kebahagiaan dan diri kalian sendiri. Tapi saat kamu memaksa pasangan untuk memprioritaskan kebahagiaanmu diatas kebahagiaannya sendiri, tandanya kamu melakukan kekerasan emosional padanya.

Kekerasan emosional yang kamu lakukan karena paksaanmu untuk memprioritaskan dirimu adalah saat pasangan sedang mengalami masa sulit, bukannya kamu membantu menenangkan dan menyelesaikan permasalahannya., tapi kamu malah membebani pasangan dengan masalahmu dan memaksanya untuk membantu masalahmu. Kamu mementingkan urusanmu dibanding perasaan pasangan.

4. Kamu mencintainya hanya karena ada syarat yang kamu berikan untuknya

Kamu memang masih bersamanya sekarang, kamu pikir kamu bertahan karena kamu memang mencintainya, tapi ternyata kamu bertahan hanya karena kamu ingin merubahnya sesuai dengan keinginanmu.

Kamu mencintainya tapi kamu memberikan syarat untuknya agar dia bisa berubah sesuai dengan keinginanmu.

Kamu tidak benar-benar tulus mencintainya karena kamu selalu memberikan tuntutan, ancaman dan kritikan padanya untuk berubah. Kamu tidak benar-benar mencintai pasanganmu apa adanya tapi kamu ingin merubahnya menjadi sesempurna yang kamu ekspektasikan padanya.

 5. Kamu selalu ingin menang sendiri dan menyalahkan pasanganmu

Kamu selalu merasa paling benar, ingin menang sendiri dan selalu menyalahkan pasanganmu atas kesalahanmu. Kamu bahkan menyalahkan setiap hal yang dilakukan pasangan, mulai dari pekerjaan, hobi bahkan bakat yang dia miliki.

Saat kamu melakukan kesalahan bahkan kamu menyalahkan pasangan kalau dialah penyebab kamu melakukan kesalahanmu. Kamu selalu merendahkan pasangan dengan kata-kata kasarmu, menghina dan mengejek pasangan tidak lebih baik dari kamu.

Kamu terus saja membuat pasangan meragukan kelebihan dan kualitas dirinya dan lama-lama dia pun percaya dengan kata-katamu yang merendahkannya.

6. Kamu tidak sadar dengan 5 hal yang kamu lakukan diatas

Kamu mungkin masih belum sadar juga dengan 5 hal yang sudah kamu lakukan pada pasanganmu diatas adalah bentuk kekerasan emosional yang kamu lakukan pada pasangan. Kamu masih membela diri kamu dan berpikir kalau semua ini terjadi karena kesalahan pasangan yang tidak bisa memuaskan ekspektasimu tentang mereka.

Kamu akan terus menyakiti pasangan dengan menolak dan menyangkal kekerasan emosional yang kamu lakukan pada pasangan. Kamu tidak berani jujur pada dirimu sendiri untuk mengakui kesalahanmu.

Karena orang yang sudah terbiasa melakukan kekerasan tidak akan pernah sadar kalau dia melakukan kekerasan.

Itulah 6 kekerasan emosional yang sering kamu lakukan pada pasangan tanpa kamu sadari. Kekerasan adalah salah satu tanda hubungan yang tidak sehat.

Kalau pasanganmu masih saja bertahan denganmu, dia sedang berusaha bersabar menunggu perubahan darimu, tapi kalau kamu tidak juga berubah dan minta maaf pada pasangan, lama-lama pasangan juga lelah selalu menerima kekerasan emosional darimu.

Dan inilah yang menyebabkanmu tidak bisa mempertahankan hubunganmu, karena kamu tidak menyadari kekerasan emosional yang kamu lakukan pada pasangan tanpa sengaja. Selain itu kekerasan emosional yang kamu lakukan pada pasangan ini juga terjadi karena kamu tidak punya kecerdasan emosional.

Kamu tidak bisa mengelola emosi kamu dan melampiaskannya pada pasangan. Kamu melampiaskan kebencian dan kekesalanmu dengan dirimu sendiri pada pasanganmu. Berarti kamu memang belum bisa menjalani hubungan yang dewasa bersama pasangan. Karena kamu belum medewasakan diri kamu.

Pria yang dewasa punya kecerdasan emosional dan bisa mengendalikan emosinya. Itu yang membuatnya tidak akan menyakiti pasangannya dengan melakukan kekerasan emosional pada pasangannya.

Jadi pastikan kamu sudah menjadikan dirimu pria dewasa yang punya kecerdasan emosional agar kamu bisa menjalani hubungan yang sehat dan membahagiakan, tidak lagi menyakiti pasangan dengan kekerasan emosional dan tidak lagi menghancurkan hubungan yang kamu jalani.

Kamu bisa jadikan dirimu pria dewasa yang punya kecerdasan emosional bersama kami di Pelatihan Memikat Hati Wanita. Kamu akan belajar untuk mengendalikan emosi dan perasaanmu terhadap wanita.

Tunggu apalagi, kamu bisa daftarkan dirimu dalam Pelatihan Memikat Hati Wanita disini atau kalau memang waktumu terbatas kamu bisa mendapatkan video Pelatihan online dari kami disini.

Materi dalam pelatihan langsung maupun online sama. Hanya saja saat pelatihan langsung kamu bisa praktek dengan banyak teman-teman untuk menantang kemampuanmu berinteraksi dan berkenalan dengan banyak wanita sedangkan untuk pelatihan online kamu sendirian.

Tapi untungnya pelatihan online, kamu bisa download video pelatihannya dan bisa kamu tonton berulang-ulang kapanpun dan dimanapun kamu butuhkan.

Sebelum Memutuskan Untuk Jadian Dengan Gebetan, Pastikan Kamu Membuat 6 Kesepakatan Ini

Lamanya waktu PDKT tidak akan mempengaruhi hasil yang kamu dapatkan. Kalau kamu pikir semakin lama PDKT yang kamu lakukan, kamu pasti bisa mendapatkannya, kamu salah besar. Justru semakin lama kamu PDKT dengan gebetan, semakin banyak pengorbananan dan investasi yang kamu berikan untuk gebetan yang belum tentu menerimamu.

Itulah kenapa semakin cepat kamu bisa menyatakan perasaanmu semakin baik. Tapi tentunya kamu juga harus melakukan semua proses PDKT dengan tepat.

Apa yang kamu lakukan selama proses PDKT lah yang akan mempengaruhi berhasil gagalnya usahamu untuk menjadikan gebetanmu pasanganmu.

Setidaknya jangan pernah melakukan 7 kebodohan saat PDKT ini kalau kamu tidak ingin mendapatkan penolakannya. Ingat 3 hal ini saat PDKT ini. PDKT adalah masa dimana kamu membuat wanita tertarik denganmu, bukannya malah menunjukkan ketertarikanmu padanya.

Buat wanita tertarik dengan penampilan, kehidupan dan kepribadianmu yang memang menarik, bukannya dengan semua fasilitas dan kemewahan yang kamu berikan padanya.

Karena hanya wanita yang murahan saja yang tertarik dengan fasilitas dan kemewahan yang kamu berikan, setelah dia mendapatkan pria yang bisa memberikan lebih dari yang kamu berikan, dia juga pasti akan meninggalkanmu.

Kecuali kamu bisa membuatnya tertarik dengan dirimu (baik kepribadian maupun kehidupanmu) dia tidak akan mudah terpengaruh dengan pria lain yang tidak mungkin punya kepribadian dan kehidupan menarik yang kamu miliki.

Itulah kenapa sebelum kamu menyatakan perasaan mu padanya, lebih baik kamu yakinkan dirimu terlebih dulu. Yakinkan dirimu dengan mengambil kesimpulan dari proses PDKT yang kamu lakukan selama ini.

Apakah kalian sudah bisa saling mengenal lebih jauh, apakah kalian sudah bisa saling nyaman satu sama lain menjadi diri kalian sendiri dan apakah gebetan juga merespon semua usaha PDKTmu dengan melakukan hal yang sama padamu (atau dia malah terlihat tidak peduli dengan semua usahamu mendekatinya), apakah gebetan juga sudah bisa berinvestasi untuk hidupmu?

Setidaknya beberapa pertayaan itu akan membantu berhasil tidaknya kamu bisa mendapatkannya. Kalau semua jawaban yang dari pertanyaan tersebut positif dan memang ada tanda-tanda gebetan tertarik dan nyaman denganmu, baru kamu bisa mengambil keputusan untuk menyatakan perasaanmu.

Pertanyaan itu hanyalah landasan awal yang bisa kamu gunakan sebagai pertimbangan sebelum menyatakan perasaanmu dan jadian dengan gebetan. Selain itu 6 pertimbangan ini juga harus kamu pikirkan dulu sebelum memutuskan untuk menyatakan perasaanmu pada gebetan agar kamu tidak mendapatkan penolakan dan kegagalan untuk kesekian kalinya:

1. Komunikasi seperti apa yang ingin kalian lakukan saat sudah jadian?

Kesepakatan awal sebelum kalian jadian yang harus kalian buat sudah pasti adalah komunikasi seperti apa yang ingin kalian lakukan nanti. Karena tidak bisa dipungkiri kalau komunikasi dalam hubungan adalah penentu utama bertahan tidaknya sebuah hubungan.

Tanpa komunikasi yang baik, hubungan kalian tidak akan bisa bertahan dan berjalan sesuai dengan keinginan kalian. Hubungan kalian akan dipenuhi dengan drama, pertengkaran dan kesalahpahaman hanya karena komunikasi yang tidak lancar.

Kesepatakan komunikasi yang harus kalian buat dan pahami diantaranya:

  • Bagaimana cara kalian berbicara,
  • Bagaimana dan kapan kalian harus menjadi pendengar yang baik untuk pasangan,
  • Bagaimana kalian menyikapi setiap pertengkaran dalam hubungan kalian nanti,
  • Apakah kalian butuh waktu sendiri agar bisa menenangkan diri dan mendiskusikan masalah kalian,
  • Bagaimana cara kalian bisa lebih jujur dan terbuka pada pasangan dan
  • Bagaimana kalian menyampaikan keluhan, harapan dan kekecewaan pada pasangan.

2. Bagaimana kalian menyelesaikan permasalahan dalam hubungan kalian nanti?

Setelah membuat kesepakatan tentang komunikasi seperti apa yang kalian lakukan, kalian juga harus punya kesepakatan bagaimana kalian menyelesaikan permasalahan dalam hubungan kalian nantinya.

Kalau sejak awal kalian tidak punya kesepakatan penyelesaian masalah, pantas saja hubungan kalian selalu berakhir karena kalian kalah dengan pertengkaran yang kalian lakukan. Kalian dikalahkan dengan ego dan emosi kalian.

Kesepakatan yang harus kalian buat diantaranya adalah:

  • Apakah kalian membutuhkan waktu untuk menyendiri dan menangkan diri saat terjadi pertengkaran,
  • Apakah kalian akan menyelesaikan permasalahan saat itu juga,
  • Bagaimana cara kalian menenangkan diri dan mengendalikan ego dan emosi kalian,
  • Bagaimana cara kalian membantu masalah pasangan.
  • Bagaimana kalian bisa menyikapi pasangan saat mereka sedang emosi.

3. Bagaimana kalian menghargai batasan diri pasangan?

Tegaskan batasan diri kalian diawal hubungan kalian agar pasangan tidak melanggarnya saat kalian menjalani hubungan.

Dengan batasan diri inilah kalian melindungi diri kalian dari hal-hal yang tidak kalian inginkan dalam hubungan. Buat batasan diri dan konsekuensi pada pasangan yang melanggarnya.

Batasan diri yang bisa kalian maafkan dari pasangan dan batasan diri yang tidak bisa kalian toleransi, misalnya saja perselingkuhan, kebohongan, kekerasan dan pembatasan/pengekangan dengan aturan dan larangan yang tidak masuk akal.

Dengan membuat batasan diri kalian akan memahami bahwa selain kalian memang pasangan, kalian juga tetap individu yang punya kebebasan untuk menjalani kehidupan kalian masing-masing. Kalian tetap punya kepribadian, minat dan hobi yang memang berbeda dan pasangan tidak bisa memaksa untuk menghentikan kesukaan dan kebiasaan kalian itu.

Kesepatakan yang harus kalian buat diantaranya:

  • Bagaimana dan kapan kalian memberikan waktu “me time” untuk pasangan kalian,
  • Bagaimana kalian menikmati kehidupan pribadi kalian tanpa pasangan,
  • Bagaimana kalian membahagiakan dan mengeksplor diri kalian sebagai individu yang bebas,
  • Bagaimana kalian memberikan kebebasan pada pasangan, hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilanggar pasangan dengan kebebesan yang kamu berikan.

4. Bagaimana kalian menunjukkan kasih sayang kalian?

Menunjukkan kasih sayang bertujuan untuk menjaga keintiman dalam hubungan kalian. Kalian harus punya kesepakatan bagaimana kalian mengekspresikan kasih sayang kalian pada pasangan.

Agar pasangan bisa merasakan kepedulian dan rasa sayangmu begitupun sebaliknya, kalian harus bisa memahami bahasa cinta pasangan agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Kalian harus membuat kesepakatan bagaimana kalian ingin diperlakukan oleh pasangan dan bagaimana kalian bisa mengekspresikan kasih sayang kalian pada pasangan. Dengan begitu kalian juga akan lebih nyaman untuk menngekspresikan kepedulian kalian:

  • Sikap seperti apa yang kamu inginkan dari pasangan yang membuatmu merasa disayangi,
  • Sikap seperti apa yang pasangan inginkan darimu agar mereka juga merasa kamu menyayanginya,
  • Perhatian/kepeduliaan yang kalian harapkan dari pasangan.

 5. Hubungan seperti apa yang ingin kalian jalani berdua? Tujuan dari hubungan kalian?

Sebelum jadian kalian juga harus membuat kesepakatan hubungan seperti apa yang ingin kalian jalani. Apakah hanya hubungan having fun untuk seru-seruan saja atau hubungan serius yang mengarah ke pernikahan. Cari tahu apa yang kalian inginkan dan butuhkan dalam hubungan, visi misi dan tujuan kalian menjalani hubungan.

Setidaknya tujuan kalian menjalani hubungan sudah pasti adalah untuk membahagiakan satu sama lain kan? Dengan tujuan inilah kalian akan mengusahakan untuk mencapai tujuan kalian membahagiakan pasangan.

Cara membahagiakan pasangan sudah pasti adalah dengan menunjukkan usahamu menjaga komunikasi, komitmen, keintiman, kepercayaan dan kerjasama diantara kalian.

6. Fantasi seks seperti apa yang kalian inginkan?

Memang membicarakan seks adalah hal yang tabu apalagi di awal hubungan kalian. Tapi setidaknya dengan membicarakan ini di awal hubungan kalian, kalian lebih bisa menjaga keintiman dalam hubungan kalian dengan lebih nyaman.

Bicarakan dengan pasangan fantasi seks seperti apa yang mereka inginkan dan batasan-batasan apa saja yang tidak boleh kalian lakukan dalam hubungan seks.

Dengan mengatakan fantasi dan keinginan seks pada pasangan membuat kalian bisa lebih nyaman dalam berhubungan intim.

Jadi katakan saja apa yang kalian inginkan dan butuhkan dari fantasi seks kalian dan bagaimana cara kalian bisa merasa puas dan memenuhi kebutuhan seks pasangan kalian.

Jangan sampai nantinya saat berhubungan, kalian malah melanggar batasan seks pasangan kalian dan karena inilah yang membuat kalian tidak bisa mempertahankan hubungan kalian, karena kalian tidak punya kesepakatan di awal hubungan kalian.

Itulah 6 pertimbangan yang harus kamu pikirkan sebelum jadian dengan gebetanmu yang sekarang. Dengan melakukan pertimbangan nantinya kalian juga akan lebih yakin dengan hubungan yang kalian jalani.

Kalian punya tujuan yang jelas dalam hubungan dan pastinya dengan batasan yang kalian miliki, kalian juga akan lebih bisa merasakan kebahagiaan dalam hubungan karena ada rasa saling menghargai kehidupan pribadi dan tetap bisa membahagiakan diri kalian tanpa pasangan.

Kalau memang sejak awal hubungan kalian sudah punya kesepakatan hubungan seperti apa yang ingin kalian jalani, kalian tidak akan melakukan usaha yang terlalu keras untuk mempertahakan hubungan kalian, karena kalian sudah punya komitmen yang kuat diawal hubungan kalian.

Asal kalian konsisten saja memegang komitmen awal hubungan kalian dan terus menjaga komunikasi, kepercayaan, kerjasama dan keintiman dalam hubungan kalian, mempunyai hubungan yang langgeng bukanlah hal yang mustahil bagi kalian.

Karena kesulitanmu mempertahankan hubungan yang langgeng selama ini karena kalian tidak punya kesepakatan di awal hubungan kalian. Kalian hanya menjalani hubungan kalian mengalir begitu saja tanpa ada rencana pasti dan komitmen hubungan seperti apa yang kalian inginkan.

Hal itu juga yang menyebabkan kalian tidak bisa menghindari pertengkaran karena drama-drama sepele, tidak bisa mengelola kecemburuan kalian pada pasangan, tidak bisa menjaga kesetiaan kalian, membatasi pasangan dengan aturan dan laranganmu, merasa punya hak penuh pada pasangan sehingga kamu mengatur-ngaturnya, tidak menghargai batasan diri pasangan dan terus saling menyakiti karena kalian memilih bertahan dalam hubungan yang tidak sehat.

Karena sudah terlanjur lama berhubungan dengan pasangan, kamu memilih bertahan dalam hubungan yang sudah tidak bisa membahagiakanmu. Itulah kenapa mulai sekarang buatlah kesepakatan di awal hubungan kalian, hubungan seperti apa yang ingin kalian jalani dan bagaimana caranya agar kalian tetap bisa menjaga komitmen awal hubungan kalian itu.

Kesepakatan awal hubungan kalian ini juga bisa kalian jadikan sebagai batasan diri kalian saat hubungan kalian sudah tidak berjalan sesuai dengan kesepakatan awal, kalian bisa memberikan konsensi pada pasanagan yang melanggar komitmen awal hubungan kalian, termasuk untuk mengakhiri hubungan kalian.

Dengan begitu kalian juga menjalani hubungan dengan ketegasan kalian pada kebahagiaan kalian sendiri. Kalian pasti sama-sama menginginkan yang terbaik untuk pasangan, termasuk dengan membuat kesepakatan di awal hubungan juga kebaikan untuk mempertahankan hubungan kalian.

Setelah kalian punya kesepakatan awal hubungan yang jelas, kalian juga punya tujuan yang jelas untuk hubungan kalian. Dengan tujuan yang jelas inilah kalian lebih bisa menjalani hubungan yang bisa saling membahagiakan bahkan setelah kamu sudah bisa membuatnya nyaman denganmu, selanjutnya kamu bisa membuatnya merasa membutuhkan dan bergantung padamu.

Saat wanita sudah membutuhkan dan bergantung padamu, tandanya mereka akan rela melakukan apapun untukmu, mereka sudah bisa cinta mati padamu. Tapi mungkin butuh waktu dan proses yang tidak mudah untuk membuat wanita cinta mati padamu. Tenang saja, kamu bisa dapatkan rahasianya dalam audiobook “Cara Membuat Wanita Cinta Padamu”.

Dapatkan audiobooknya sekarang juga dengan cara download disini.

 

5 Batasan Mencintai Pasangan: Cintai Pasangan Sewajarnya Agar Kamu Tidak Sakit Hati Terlalu Dalam Nantinya

Seperti yang sudah kamu tahu bahwa ada 4 fase dalam hubunganmu yang pasti terjadi. Fase perkenalan, pendekatan, komitmen dan perpisahan. Ya, fase terakhir yaitu perpisahan. Jadi pasti kalian akan berpisah dengan pasangan, entah itu perpisahan karena keadaan:putus atau perceraian atau pisah karena takdir, kematian.

Itulah kenapa kamu tidak boleh cinta mati pada wanita saat fase komitmen untuk meminimalisir rasa sakit hati saat kamu harus berpisah dengannya. Selain itu, aturan lain agar kamu tidak mudah sakit hati saat berpisah dengan pasanganmu adalah jangan pernah menggantungkan kebahagiaanmu pada wanita.

Kamu tetap harus punya kehidupan pribadi sendiri, kamu tetap harus bisa membahagiakan dirimu sendiri. Punya pasangan bukan berarti kamu tidak bisa mandiri kan? Kamu tetap harus mandiri dan bertanggungjawab dengan kebahagiaan dan kehidupanmu sendiri.

Itulah kenapa diawal hubunganmu, kamu harus punya batasan untuk mencintai pasanganmu sewajarnya, jangan terlalu mengandalkan dan bergantung padanya. Jangan sampai kamu cinta mati, bahkan rela melakukan apapun untuk pasangan. Karena pasanganmu tidak selamanya bisa bersama mu.

Setidaknya pastikan kamu punya 5 batasan mencintai sewajarnya ini agar kamu tidak lagi sakit hati terlalu dalam saat kalian harus berpisah:

1. Mencintai sewajarnya agar kamu tetap punya kehidupan lain diluar hubunganmu dengan pasangan, sehingga nantinya kalaupun kamu harus berpisah dengan pasangan, kamu tetap punya cara untuk mencari kebahagiaan

Inilah batasan pertama kenapa kamu harus mencintai pasangan sewajarnya karena kamu juga punya kehidupan lain diluar hubunganmu dengan pasangan.

Kamu tetap harus punya kesibukan untuk mewujudkan impian dan harapanmu, melakukan hobimu, berkumpul dengan teman-teman dan keluargamu.

Cari tahu cara lain untuk bisa membahagiakan dirimu sendiri tanpa pasangan. Dengan bisa membahagiakan dirimu sendiri inilah, kamu belajar untuk mandiri dan tidak menggantungkan apalagi mengandalkan kebahagiaanmu pada pasangan. Dengan begitu kamu akan lebih siap menghadapi apapun yang terjadi dalam hubunganmu.

2. Kebahagiaanmu adalah tanggungjawab sendiri, jangan pernah sekalipun menjadikan wanita sebagai sumber kebahagiaanmu

Batasan kedua kenapa kamu hanya boleh mencintai pasanganmu sewajarnya agar kamu bisa belajar untuk bertanggungjawab pada kehidupanmu sendiri.

Belajar untuk mengandalkan dirimu sendiri dan menciptakan kebahagiaanmu sendiri. Jangan pernah sekalipun menjadikan wanita sebagai satu-satunya sumber kebahagiaanmu.

Kalau kamu sudah bisa mengandalkan dirimu sendiri, menciptakan kebahagiaanmu sendiri, kamu tidak akan pernah takut meninggalkan pasangan yang tidak bisa menghargaimu, bahkan berani merendahkan dan bersikap buruk padamu.

Kamu akan tegas meninggalkan wanita-wanita yang tidak baik, karena toh kamu tetap bisa menciptakan kebahagiaanmu sendiri tanpa wanita. Justru ketegasanmu yang seperti inilah yang membuat wanita terkesan denganmu dan takut kehilanganmu.

3. Mencintai pasangan sewajarnya mengajarkanmu untuk memprioritaskan kebahagiaan dan dirimu sendiri

Saat kamu tidak terlalu fokus pada pasangan, kamu akan belajar untuk lebih memprioritaskan kebahagiaan dan dirimu sendiri. Kamu belajar untuk menghargai dan menyayangi dirimu sendiri dan itulah yang membuatmu punya kemampuan untuk menciptakan kebahagiaanmu sendiri.

Kamu akan lebih fokus untuk mencapai kesuksesan dalam hidupmu. Kamu bahkan sadar bahwa justru dengan kesuksesanmu nantinya kamu akan lebih mudah untuk mendapatkan pasangan yang punya kualitas yang sama denganmu.

Kamu juga lebih punya banyak waktu untuk merencanakan masa depan seperti apa yang kamu inginkan.

 4. Duniamu bukan hanya tentang kebersamaanmu dengan pasangan tapi juga tentang kebersamaanmu dengan keluarga dan teman-temanmu

Mencintai pasangan sewajarnya juga akan mengajarkanmu untuk membagi waktumu.

Kamu tahu kapan kamu bisa meluangkan waktu untuk pasangan dan kapan kamu juga bisa menikmati waktu bersama teman-teman dan keluargamu. Dengan begitu kamu juga punya kehidupan lain diluar kebersamaanmu dengan pasangan.

Hidupmu tidak melulu tentang pasanganmu, tapi kamu juga harus bisa membagi waktumu untuk orang-orang disekelilingmu. Selain itu ini juga mengajarkan kalian untuk menghargai kehidupan pribadi pasangan kalian dan pastinya memberikan kebebasan pada pasangan untuk punya kehidupan pribadinya sendiri tanpa dirimu.

 5. Mencintai sewajarnya membuatmu lebih punya batasan diri agar tidak mudah tersakiti oleh pasangan yang tidak bisa menghargaimu

Kalau kamu sudah mencintai pasanganmu berlebihan bahkan sampai menggantungkan kebahagiaanmu padanya, menjadikan pasangan satu-satunya sumber kebahagiaan, kamu pasti akan dibutakan oleh cintamu pada pasangan. Kamu akan rela melakukan apapun untuk pasangan, kamu tidak punya batasan diri dalam hubungan.

Padahal batasan diri dalam hubungan adalah salah satu cara menjalani hubungan yang sehat, jadi kalau kamu saja sudah mengabaikan batasan dirimu sendiri, secara tidak langsung kamu juga menyakiti dirimu sendiri.

Itulah kenapa kamu harus membiasakan diri untuk mencintai pasanganmu sewajarnya agar kamu punya batasan diri perlakuan buruk seperti apa yang bisa kamu maafkan dan perlakuan buruk yang seperti apa yang tidak bisa kamu toleransi, seperti berbohong, selingkuh, merendahkan, mengancam bahkan kekerasan fisik maupun mental.

Saat kamu mencintai pasangan sewajarnya dan punya batasan diri dalam hubungan, kamu akan lebih tegas dan berani menjauhi dan meninggalkan pasangan yang memang tidak seharusnya kamu pertahankan.

Itulah 5 batasan mencintai sewajarnya yang harus kamu terapkan dalam hubunganmu agar kamu tidak mudah sakit hati saat apa yang kamu harapkan tidak berjalan sesuai dengan keinginanmu.

Setiap orang pasti ingin yang terbaik dalam hubungan mereka, termasuk bertahan dalam hubungan bahkan kalian pasti punya niat untuk membawa hubungan ke jenjang pernikahan. Tapi kalian tetap harus realistis bahwa tidak selamanya apa yang kalian harapkan dan rencanakan bisa kalian dapatkan dan wujudkan.

Apalagi untuk urusan mencintai pasangan, kalau sejak awal kamu menjalin hubungan dengannya, kamu sudah menggantungkan kebahagiaanmu padanya, menjadikan wanita prioritas dalam hidupmu bahkan rela berkorban apapun demi mempertahankan hubungan kalian, nantinya saat hal yang tidak kamu inginkan terjadi, kamu akan sulit move on dan melupakannya karena sudah terlalu fokus padanya.

Mulai sekrarang belajarlah untuk mencintai pasanganmu sewajarnya, tetap miliki kehidupan pribadi sendiri tanpa pasanganmu, miliki dunia lain diluar kebersamaanmu dengan pasangan, ciptakan kebahagiaanmu sendiri dan selalu prioritaskan dirimu sendiri.

Karena ingat, apapun yang berlebihan itu tidak baik. Termasuk cintamu pada pasangan. Kalau kamu sudah mencintainya terlalu dalam, kamu akan menggantungkan harapanmu padanya sepenuhnya bahkan menjadikannya satu-satunya sumber kebahagiaanmu. Itulah kesalahan fatalmu saat menjalin hubungan selama ini.

Kamu menjadikan wanita sebagai sumber kebahagiaanmu, sehingga saat wanita meninggalkanmu, kamu pun kehilangan kebahagiaan dalam hidupmu. Karena kamu takut kehilangan kebahagiaanmu, kamu pun akan melakukan apapun untuk bisa mempertahankan wanita, kamu akan mengabaikan semua sikap buruk pasangan, kamu tidak peduli dengan pasangan yang merendahkanmu karena kamu sudah bergantung padanya.

Kamu tidak sadar kamu sudah menyakiti dirimu sendiri karena kamu merelakan dirimu sendiri diperlakukan seenaknya oleh pasangan hanya karena kamu takut kehilangan dia.

Ingatlah bahwa sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Termasuk mencintai pasangan berlebihan. Cukup cintai saja dirimu terlebih dahulu dengan selalu memberikan kebaikan pada dirimu sendiri.

Kebaikan yang harus kamu berikan pada dirimu sendiri adalah membahagiakan dirimu sendiri dengan tetap punya kehidupan lain diluar kebersamaanmu dengan pasangan, tetap jalani sosialisasimu dengan semua orang, tetap wujudkan semua impian dan karir kamu, lakukan hobi dan apapun yang kamu sukai dan tetaplah menjadi diri sendiri.

Prioritaskan semua kebaikan untuk dirimu sendiri, termasuk untuk mencintai dirimu sendiri sebelum kamu bisa membuat orang lain ikut-ikutan mencintaimu. Kalau kamu belum bisa mencintai dirimu sendiri, pantas saja kamu tidak bisa merasakan cinta yang diberikan orang lain untukmu, kamu tidak akan tahu apa itu kebahagiaan dan bagaimana caranya untuk bahagia.

Cintai dan fokuslah untuk kebaikan hidupmu sendiri, agar wanita tertarik untuk masuk ke dalam hidupmu yang bahagia dengan semua pencapaian dan kesuksesan yang kamu dapatkan karena kamu bisa mencintai dirimu sendiri.

Saat kamu bisa mencintai dirimu sendiri, kamu akan lebih tahu apa yang harus kamu prioritaskan dan lebih bisa mengandalkan dirimu sendiri.

Termasuk fokus untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas karaktermu dan penampilanmu agar bisa menjadi pria menarik yang bisa membuat wanita manapun tertarik dengan karakter yang kamu miliki.

Kamu bisa jadikan dirimu pria menarik yang punya kualitas karakter yang wanita inginkan dari diri kamu (punya nyali, jujur, rasional dan bisa memimpin wanita) bersama kami di Pelatihan Memikat Hati Wanita.

Tunggu apalagi, kamu bisa daftarkan dirimu dalam Pelatihan Memikat Hati Wanita disini atau kalau memang waktumu terbatas kamu bisa mendapatkan video Pelatihan online dari kami disini.

Materi dalam pelatihan langsung maupun online sama. Hanya saja saat pelatihan langsung kamu bisa praktek dengan banyak teman-teman untuk menantang kemampuanmu berinteraksi dan berkenalan dengan banyak wanita sedangkan untuk pelatihan online kamu sendirian.

Tapi untungnya pelatihan online, kamu bisa download video pelatihannya dan bisa kamu tonton berulang-ulang kapanpun dan dimanapun kamu butuhkan.

Kamu Akan Terus Menyakiti Pasangan Kalau Kamu Masih Saja Mempertahankan Rasa Mindermu Didepan Pasangan

Saat kamu menjalin hubungan dengan pasangan, bisa jadi tanpa sadar kamu sering menyakiti pasanganmu karena keminderanmu pada pasangan. Saat kamu sudah terbiasa minder, kamu pun tidak sadar terus-menerus menyakiti pasangan.

Pasangan yang berusaha membantumu mengatasi rasa mindermu pun terkadang jenuh karena kamu terus saja mengulangi kesalahan yang sama karena keminderanmu itu. Kamu menjadi tidak sadar bahwa apa yang kamu lakukan itu salah karena kamu dikalahkan dengan rasa mindermu, kamu sibuk dengan ketakutan-ketakutan yang ada dipikiranmu karena rasa mindermu.

Penyebab rasa minder yang sering kamu alami selama ini karena kamu selalu membandingkan dirimu dengan orang lain, tidak tahu caranya bersyukur dengan apa yang sudah kamu dapatkan dan miliki sekarang dan karena kamu terlalu fokus pada kelemahanmu dan melupakan kelebihan yang kamu miliki.

Dan untuk menutupi kelemahanmu itu kamu memilih untuk bersikap tidak baik pada orang yang kamu sayangi. Jadi sebelum kamu semakin menyakiti pasangan karena sifat mindermu yang keterlaluan, lebih baik kamu sadari bahwa keminderan yang kamu rasakan akan menyakiti pasanganmu dengan 8 cara ini:

1. Kamu jadi mudah cemburu dan posesif pada siapapun

Karena saat kamu minder, kamu hanya fokus pada kekuranganmu dan itulah yang membuatmu selalu merasa cemburu dan posesif pada pasangan.

Kamu takut dan tidak suka pasangan mendapatkan sesuatu yang lebih baik dari kamu. Kamu takut pasangan meninggalkanmu saat mereka mendapatkan sesuatu atau seseorang yang lebih baik dari kamu.

Kamu akan merasa kalau orang lain selalu lebih baik dari kamu dan inilah yang membuatmu membatasi pasangan untuk berinteraksi dengan teman-temannya, baik pria maupun wanita. Kamu selalu curiga dan berpikiran negatif dengan kedekatan pasanganmu dan teman-temannya.

Kamu jadi posesif dan mengekang pasangan untuk melakukan apapun yang diinginkannya karena kamu takut pasangan menjadi lebih dari diri kamu dan bisa mendapatkan seseorang dan sesuatu yang lebih baik dari kamu.

2. Kamu tidak berani mengakui kesalahanmu sendiri

Dibanding mengakui kesalahanmu, kamu lebih memilih untuk menyalahkan pasangan karena keminderanmu membuatmu tidak berani bertanggungjawab dengan masalah yang sedang kamu alami. Dan satu-satunya cara paling aman adalah menyalahkan pasanganmu.

Karena terus menyalahkan pasanganmu, kamu pun malas untuk introspeksi dan evaluasi kekurangan dan kesalahanmu, karena kamu sulit bertanggungjawab dengan masalahmu sendiri. Kamu terus membuat pasanganmu mengalah dan mengakui kesalahanmu agar hubungan kalian bisa bertahan.

Kamu tidak memberikan kontribusi yang sama untuk mempertahankan hubungan kalian dan malah memaksa pasangan untuk selalu berkontribusi dengan selalu mengalah untuk mempertahankan hubungan kalian.

 3. Hubungan kalian akan dipenuhi dengan drama-drama tidak penting

Sifat minder mu juga akan membuatmu selalu berasumsi negatif tentang pasangan. Dan inilah yang membuat hubungan kalian tidak pernah jauh dari konflik dan permasalahan.

Apapun yang dilakukan pasangan dimatamu selalu salah, kamu selalu membesar-besarkan masalah sepele karena asumsi negatifmu pada pasangan.

Drama-drama kecil inilah yang membuat pasangan jenuh karena apapun yang dilakukannya tidak pernah benar dimatamu. Padahal kalau kalian bisa menyikapi setiap konflik dan permasalahan dalam hubungan kalian dengan dewasa, kalian bisa menghindari drama-drama tidak penting yang seharusnya tidak terjadi.

Tapi karena kamu sudah dikuasai oleh rasa mindermu dan asumsi negatifmu tentang pasangan, kamu selalu membuat drama kecil berujung pertengkaran. Dan pasanganpun lama-lama jenuh dan lelah dengan drama-drama karena keminderanmu ini.

4. Kamu tidak peka dan peduli pada pasangan saat dia sedang membutuhkanmu

Kamu selalu menuntut pasangan selalu ada saat kamu membutuhkannya, kamu selalu ingin didengarkan oleh pasangan, tapi saat pasangan sedang membutuhkanmu menjadi pendengarnya, kamu malah mengabaikannya, tidak peka dan tidak peduli dengan masalahnya.

Kamu mungkin memang mendengarkan ceritanya, tapi kamu tidak benar-benar mengerti dan memahami apa yang diceritakannya. Lama-lama pasangan jenuh selalu mendengarkanmu tapi kamu tidak pernah mau menjadi pendengarnya.

Pasangan akan sadar kalau kalian menjalani hubungan searah, hanya dia yang berusaha untuk mendukungmu dan kamu tidak sepenuhnya bisa mendukungnya. Ini juga yang bisa menjadi penyebab pasangan pelahan menjaga jarak dan menjauhimu.

 5. Kamu selalu menuntut pasangan untuk memberikan apapun yang kamu inginkan

Karena keminderan juga kamu selalu menuntut pasangan untuk memberikan apapun yang kamu inginkan. Tidak hanya itu, kamu menuntut pasangan untuk selalu mengerti dan memahami kekuranganmu tanpa kamu belajar untuk memberikan pengertian dan pemahaman pada pasangan.

Hubungan kalian menjadi tidak sehat karena selalu kamu yang menuntut pasangan melakukan keinginanmu tanpa pernah membalas hal yang sama pada pasangan. Kamu tidak bisa memberikan kontribusi yang sama untuk pasangan.

Kamu selalu mementingkan keuntungan untuk dirimu sendiri tanpa peduli dengan lelahnya pasangan selalu menuruti semua keinginanmu. Cepat atau lambat pasangan yang lelah menuruti semua tuntuntanmu pasti juga akan menjauhi dan meninggalkanmu.

6. Kamu lebih mudah tergoda untuk selingkuh

Saat kamu minder, kamu akan takut kalau pasangan akan mengkhianati kepercayaanmu dan selingkuh. Jadi sebelum pasangan berselingkuh, kamu pun lebih memilih untuk selingkuh duluan. Keminderan yang kamu rasakan membuatmu lebih mudah tergoda untuk selingkuh.

Terkadang juga dengan keminderanmu, kamu terlalu bergantung pada pasangan dan itulah yang membuatmu tergoda untuk selingkuh saat pasangan mengecewakanmu sedikit saja. Kamu berusaha menutupi kekecewaanmu pada pasangan dengan mencari pelarian dan selingkuh.

Kamu akan mencari teman chatting untuk sekedar kamu jadikan teman curhat atau bahkan jalan bareng. Lama-lama pasangan juga akan tahu dan kamu tidak akan pernah mendapatkan satupun dari mereka. Mereka akan menjauhi dan meninggalkanmu dengan kebiasaanmu yang selalu minder kamu akan selalu mengulangi kesalahan yang sama.

7. Kamu terus menyalahkan pasangan

Saat kamu minder, kamu pun tidak bisa bertanggungjawab dengan permasalahan yang kamu alami dan inilah yang membuatmu memilih untuk selalu menyalahkan pasanganmu. Kamu akan menyalahkan pasangan dengan ketidak-amanan dan ketidaknyamanan yang kamu rasakan.

Padahal ketidaknyamanan yang kamu rasakan itu kamu ciptakan sendiri karena kamu selalu berpikiran negatif tentang pasangan. Dan inilah yang membuat pasangan tidak betah bertahan denganmu karena keminderanmu ini akan membuatmu menjadi egois dan keras kepala merasa paling benar sendiri.

8. Kamu tidak bisa memberikan kepercayaan pada pasangan

Mindermu membuat kamu selalu merasa tidak lebih baik dari orang lain, minder membuatmu selalu merendahkan dirimu sendiri. Dan inilah yang membuatmu tidak bisa memberikan kepercayaan pada pasangan karena kamu takut pasangan mendapatkan sesuatu dan seseorang yang lebih dari kamu.

Kamu takut pasangan meninggalkanmu kalau mereka bertemu dengan orang yang lebih dari kamu. Ini juga yang membuat mu membatasi dan mengekang pasangan dengan batasan dan aturan-aturanmu.

Kamu hanya tinggal menunggu waktu saja pasangan sadar kalau kamu adalah penghambatnya mencapai impian dan harapannya selama ini, dan saat itu pasangan pasti akan yakin untuk menjauhi dan meninggalkanmu.

Kalau dia memang sudah menjadi pasanganmu, tandanya dia memang sudah memilihmu diantara pilihannya yang lain. Kamu pasti yang terbaik dan itulah yang membuatnya memilihmu. Lalu kenapa kamu masih saja merasa minder, merasa tidak pantas untuk menjadi pasangannya?

Saat kamu merasa tidak pantas dan terus merasa minder, kamu akan dikuasai oleh asumsi-asumsi negatif mu tentang pasangan, kamu akan selalu curiga, cemburu dan selalu menyalahkan pasangan, bahkan kamu tidak bisa memberikan kepercayaan pada pasangan. Padahal salah satu tanda hubungan yang sehat adalah adanya kepercayaan diantara kalian.

Tapi kalau kepercayaan saja sulit kamu berikan untuk pasangan, bagaimana mungkin kalian bisa mempertahankan hubungan kalian?

Karena dikuasai oleh keminderanmu inilah kamu akan selalu ditakuti dengan hal-hal yang sebenarnya tidak pernah terjadi, kamu ditakuti oleh pikiranmu sendiri, ditakuti oleh asumsimu sendiri. Ketakutan-ketakutanmu inilah yang membuat pasangan lelah dengan semua drama yang kamu ciptakan. Dan pada akhirnya pasanganpun melakukan apa yang kamu takutkan selama ini.

Jadi mulai sekarang belajarlah untuk lebih percaya pada kelebihan dan kualitas dirimu. Belajarlah untuk lebih percaya diri, dengan begitu kamu juga bisa memberikan kepercayaan pada pasangan.

Kalau kamu saja sulit percaya pada dirimu sendiri, pantas saja kamu sulit memberikan kepercayaan pada pasanganmu.

Dengan modal kepercayaan dirimu inilah kamu bisa memberikan kepercayaan pada pasangan, kamu bisa memberikan kebebasan pada pasangan untuk melakukan apapun yang diinginkan.

Selain itu, kepercayaan diri dalam hubungan juga akan mengajarkan kalian untuk lebih menghargai dan menyayangi diri kalian sendiri, selalu positive thinking pada pasangan, selalu bisa mendukung pasangan dan pastinya tetap menjadi diri kalian sendiri.

Kalau kamu memang ingin mempertahankan hubungan kalian, kamu harus bisa mengelola rasa mindermu agar tidak sampai merusak hubungan kalian ditengah jalan.

Salah satu cara agar kamu bisa percaya diri dalam hubungan adalah dengan fokus pada kelebihan dan kualitas yang kamu miliki dan pastinya terus mencari tahu kekurangan diri yang harus kamu perbaiki.

Saat kamu hanya fokus pada kelebihan yang kamu miliki, kamu tidak akan lagi merasa minder dengan semua kekuranganmu, karena disaat yang sama, kamu juga terus memperbaiki kekuranganmu.

Jangan sampai keminderanmu menjadi penyebab kegagalanmu dalam mempertahankan hubunganmu. Belajarlah untuk lebih percaya diri, fokus pada kelebihan mu dan perbaiki yang kamu rasa menjadi kekuranganmu dan menjadi penyebab keminderanmu selama ini.

Kalau kamu sudah mengenal dirimu sendiri dengan baik, kamu pasti tidak akan lagi merasa minder dengan dirimu.

Karena kamu sadar bahwa saat minder, itu sama saja kamu sedang merendahkan dirimu sendiri. Kalau kamu saja berani merendahkan dirimu sendiri, apalagi orang lain, terutama wanita.

Jangan terlalu lama bertahan dengan keminderanmu kalau kamu tidak mau merusak hubunganmu sendiri. Latih dan biasakan dirimu untuk lebih percaya diri dan memberikan kepercayaan pada pasanganmu.

Dari kepercayaan yang kamu berikan padanya inilah kamu bisa mencari tahu apakah dia memang pasangan terbaik untuk kamu pertahankan ataukah pasangan yang tidak seharusnya kamu pertahankan karena tidak bisa menjaga kepercayaan yang kamu berikan.

Pasangan yang terbaik pasti bisa menjaga kepercayaan yang kamu berikan karena disaat yang sama dia juga melakukan hal yang sama padamu, dia juga sedang berusaha untuk memberikan kepercayaan padamu.

Kalau dia mempermainkan kepercayaan yang kamu berikan, diapun sadar dia pasti akan mendapat balasan yang sama. Itulah yang membuat berpikir ulang untuk melupakan kepercayaan yang kamu berikan padanya.

Sebelum kamu bisa menjadikan dirimu pria yang percaya diri dan memberikan kepercayaan pada pasanganmu, coba cari tahu dulu penyebab keminderan yang kamu alami selama ini dan pastinya cari solusi untuk mengatasi keminderanmu itu.

Selalu sugestikan hal-hal positif pada dirimu sendiri agar kamu bisa lebih percaya diri. Setiap orang punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Karena kalian pasangan, kalian memang harus selalu melengkapi. Didalam kekuranganmu ada kelebihan pasangan dan dalam kekurangan pasangan pasti ada kelebihanmu.

Jadi untuk apa masih saja minder? Kamu bisa jadikan dirimu pria yang lebih percaya diri dan bisa memberikan kepercayaan pada pasangannya bersama kami di Pelatihan Memikat Hati Wanita.

Tunggu apalagi, kamu bisa daftarkan dirimu dalam Pelatihan Memikat Hati Wanita disini atau kalau memang waktumu terbatas kamu bisa mendapatkan video Pelatihan online dari kami disini.

Materi dalam pelatihan langsung maupun online sama. Hanya saja saat pelatihan langsung kamu bisa praktek dengan banyak teman-teman untuk menantang kemampuanmu berinteraksi dan berkenalan dengan banyak wanita sedangkan untuk pelatihan online kamu sendirian.

Tapi untungnya pelatihan online, kamu bisa download video pelatihannya dan bisa kamu tonton berulang-ulang kapanpun dan dimanapun kamu butuhkan.

Tunda Keinginanmu Untuk Buru-Buru Menikah, Kalau 9 Hal Ini Sering Terjadi Saat Kalian Masih Pacaran

Terkadang karena usia kamu memutuskan untuk segera menikah tanpa mempertimbangkan banyak hal seperti bagaimana kamu akan menjalani kehidupan setelah menikah, apakah kamu memang sudah siap untuk menikah dan bertanggungjawab dengan istrimu nanti, dan sudahkah kamu yakin bahwa dia adalah wanita yang tepat untuk kamu jadikan istri.

Kamu terlalu cepat mengambil keputusan untuk menikahi pasanganmu sekarang hanya karena usia mu yang semakin matang dan tuntutan dari lingkunganmu yang mendesakmu untuk segera menikah. Jangan pernah menjadikan paksaaan dari lingkungan dan usia sebagai alasan mu untuk menikah.

Menikahlah karena memang kamu sudah siap menjalani kehidupan rumah tangga berdua, menikahlah karena memang kamu sudah siap menerima tanggungjawab yang lebih besar lagi dan menikahlah karena kalian memang saling membutuhkan, bukan karena tuntutan lingkunganmu.

Setiap orang pasti punya pertimbangannya sendiri kapan mereka siap untuk menikah. Salah satunya adalah pertimbangan tentang kriteria calon istri yang diinginkan. Setidaknya kalau kamu sudah punya kriteria calon istri idamanmu, kamu bisa menentukan apakah pasanganmu yang sekarang memang sudah sesuai dengan keinginanmu ataukah belum.

Dengan mempunyai kriteria calon istri idaman, kamu juga lebih bisa meyakinkan dirimu apakah dia memang wanita yang tepat untukmu atau tidak.

Setelah kamu memutuskan apakah dia memang wanita yang tepat atau tidak baru kamu akan merasa yakin untuk menikahinya. Dan keyakinanmu inilah tanda kalau kamu memang siap menjalani kehidupan rumah tangga bersama pasanganmu yang sekarang.

Tapi tunggu dulu, sebelum kamu benar-benar yakin untuk menikahi pasanganmu yang sekarang, ada baiknya kamu mencari tahu apakah kamu bisa menjalani rumah tangga yang membahagiakan dengan wanita tersebut atau tidak melalui tanda kamu harus berpikir ulang menikahi pasanganmu yang sekarang kalau 9 permasalahan ini sering terjadi saat kalian pacaran:

1. Pasangan sering bersikap kasar dan tidak bisa menghargai dan menghormatimu

Saat kalian pacaran saja pasangan sudah sering bersikap kasar dan tidak bisa mengontrol emosinya, kamu harus pertimbangkan lagi niatmu untuk mengajaknya menikah.

Jangan berharap dia akan berubah saat menjadi istrimu, karena kalau memang ini sudah menjadi kebiasaannya, kamu tidak akan pernah bisa merubahnya.

Pasangan yang sudah terbiasa bersikap kasar karena dia tidak bisa mengendalikan dan mengontrol ego dan emosinya. Hal ini juga bisa membuat pasangan tidak bisa menghargai dan menghormatimu nantinya sebagai suaminya. Dia tidak peduli dengan semua nasihat baikmu untuknya dan tidak bisa kamu arahkan.

2. Saat kalian tidak bisa menjadi orang yang lebih baik

Hubungan yang sehat adalah hubungan yang saling melengkapi, mendukung dan memotivasi pasangan untuk menjadi yang terbaik dari diri kalian.

Kalau pasangan berbuat salah, kamu wajib menegur dan mengingatkannya untuk memperbaiki kesalahannya, pasangan memang pasti punya kekurangan, tapi dari kekurangan pasanganlah kamu punya kelebihan dan sebaliknya.

Justru pasangan yang selalu membuatmu belajar untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas karaktermu adalah pasangan yang peduli dengan kebaikan diri dan hidupmu.

Tapi kalau selama ini pasangan tidak pernah menegur dan mengingatkanmu untuk memperbaiki diri, tandanya dia bukan pasangan yang bisa kamu ajak diskusi nantinya dalam rumah tangga.

Karena kepeduliaanya saat pacaran akan memperngaruhi kepeduliaan pasangan saat berumahtangga nanti. Baru pacaran saja dia sudah tidak peduli denganmu, apalagi nanti setelah berumahtangga.

 3. Saat keluarga dan teman-temanmu tidak menyukai pasangan

Jangan pernah mengabaikan pendapat teman-teman dan keluarga tentang pasanganmu. Bisa jadi malah pendapat mereka lebih obyektif dibanding kamu yang sedang dimabuk cinta. Pendapat dari orang-orang disekitarmu juga bisa menjadi pertimbanganmu untuk melanjutkan niatmu menikahi pasangan atau tidak.

Teman-teman dan keluarga mu pasti punya alasan kenapa tidak menyukai pasanganmu, dengarkan alasan mereka dan buktikan.

Cari tahu apakah alasan mereka memang benar atau tidak. Kalaupun tidak benar, justru tugasmu adalah meyakinkan mereka untuk bisa menerima pasanganmu dan buat pasanganmu juga berusaha untuk merubah anggapan negatif tentangnya dari orang-orang disekitarmu.

4. Saat kamu merasa tidak pantas untuk menjadi suami pasangan

Kamu saja sudah merasa tidak pantas untuk menjadi suaminya, maka nanti saat kamu sudah menikahinya, kamu juga akan terganggu dengan pikiranmu itu. Kamu akan merasa minder dengannya dan akhirnya justru wanita yang akan memimpin, mengendalikan dan mengontrol dirimu.

Lebih baik kamu jadikan dirimu versi terbaik dari dirimu dan miliki kualitas yang sebanding dengan wanita yang ingin kamu jadikan istri itu. Saat kamu sudah punya kualitas yang sebanding dengannya, kamu pun tidak akan lagi merasa minder.

Manfaatkan waktu berpikirmu untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas dirimu. Cari tahu kekurangan yang membuatmu merasa minder didepan pasangan lalu perbaiki kekuranganmu itu.

Misalnya saja selama ini kamu minder karena karir pasangan yang lebih tinggi dari kamu, saatnya kamu bekerja lebih keras lagi untuk bisa mengimbangi karir pasangan.

 5. Saat pasangan memang belum siap menikah denganmu

Saat kamu sudah mengajak pasangan menikah tapi pasangan bilang belum siap untuk menikah denganmu jangan memaksakan kehendakmu untuk mengajaknya menikah dalam waktu dekat. Karena ketidaksiapan pasangan bisa jadi karena dia memang belum yakin dengan hubungan dan kedewasaan kalian untuk berumahtangga nanti.

Lebih baik kamu beri batasan waktu pada pasangan untuk memikirkan ajakanmu untuk menikah untuk meyakinkan dirinya. Tunggu dia dengan batasan waktu tertentu.

Kalau dengan batasan waktu yang kamu berikan dia belum juga yakin denganmu, untuk apa kamu menunggu orang yang tidak punya niat untuk berumahtangga denganmu.

Ketidakyakinannya menjadikanmu suami adalah tanda kalau dia mungkin masih punya niat mencari pria yang lebih baik dari kamu atau bisa jadi karena dia belum bisa percaya untuk mengandalkan hidupnya padamu sepenuhnya.

6. Saat kalian tidak bisa saling memberikan kepercayaan

Hubungan yang sehat dibangun dari adanya rasa kepercayaan satu sama lain. Kalau dari pacaran saja kalian sudah sering curigaan, cemburu dan posesif pada pasangan.

Mulai dari selalu mengecek sosial medianya, mengecek ponselnya dan main kode-kodean lebih baik kalian selesaikan dulu bagaimana caranya kalian bisa membuat pasangan percaya pada kalian dan memberikan kepercayaan pada pasangan.

Bagaimana mungkin kamu bisa menjalani rumah tangga yang bahagia tanpa kepercayaan? Jadi lebih baik belajarlah dulu untuk memberikan kepercayaan pada pasangan dan percaya diri dengan dirimu sendiri. Saat kalian sudah bisa saling memberikan kepercayaan pada pasangan, baru kalian memikirkan lagi niat kalian untuk menikah.

 7. Saat tujuanmu menikah hanya untuk membuktikan pada lingkungan kalau kamu juga bisa seperti mereka

Ini adalah tujuan menikah yang paling fatal. Kalau kamu ingin segera menikahi pasangan hanya untuk membuktikan pada lingkunganmu kalau kamu juga bisa menikah tandanya kamu menikah hanya sebagai ajang pembuktian diri dan mungkin saja hanya untuk pelampiasan dari rasa sepimu.

Kamu menikah hanya karena usia dan teman-temanmu sudah menikah, ditambah lagi tuntutan lingkungan yang menyuruhmu untuk segera menikah. Kamu takut dibilang kesepian dan tertinggal. Kalau ini adalah alasanmu menikah, pernikahan tidak akan pernah bisa mengobati rasa sepimu.

8. Saat kamu masih sering meragukan kalau dia adalah wanita yang tepat untukmu

Kalau dari awal kamu masih meragukan dia untuk kamu jadikan istri kenapa harus memaksakan diri untuk segera menikahinya? Saat kamu masih meragukannya pasti ada sikapnya yang tidak kamu suka dan membuatmu ragu.

Coba kamu bicarakan baik-baik dengannya dan minta dia merubah kebiasaan buruk atau sikap negatif yang tidak kamu suka itu.

Kalau dia memang bisa menerima nasihatmu dan berubah demi kebaikan hubungan kalian, kamu juga harus bisa meyakinkan dirimu untuk mulai menerimanya sebagai calon istrimu.

Tapi kalau memang dia tidak bisa kamu arahkan untuk berubah menjadi lebih baik lagi, tandanya keraguanmu bisa menjadi pertanda kalau dia memang bukan wanita yang tepat untuk kamu jadikan istri. Coba tanyakan dan ikuti kata hati dan firasatmu.

 9. Saat kamu menikahinya hanya untuk membuatnya berubah menjadi seperti yang kamu inginkan

Kalau niatmu menikahi pasangan hanya ingin merubahnya menjadi seperti yang kamu inginkan, sebaiknya kamu tunda dulu rencana pernikahanmu. Karena saat kamu punya niat merubah pasangan berarti ada hal negatif dari pasangan yang tidak kamu suka dan berharap kamu bisa merubahnya setelah menikah nanti.

Percuma saja, kalau dari awal kamu memang tidak suka dengan sikap negatifnya, kamu pasti sudah berusaha menegurnya kan? Lalu apakah dia bisa berubah?

Saat pacaran saja dia tidak pernah peduli dan mendengarkan apa yang kamu inginkan, apalagi nanti setelah menikah? Dia pun akan terbiasa dengan ketidakpeduliannya padamu.

Dan satu hal yang pasti, kamu tidak akan pernah bisa merubah pasanganmu. Yang bisa kamu lakukan hanyalah meyakinkan dan menyadarkan pasanganmu kalau mereka butuh perubahan. Buat pasangan sadar kalau ada hal yang harus di ubah dari dirinya, bukannya memaksa pasangan untuk berubah.

Itulah 9 pertanda kamu harus berpikir ulang untuk menikahi pasanganmu yang sekarang. Menikah bukan perkara mudah yang dengan cepat bisa kamu putuskan.

Pikirkan dulu matang-matang apakah kamu benar-benar sudah siap menjalani hubungan rumah tangga bersamanya? Apakah kamu sudah yakin dia adalah wanita yang tepat untukmu.

Karena menikah adalah proses belajar bersama dalam waktu yang panjang. Kalau kalian tidak bisa saling mendukung dan melengkapi satu sama lain, kalian tidak akan bisa mempertahankan rumah tangga kalian.

Selain itu, kalian juga harus saling bekerjasama untuk menyelesaikan setiap permasalahan dalam rumah tangga kalian.

Kunci utama kesuksesan dan kebahagiaan rumah tangga kalian adalah kerjasama dan toleransi. Hanya dengan 2 hal itu saja kalian pasti bisa menghadapi setiap permasalahan dalam rumah tangga kalian.

Terlebih kamu sebagai seorang pria, kamu memang dituntut untuk bisa memimpin dan mengarahkan pasanganmu. Kamu harus melatih dan membiasakan dirimu menjadi seorang pria pemimpin yang bisa mengarahkan apa yang baik untuk pasanganmu.

Dengan menjadikan dirimu pria pemimpin juga, wanita akan lebih percaya untuk mengandalkan hidupnya padamu.

Setelah wanita sudah mengandalkan hidupnya padamu, dia pasti akan merasa membutuhkanmu. Dan rasa butuh wanita inilah yang harus kamu dapatkan agar dia bisa nyaman dan bertahan denganmu.

Kalau kamu bisa membuat wanita merasa nyaman dan membutuhkanmu, tandanya kamu sudah berhasil membuat wanita rela melakukan apapun untukmu. Kamu berhasil membuat wanita cinta mati padamu.

Saat wanita sudah cinta mati padamu, kamu tidak perlu berusaha keras untuk bisa mempertahankannya, justru wanita yang akan berusaha untuk terus mempertahankan dan membahagiakanmu, bukan kamu yang takut kehilangan wanita, justru wanitalah yang akan takut kehilangan kamu.

Salah satu cara membuat wanita merasa nyaman dan membutuhkanmu adalah dengan belajar mengerti dan memahami apa yang wanita inginkan dan butuhkan dari pasangannya dan hubungan rumah tannga kalian nantinya.

Tenang saja, kamu bisa dapatkan rahasia membuat wanita cinta mati padamu dalam audiobook Cara Membuat Wanita Cinta Mati Padamu”. Kamu bisa dapatkan audiobooknya dengan cara download disini.